Hukum

ILEGAL! Pelihara Hewan Langka Liar di Rumah Bisa Kena Pidana

< 1 menit

Dua hewan langka berupa harimau yang telah diawetkan serta seekor elang jawa, ditemukan polisi saat menggeledah rumah Gatot Brajamusti alias Aa Gatot beberapa waktu lalu. Anda pasti sudah mendengar soal kabar tersebut belakangan ini. Sebenarnya, boleh enggak ya kita memelihara hewan liar yang dilindungi?

Tenyata memelihara hewan langka dan juga liar tidak diizinkan oleh negara kita alias ilegal! Hal itu pun sudah dituangkan dalam peraturan Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Jika melanggar, Anda bisa dipidana dan juga wajib membayar denda bernilai ratusan juta rupiah.

Ini dia penjelasan lebih lanjutnya untuk Anda.

Di dalam Pasal UU No. 5 Tahun 1990 dijelaskan mengenai kategori tumbuhan dan satwa yaitu yang tidak dilindungi serta yang dilindungi alias langka. Untuk hewan langka, peraturannya dipertegas kembali dalam Pasal 21 ayat (2) UU5/1990 yang berbunyi:

“Setiap orang dilarang untuk..

  1. menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup;
  2. menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan satwa yang dilindungi dalam keadaan mati;
  3. mengeluarkan satwa yang dilindungi dari suatu tempat di Indonesia ke tempat lain di dalam atau di luar Indonesia;
  4. memperniagakan, menyimpan atau memiliki kulit, tubuh atau bagian-bagian lain satwa yang dilindungi atau barang-barang yang dibuat dari bagian-bagian satwa tersebut atau mengeluarkannya dari suatu tempat di Indonesia ke tempat lain di dalam atau di luar Indonesia;
  5. mengambil, merusak, memusnahkan, memperniagakan, menyimpan atau memiliki telur dan/atau sarang satwa yang dilindungi.”

Seluruh masyarakat Indonesia tanpa terkecuali akan mendapatkan sanksi yang jelas jika melanggar seluruh peraturan tersebut. Hukuman yang didapatkan berupa:

  • Sanksi pidana bagi orang yang sengaja melakukan pelanggaran terhadap ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21 ayat (2) adalah pidana penjara paling lama 5 tahun.
  • Denda paling banyak Rp100 juta, hal ini dijelaskan dalam Pasal 40 ayat (2) UU 5/1990.

Sudah sangat jelas bukan Urbanites? Jadi jangan coba-coba ya!

Hewan pun memiliki hak asasi yang harus dihargai oleh manusia. Oleh karena itu, dalam memeringati Hari Hak Asasi Binatang yang jatuh pada 15 Oktober 2016, yuk kita tingkatkan kesadaran serta kepedulian terhadap seluruh hewan, baik yang tidak dilindungi apalagi mereka yang dilindungi.

Ayo share tulisan ini sebagai wujud bentuk kepedulian Anda terhadap hewan. Jangan lupa juga, terus kunjungi blog UrbanIndo serta Forum Komunitas UrbanIndo ya.

Tiara Syahra Syabani

Seorang jurnalis/editor kemudian beralih profesi menjadi content dan copywriter. Pecinta buku komik Hai, Miiko! Senang traveling dan makan makanan gurih. Beri saya masukan dengan meninggalkan komentar :)
Follow Me:

Related Posts