Berita, Berita Properti

Mana yang Paling Baik, Beli Rumah atau Tanah? Ini Jawabannya

29 September 2016
2 menit

Kini makin maraknya perumahan yang sedang di bangun, apalagi banyaknya pengembang yang berlomba-lomba meningkatkan pasaran property mereka, apalagi di kawasan yang tengah berkembang seperti Kawasan Tangerang.

Namun dengan maraknya perumahan yang sedang dibangun ini, tidak menyurutkan niat sebagaian orang dalam memilih membangun sendiri rumah impian  mereka. Mungkin ada beberapa alasan yang mendorong seseorang untuk memutuskan membeli tanah dan membangun rumah tinggalnya sendiri dari nol.

Hal lain yang mendorong karena dengan mambangun rumah sendiri mempunyai rasa kepuasan dengan dapat mengatur rumahnya sendiri dan berharap membangun rumah sendiri bisa lebih menghemat dari pada rumah yang sudah jadi.

Benarkah demikian? Jika kini kamu tengah berniat untuk memiliki property hunian, ada baiknya melihat perbandingan membangun rumah sendiri atau membeli rumah yang sudah jadi. Jadi mana yang paling baik beli tanah atau rumah?

Harga

Tentu aja yang jadi pertimbangan adalah harga. Kini harga menjadi pertimbangan penting ketika kamu dihadapkan dengan pilihan beli tanah atau beli rumah.

Secara umum, membeli kavling tanah memang lebih murah dibandingkan membeli tanah (jika kedua pembelian itu dilakukan di daerah yang sama), karena pembeli tanah tidak perlu membayar biaya tambahan untuk bangunan.

Akan tetapi, kamu perlu mengkalkulasi biaya pembangunan rumah yang akan dilakukan nantinya karena membangun rumah sendiri belum tentu lebih murah dibandingkan membeli rumah yang sudah jadi.

Apalagi, jika kamu tinggal di daerah perkotaan di mana harga bahan bangunan dan pekerja bangunan sudah sangat tinggi, sehingga biaya pembangunan rumah pun dapat melambung beberapa kali lipat.

Kesiapan Bangunan

Pastinya saat kamu memutuskan untu membeli rumah yang sudah jadi, rumah tesebut sudah siap pakai. Hal itu pun bisa menghemat waktu karena tak perlu lagi mencari loksi tanah yang cocok untuk pembangunan.

Sementara, jika kamu memilih membeli tanag, berarti kamu harus siap untuk membangun rumah tersebut dari nol, kamu harus cukup banyak meluangkan waktu untuk memilih lokasi, dan mengurus proses perizinan.

Selain itu kamu pun harus memilih kontraktor dan mencari tukang bangunan untuk membangun rumah serta mengurus infrastruktur seperti instalasi air, listrik, jaringan telepon dan masih banyak lagi.

Desain Bangunan

Membangun rumah dengan desain sendiri mungkin bisa menjadi kepuasan tersendiri daripada membeli rumah. Kamu bisa leluasa cari tanah sesuai keinginmu, juga bisa menentukan desain sendiri.

Sedikit berbeda dengan membeli rumah dari pengembang, desain rumah sudah ditentukan oleh pihak pengembang, karena rumah sudah berdiri dan siap pakai.

Namun untuk membeli rumah pun kamu bisa kok memilih konsep rumah dengan model yang sedang trend, lihat saja Buenos Park di kawasan De Latinos Bsd City, dengan memiliki kawasan yang sudah jadi, dan desain minimalis ditambah dengan konsep green living, di pastikan kamu enggak akan bosan bila tinggal di sana.

Atau ada juga East Summerland di kawasan terpadu Paradise Serpong City, kamu sudah free garden alias mendapatkan taman gratis untuk setiap unit rumahnya loh.

Kualitas Bangunan

Jika kamu ingin membeli tanah untuk dijadikan hunian rumah, tentunya kamu punya kendali penuh untuk menentukan segala aspeknya seperti kontraktor, tukang bangunan, bahan bangunan untuk membangun rumah pastiny sesuai dnegan jumlah budget yang kamu miliki.

Mungkin bisa dihitung lebih murah, tapi tunggu dulu bagaiamna dengan membeli rumah. Tentunya kamu tinggal menerima bangunan yang sudah dibangun memiliki kendali atas kualitas bahan bangunan.

Jika kamu termasuk awam dalam hal properti, sebaiknya mengajak seseorang yang paham benar soal bangunan rumah ketika mengecek rumah yang akan dibeli

Legalitas

Bagi kamu yang membeli rumah jadi, berarti kamu tidak perlu meluangkan waktu mengurus berbagai dokumen yang dibutuhkan untuk rumah, seperti Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan Surat Izin Penunjukkan dan Penggunaan Tanah (SIPPT), karena proses pengurusan dokumen sudah selesai. Hal ini tentu mengurangi risiko yang timbul di kemudian hari.

Sedangkan pembeli tanah harus mengurus IMB sebelum membangun rumah. Proses pengurusan dokumen ini berisiko menimbulkan biaya terselubung.

Jika kamu kurang paham soal pengurusan dokumen pembelian tanah dan pembangunan rumah, bisa jadi kamu dihadapkan dengan sejumlah pungutan liar atau biaya tidak resmi untuk menerbitkan berkas-berkas tersebut.

Jadi mana yang paling baik memutuskan beli tanah atau rumah?

Jika kini kamu memiliki waktu luang yang banyak untuk mengurus berbagai aspek yang diperlukan untuk membangun rumah dan membeli tanah bisa jadi options kamu.

Namun bila kamu memang memiliki cukup dana, termasuk orang yang sibuk sehingga tidak punya banyak waktu untuk mengurus proses pembangunan rumah, lebih baik Anda membeli rumah yang sudah jadi.

You Might Also Like