Berita

Indonesia Kembalikan Sampah 5 Kontainer Ke Amerika Serikat

18 Juni 2019
indonesia kembalikan sampah
2 menit

Pemerintah Indonesia kembalikan sampah dalam 5 kontainer milik perusahaan Amerika Serikat.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Lingkungan Hidup Hidup dan Kehutanan (KLHK), Djati Witjaksono Hadi, menuturkan, saat pemeriksaan lima kontainer tersebut ditemukan limbah atau sampah lainnya.

Antara lain seperti sepatu, kayu, pampers, kain, kemasan minuman dan sejumlah keran plastik dalam jumlah yang banyak.

Padahal, berdasarkan Pemberitahuan Impor Barang (PIB) dan izin yang dimiliki sebagai importir produsen limbah Non-B3, seharusnya hanya boleh memuat scrap kertas dengan kondisi bersih tanpa terkontaminasi limbah B3 dan tidak tercampur sampah.

Menurut dokumen bea cukai, kontainer itu seharusnya hanya mengangkut skrap kertas.

Namun di dalamnya, ditemukan sampah seperti botol plastik hingga popok.

Baca Juga:

11 Jenis Sampah & Cara Mengelolanya. Sudah Dipraktikkan?

Indonesia Kembalikan Sampah 5 Kontainer, Ini Isinya

Hal tersebut diamini oleh pejabat senior dari Sekretaris Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Bahan Beracun dan Berbahaya (KLHK), Sayid Muhadhar yang dilansir dari BBC.com.

Ia mengatakan Indonesia telah kembalikan (re-ekspor) lima kontainer sampah asal Kanada karena tidak sesuai Pemberitahuan Impor Barang (PIB).

“Skrap kertas berasal dari Kanada, tetapi pelabuhan muatnya ada di Seattle (di Amerika Serikat). Jadi kita kembalikan dulu ke Seattle, ke pelabuhan muatnya,” ungkap Sayid Muhadhar.

Sayid Muhadhar pun menegaskan temuan tersebut sangat tidak pantas karena Indonesia bukan sebagai tempat pembuangan sampah dari luar negeri, hal ini dilansir dari Kompas.com, Sabtu (15/06).

“Tapi re-ekspor kan butuh waktu, butuh konfirmasi ke negara asal dan seterusnya. Akhirnya Juni ini baru bisa kita reekspor kembali.” tambah Sayid.

Saat ini Indonesia tengah memeriksa kontainer-kontainer lain yang berada di berbagai pelabuhan negara seperti Jakarta maupun batam yang berada di Pulau Sumatera.

Indonesia menjadi negara terbaru di Asia Tenggara yang mengembalikan sampah impor setelah Malaysia berjanji akan mengirim ratusan ton sampah plastik Mei lalu.

Dengan mengembalikan kontainer-kontainer sampah, Indonesia mengikuti langkah negara-negara Aisa Tenggara seperti, Malaysia, Filipina, Vietnam, dan Thailand.

Re-Ekspor Ke Amerika Serikat

Pengembalian 5 kontainer tersebut dilakukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan pada Jumat (14/06).

Lima kontainer tersebut dikembalikan ke negara asalnya yaitu, Amerika Serikat dalam Kapal Zim Dalian yang berangkat dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur.

Dia menegaskan, re-ekspor tersebut menjadi pembuktian bahwa Indonesia telah berkomitmen menjaga wilayah NKRI dari masuknya sampah atau limbah yang tidak diinginkan dari negara lain.

“Awal teridentifikasinya kontainer merupakan kecurigaan dari pihak Ditjen Bea dan Cukai sehingga kontainer masuk ke pelabuhan, maka dialihkan ke jalur merah, yang berarti memerlukan pemeriksaan lanjut,” kata Djati, dilansir dari Tribunnews.com.

Baca Juga:

6 Cara Mengurangi Sampah Makanan Di Rumah

Indonesia Masih Mengizinkan Impor Plastik

Masih dilansir dari BBC.com, Indonesia masih mengizinkan untuk melakukan pengimoran plastik dari luar.

“Plastik yang boleh diimpor, seperti plastik bersih, yang dapat didaur ulang, yang bukan dari TPA, tidak kotor,” jelas Sayid.

Seraya menambahkan, “Kalau plastik itu bercampur dengan bahan kimia lain, dengan limbah lain, pasti direekspor kembali.”

Saat ini pemerintah juga tengah mengkaji sejumlah kontainer yang disinyalir tidak sesuai dengan PIB-nya di pelabuhan Jakarta dan Batam.

***

Semoga bermanfaat, Sahabat 99!

Selalu kunjungi Blog 99.co Indonesia untuk mendapatkan informasi menarik seputar dunia properti.

Temukan pula hunian dengan harga terjangkau dalam situs 99.co/id .

You Might Also Like