Berita Berita Properti

Keluarkan Triliunan demi Pembangunan, Ternyata Beberapa Infrastruktur Jokowi Dinilai Mubazir!

2 menit

Presiden Joko Widodo memang terkenal gencar dalam membangun prasarana untuk negeri. Namun, bukannya meningkatkan perekonomian negara, sejumlah infrastruktur Jokowi dinilai mubazir di Indonesia!

Dilansir dari detik.com, terdapat beberapa pihak yang mengatakan bahwa beberapa pembangunan yang dilakukan oleh Jokowi tidak termanfaatkan dengan baik dan menjadi mubazir.

Salah satu pihak tersebut adalah Sekertaris Jenderal (SekJen) Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi), Andi Rukman N Karumpa.

Dirinya menilai pembangunan infrastruktur yang digarap oleh presiden ketujuh Indonesia dapat menjadi mubazir apabila tidak dimanfaatkan dengan baik.

“Ya mubazir, bikin jalan nggak dimanfaatkan karena tidak tumbuh sentra-sentra ekonomi di antara infrastruktur yang harganya triliunan itu,” ujar Andi.

Contoh Infrastruktur Jokowi yang Dinilai Mubazir

infrastruktur bandara kertajati jokowi

sumber: id.wikipedia.org

Terdapat pula pihak lain yang mengatakan bahwa beberapa infrastruktur Jokowi dinilai mubazir.

Misalnya Direktur Eksekutif Institute Development of Economic and Finance, Tauhid Ahmad.

Dirinya mengatakan bahwa manfaat pembangunan yang dilakukan Jokowi masih terbilang kecil.

“Misalnya bandar udara Kertajati, kan belum muncul itu kawasan-kawasan ekonomi di sekitarnya, kemudian industri di sekitarnya itu kan belum…

… Itu yang saya kira harus menjadi pendorong. Yang kedua misalnya jalur jalan tol ke arah Jawa Timur itu juga masih belum begitu (banyak sentra ekonomi),” kata Tauhid.

Peneliti dari Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Yusuf Rendy, juga menilai meski pembangunan sudah memberikan manfaat ekonomi, terdapat beberapa infrastruktur yang masih belum terlihat dampaknya.

“Tetapi kita perlu akui ada juga beberapa infrastruktur yang memang belum kelihatan dampaknya, seperti misalnya pembangunan Bandara Kertajati

kan dia yang tadinya diharapkan dapat membangun daerah kabupaten di sekitarnya, tetapi ternyata karena bandara sepi tidak digunakan, akhirnya dampaknya belum terlalu kelihatan,” ujar Rendy.

Saran Agar Pembangunan Jokowi Tidak Mubazir dari Para Ahli

kawasan industri infrastruktur jokowi

Meski mengkritik pembangunan Jokowi banyak yang mubazir, baik Tauhid serta Rendy juga memberikan saran agar pembangunan lebih termanfaatkan.

Tauhid Ahmad mengatakan dibutuhkan faktor lain selain infrastruktur untuk membangun ekonomi baru.

“Pertama, di sepanjang kawasan itu memang harus ada kawasan industri. Lahan itu dibebaskan, pemerintah tanggung jawab biayanya, jangan dibebankan pada industri,” kata Tauhid.

Dirinya juga berpendapat harus ada infrastruktur pendukung, seperti jalanan, pusat ekonomi, sentra energi, dan SDM unggul untuk meningkatkan ekonomi di kawasan tersebut.

Yusuf Rendy juga berpendapat serupa dan mengatakan dibutuhkan alat pendorong untuk membangun kawasan industri.

Dirinya mengatakan perlu ada kebijakan lain untuk mendorong ekonomi, jalan tol yang sudah terintegrasi dengan sentra ekonomi, kepastian pasokan energi, upah kerja, dan hubungan dengan buruh.

***

Itulah berita mengenai infrastruktur Jokowi yang dinilai mubazir.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi kamu, Sahabat 99!

Simak juga artikel menarik lainnya hanya di portal Berita 99.co Indonesia.

Kamu sedang mencari rumah di Tangerang?

Bisa jadi Kingland Avenue adalah jawabannya!

Cek saja di 99.co/id untuk menemukan rumah idamanmu!

Shafira Chairunnisa

Jr. Content Writer for 99.co
Follow Me:

Related Posts