Berita Ragam

Sukses Ciptakan Sumber Energi Listrik Mandiri, Desa di Jawa Tumur jadi Percontohan ASEAN!

2 menit

Sudah bukan rahasia jika masih banyak daerah di Indonesia yang kekurangan pasokan listrik. Namun, sebuah desa di Jawa Timur sukses menemukan solusi untuk mengatasinya. Mereka berhasil menciptakan sumber energi listrik mandiri, Sahabat 99.

Ada banyak wilayah di Indonesia yang lokasinya terpencil.

Jauh dari keramaian perkotaan dan bahkan tak terjangkau oleh PLN

Seperti Desa Seloliman di Jawa Timur, yang warganya memiliki keterbatasan akses listrik.

Hebatnya, kini masalah tersebut sudah teratasi berkat sumber energi listrik mandiri yang mereka bangun, Sahabat 99.

Sumber Energi Listrik Mandiri di Desa Seloliman

sumber energi listrik mandiri

Sumber: mongabay.co.id

Desa Seloliman secara geografis berada di Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Lokasi desa ini terbilang jauh atau bahkan terpencil, jauh dari keramaian perkotaan.

Akan tetapi, masyarakatnya tak kekurangan pasokan listrik, Sahabat 99.

Pasalnya, mereka memiliki sumber energi listrik mandiri yang dibangun dengan teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH).

PLTMH merupakan jenis pembangkit listrik yang menggunakan tenaga air sebagai penggeraknya.

Pembangunan sistem ini diinisiasi oleh PPLH Seloliman, lembaga swadaya masyarakat yang ada di sana.

Proyeknya dimulai pada tahun 1992 dan secara resmi telah mulai digunakan sejak Agustus 1994.

Sumber tenaganya berasal dari aliran air kali Maron dan sukses menghasilkan tenaga listrik senilai 25 kWh.

Adanya sumbe energi listrik mandiri ini tentu saja sangat membantu kehidupan masyarakat setempat.

Bahkan di tahun 2003-2019 mereka berhasil meneken kerja sama interkoneksi dengan PLN.

Kerja sama tersebut mengatur penjualan kelebihan listrik yang dimiliki oleh desa Seloliman ke BUMN.

Inovasinya Menjadi Percontohan Negara-Negara ASEAN

inovasi desa seloliman percontohan ASEAN

Sumber: mongabay.co.id

Berkat inovasi ini, desa Seloliman disebut sebagai percontohan bagi negara-negara ASEAN.

Ketua Paguyuan PLTMH Kali Maron Seloliman Trawas Mojokerto, Suroso, bahkan berkesempatan untuk menjelaskan program mereka dalam acara ”Training on Renewable Energy : Micro Hydro for Rural Development”.

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Ibis Surabaya Centre tersebut dihadiri oleh perwakilan dari 10 negara ASEAN ditambah Kuba dan Afrika.

Suroso menerangkan bahwa inovasi ini sukses dibangun berkat adanya kerja sama dengan masyarakat setempat.

“Warga yang ikut kerja, dibayar separuh pun mau karena ingin punya listrik. Mereka mau karena menjadi bagian dari kontribusi mereka. Itu yang menjadi kekuatan sehingga pembangkit itu bisa bertahan sampai sekarang,” ungkap Suroso.

Tak hanya menjadi solusi sumber energi listrik, inovasi ini juga membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga potensi alam.

Terutamanya kelestarian hutan yang dapat berpengaruh pada jumlah debit air di kali Maron.

Pasalnya, kinerja pembangkit listrik yang mereka miliki bergantung pada arus dan debit air.

***

Semoga informasinya bermanfaat Sahabat 99.

Simak artikel menarik lainnya di Berita Properti 99.co Indonesia.

Kamu sedang mencari properti untuk investasi masa depan?

Kunjungi 99.co/id dan temukan hunian impianmu.

Ada beragam pilihan properti menarik seperti kawasan Fleekhauz!

Hanifah

Jr. Content Writer for 99.co | Knit & Crochet Enthusiast
Follow Me:

Related Posts