Berita, Berita Properti

Investor Properti Harus Menghindari 5 Kesalahan Besar Ini!

5 Februari 2019
investor properti
2 menit

Investor properti harus mengatur strategi agar tak salah ambil langkah.

Ya, tak sedikit dari mereka yang harus gigit jari lantaran salah memilih strategi dalam berinvestasi.

Mereka jatuh ke dalam kesalahan yang seharusnya dihindari…

Bukannya untung, malah buntung yang menghampiri.

Lantas, apa saja kesalahan yang tak boleh dilakukan investor properti?

Simak 5 kesalahan besar tersebut, sebagai berikut:

#1 Membeli di Masa Booming Properti

Masa di mana siklus properti sedang dalam masa peak sebenarnya adalah masa yang paling tidak tepat untuk membeli properti.

Baca Juga:

Investasi Emas, Saham atau Properti. Mana yang Lebih Menguntungkan bagi Milenial?

Hal ini karena harga sudah sangat tinggi, sehingga ketika investor itu berniat untuk menjual kembali…

Maka mereka akan gigit jari akibat sulit mencari pembeli lantaran harga sudah mentok.

#2 Investor Properti Tidak Menghiraukan Aspek Legalitas

investor properti 

Salah satu aspek terpenting dalam properti adalah aspek legalitas karena itu berurusan dengan hak kepemilikan.

Ada investor yang hanya emosi membeli sehingga tidak memerhatikan aspek legalitas properti yang ia beli.

Malangnya, hal ini ia sadari ketika properti itu sudah berjalan.

Jika izinnya tidak sah, tentu investor pula yang harus menanggung risikonya!

#3 Membeli di Kawasan yang Tidak Hidup

Faktor lokasi tetap menjadi penting dalam investasi.

Berkaitan dengan lokasi, tentu berkaitan pula dengan lingkungan sekitar serta konsep yang dipilih.

Baca Juga:

Ini Dia 8 Plus dan Minus Melakukan Investasi Tanah. Wajib Tahu!

Jika suatu kawasan perumahan yang ia beli ternyata tidak ramai, dan sepi, tentu hal ini akan menjan bomerang yang akan menyerang sang investor sendiri.

Sebaliknya, kalau kawasan itu kemudian menjadi ramai dan hidup, tentu ia akan mudah menjual properti tersebut dengan harga yang baik.

Untuk itu, dibutuhkan insting serta kejelian investor untuk mengetahuinya.

#4 Mengabaikan Perawatan

investor properti

Karena seorang investor, tentu ia tidak akan menempati aset yang ia miliki.

Sayangnya, ada pula investor yang membiarkan aset miliknya terlantar dan menjadi jorok.

Menjaga kebersihan dan juga perawatan sebuah properti menjadi penting untuk menjaga harga yang tetap baik.

Jika rumah atau apartemen yang dimilikinya rusak, tentu ini akan memengaruhi agar jual dan merugikan investor itu sendiri.

#5 Lapar Mata

Banyak sekali investor yang ikut-ikutan, atau sekadar tertarik dari tampilan fisik.

Padahal untuk memilih properti untuk investasi, dibutuhkan riset yang cukup kuat.

Sang investor harus memiliki perbandingan properti-properti mana saja yang ingin dia beli.

Ada banyak faktor juga harus diperhatikan antara satu properti dengan properti lainnya mulai dari lokasi, akses, fasiltas dan lainnya sebagainya.

Karena itu, membeli properti bukanlah membeli sebuah kacang goreng atau baju di mal.

Butuh analisis sehingga propertinya dapat terjual dengan harga tinggi dan cepat laku.

***

Semoga informasi di atas bermanfaat ya!

Pantau terus berita-berita menarik seputar properti, hanya di 99.co/id.

***

Editor: BAP

You Might Also Like