Berita Ragam

Dukung Gaya Hidup Sehat, Jalur Sepeda akan Disediakan di Kawasan Permukiman

2 menit

Melihat tren dan kebutuhan saat ini, kawasan permukiman bakal disediakan sarana olahraga, mulai dari tempat jogging hingga jalur sepeda.

Pandemi Covid-19 membuat masyarakat mulai menerapkan gaya hidup sehat.

Salah satu olahraga yang mulai banyak dilakukan adalah bersepeda.

Pasalnya, olahraga ini dapat menghindarkan diri dari kerumunan dalam ruang tertutup.

Melihat hal tersebut, kawasan permukiman nantinya akan disediakan fasilitas untuk mendukung aktivitas berolahraga.

Jalur Sepeda di Kawasan Permukiman

1. Kebutuhan Berolahraga

jalur sepeda

CEO PTI Architects Doddy Tjahjadi menyadari pentingnya ketersediaan sarana olahraga di dalam kawasan permukiman.

Menurutnya, hal ini terjadi karena selama pandemi olahraga yang biasanya dilakukan bersama-sama dalam satu tempat seperti berenang hingga futsal berpotensi menularkan virus.

Sepeda dan jogging pun banyak dipilih orang-orang selama pandemi ini karena alasan keamanan.

Tren bersepeda juga akan mendorong pengembang untuk menyediakan jalur khusus untuk sepeda dan jogging.

Baca Juga:

Mengenal 9 Jenis Sepeda Dilengkapi Perbedaan dan Kegunaannya | Sudah Tahu Belum?

2. Jalur Sepeda akan Jadi Desain Masterplan

jalur sepeda

Saat ini hanya ada beberapa pengembang yang sudah mulai memerhatikan pentingnya menyediakan jalur khusus sepeda.

Dalam diskusi daring bertema “A New Concept For A New Normal”, Sabtu (11/7/2020), Doddy mengatakan di masa mendatang, hal ini akan menjadi perhatian utama bagi para developer.

“Dengan demand sepeda melonjak, jalur sepeda akan jadi pertimbangan sangat krusial dalam desain masterplan yang akan datang,” kata Doddy yang dikutip dari laman properti.kompas.com.

Jadi Sarana Transportasi Jarak Pendek

tren sepeda

Pembangunan jalur sepeda juga dapat lebih menarik minat masyarakat secara luas untuk memanfaatkan alat transportasi ini.

Hal ini karena jalur sepeda yang ada sekarang masih terkonsentrasi atau dibuat di jalan-jalan protokol.

Menurut Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Setijowarno, jalur tersebut tidak terlalu menarik perhatian warga.

Bahkan hanya dimanfaatkan oleh pebalap atau mereka yang hobi bersepeda.

Dengan demikian, pembangunannya seharusnya bisa dilaksanakan dalam lingkungan atau kompleks permukiman.

Dengan adanya jalur-jalur tersebut, diharapkan masyarakat mulai tertarik untuk mengubah kebiasaan bersepeda.

“Itu (jalur sepeda) tetap ada untuk jarak jauhnya, silakan. Tetapi di dalam permukiman atau zona-zona tertentu harus dibuatkan tidak hanya jalur jarak jauh,” harapnya.

Djoko menambahkan, sebenarnya di lingkungan permukiman bisa digunakan pula sebagai sarana transportasi jarak pendek, seperti dari rumah menuju ke halte, stasiun, atau pasar.

“Asalkan di tempat tersebut disediakan lahan parkir khusus sepeda,” pungkasnya.

Baca Juga:

Ini Konsep Rumah yang Banyak Dicari di Era New Normal | Bebas Risiko dan Siap Huni!

***

Bagaimana pendapatmu mengenai hal ini?

Baca juga artikel menarik lainnya di Berita Properti 99.co Indonesia, ya.

Sedang mencari perumahan di Bali, Bandung, Surabaya atau lokasi lainnya?

Kunjungi 99.co/id dan temukan hunian impianmu!

Nita Hidayati

Gagal jadi penyiar, perempuan banting setir jadi penulis konten
Follow Me:

Related Posts