Berita Berita Properti

Untung dan Rugi Menggunakan Jasa Agen Properti

3 menit

Menggunakan jasa agen properti/broker sudah menjadi model penjualan yang banyak digunakan oleh pemilik properti. Adapun agen properti/broker adalah sebutan untuk orang yang menjadi perantara di antara penjual dan pembeli properti.

Agen bertugas mempertemukan penjual dan pembeli hingga mencapai kesepakatan jual beli di antara keduanya, sekaligus mengurus keperluan sebelum dan sesudah proses transaksi.

Namun, menggunakan agen atau tidak menggunakan agen menjadi isu pro dan kontra di kalangan propertis.

Segala hal memiliki kelebihan dan kekurangan, mari kita bahas apa saja keuntungan dan kekurangan menggunakan jasa agen properti.

Keuntungan Menggunakan Jasa Agen Properti

Efektif

Agen properti memiliki jaringan yang luas. Informasi tentang properti kita yang akan dijual akan disebarkan ke seluruh jaringan yang dimiliki agen properti.

Pemasaran bisa lebih efektif karena jangkauan yang luas dan tepat sasaran. Karena agen properti umumnya sudah memiliki daftar atau calon pembeli, sehingga mencari pembeli yang potensial pun akan lebih cepat dan mudah dilakukan.

Dengan kemajuan teknologi sekarang, agen properti biasanya memiliki database berbagai profil produk properti yang dikemas dalam bentuk situs web.

Cara seperti ini bisa membuat properti kita lebih cepat laku.

Efisien

Pemilik properti tidak perlu mengeluarkan waktu dan tenaga untuk menjual dan memasarkan propertinya.

Dalam proses penjualan properti, agen akan menyelesaikan masalah administrasi terlebih dahulu.

Jika dilakukan mandiri, mengurus masalah administrasi penjualan bisa memakan waktu dan biaya.

Untuk pengurusan administrasi dan appraisal pun segala biaya akan ditanggung agen terlebih dahulu.

Appraisal adalah pihak yang menaksir harga tanah dan bangunan secara objektif.

Lebih Memahami Harga Pasar

Keuntungan ketika menggunakan agen properti adalah pemilik mendapatkan harga jual yang tidak terlalu tinggi sehingga properti cepat terjual, dan juga tidak terlalu rendah sehingga pemilik tidak menderita kerugian.

Dengan agen yang berpengalaman, ia dapat membantu Anda mengetahui harga pasaran dengan tipe properti yang sesuai.

Legalitas Terjamin

Agen properti lebih memiliki pengalaman dan kemampuan dalam hal dokumentasi. Sehingga mereka bisa menjamin prosedur legal penjualan properti, seperti keperluan balik nama, sertifikat, dan lain-lain.

Kekurangan Menggunakan Jasa Agen Properti

Adanya Fee Agen

Kita akan mengeluarkan biaya tambahan untuk membayar ongkos agen. Ada komisi untuk tiap transaksi yang terjadi yang besarnya sekitar 2-3% dari nilai properti yang dijual.

Bagi beberapa pemilik properti, biaya sebanyak itu cukup berarti, sehingga mereka memilih tidak menggunakan jasa agen.

Selain itu, bisa saja ada kerugian yang tidak terprediksi, seperti ternyata harga jual terlalu rendah atau waktu penjualan yang lama.

Kompetensi Agen yang Berbeda-Beda

Profesionalitas agen properti berbeda-beda. Memilih agen properti yang berkualitas juga tidak mudah.

Bisa jadi pemilik properti mendapatkan agen yang tidak rajin, sehingga penjualan properti kurang cepat.

Misalnya setelah memasang iklan, agen hanya menunggu telepon dari calon pembeli tetapi tidak aktif menelepon atau mendatangi calon pembeli.

Dan yang umum dilakukan oleh seorang broker adalah meminta/mendapat komisi ganda, di mana dia menerima komisi dari penjual dan juga pembeli.

Atau kasus lainnya, ada agen properti yang tidak memberikan informasi pembeli prospek dengan penawaran harga yang tinggi ke pemilik karena pembeli ini dikenalkan oleh agen lain yang mengharuskan agen utama berbagi fee dengan agen lain.

Bagi agen profesional, tentu ia tidak menyembunyikan informasi penting ini, walaupun agen rugi karena harus berbagi fee.

Yang banyak terjadi di lapangan adalah agen lebih memilih mengenalkan calon pembeli dengan harga yang lebih murah ke pemilik agar ia tidak perlu berbagi fee kepada agen lain dan mendapatkan untung lebih besar dari sana.

Beberapa agen properti nakal juga seringkali dengan sengaja menyimpan calon pembeli dan penjual dengan harapan bisa menjual propertinya dengan harga dan komisi yang lebih tinggi.

Hal ini melanggar etika, dan tidak diperbolehkan oleh Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI).

Maka, mengetahui reputasi agen properti yang baik dengan sertisikasi profesional tentu menjadi hal yang wajib diperhatikan oleh pemilik properti sebelum mempercayakan propertinya dijual oleh sang agen.

Terikat Dalam Kesepakatan Bersama Agen

Karena terikat perjanjian dengan agen, kita tidak bisa bebas menjual properti kita kepada orang lain.

Hal ini bisa menjadi hambatan juga jika pemilik properti ingin cepat menjual propertinya.

Namun pemilik properti bisa mengajukan perjanjian dengan agen bahwa masing-masing bisa mencari calon pembeli.

Namun, ada juga pemilik yang ingin bebas dari kesepakatan bersama satu agen saja agar propertinya cepat laku.

Maka, sebagai pemilik pun anda wajib mengetahui bahwa kesepakatan penjualan properti dengan agen masih bisa dinegosiasikan.

Dalam hal pengawasan kinerja agen properti, sudah ada AREBI yang keberadaannya diakui pemerintah.

Ada baiknya pemilik properti memilih agen/broker yang sudah terdaftar dalam AREBI, sehingga lebih terjamin keamanannya.

Bila ada agen properti yang nakal, maka konsumen bisa melaporkannya kepada AREBI supaya asosiasi dan pemerintah dapat bekerjasama untuk memperketat peraturan bagi agen properti yang belum terdaftar secara profesional dan melanggar etika dalam proses jual beli ataupun sewa properti.

Pemilik properti yang ingin menggunakan jasa agen properti/broker ada baiknya meminta saran dan rekomendasi dari rekan yang sudah pernah menggunakan jasanya dan pemilik harus lebih cermat dalam memilih agen.

Jika dilihat ulasan diatas, sebenarnya keuntungan menggunakan agen lebih banyak dibandingkan kerugiannya.

Maka, pemilik properti pun tetap harus teliti dan berhati-hati dalam memilih agen properti.

***

Editor: BAP

99.co Indonesia

Blog 99.co Indonesia | Ulasan & Berita Seputar Properti Menyuguhkan berita terkini dan artikel seputar properti. Pengemasan eksklusif dengan konten menarik.

Related Posts