Eksterior Rumah Anda

9 Jenis Atap Rumah yang Tidak Panas dan Cocok untuk Iklim Tropis. Ruangan jadi Lebih Sejuk!

3 menit

Memilih jenis atap rumah yang tidak panas patut dipertimbangkan untuk iklim tropis seperti Indonesia. Dengan begitu, hunian senantiasa sejuk sepanjang waktu.

Sahabat 99, atap adalah penutup suatu bangunan yang berfungsi menlindungi bagian dalam hunian.

Memilih jenis atap yang baik dan tepat merupakan suatu investasi terbaik untuk masa depan.

Hal ini karena atap termasuk ke dalam bagian terpenting dalam suatu hunian.

Setiap harinya, atap akan terpapar sinar matahari atau hujan.

Maka dari itu, kamu patut mempertimbangkan jenis atap rumah yang tidak panas agar suasana hunian terasa sejuk.

Lagi pula, material atap memiliki ragam pilihan.

Mulai dari asbes yang bisa membuat hunian jadi panas hingga atap tanah liat yang menghadirkan kesejukan.

Sebagai bahan pertimbangan kamu ke depan, yuk pilih jenis atap rumah yang tidak panas!

Jenis Atap Rumah yang Tidak Panas

1. Atap Keramik

genteng keramik

Sumber: armadilgroup

Jenis atap rumah yang tidak panas adalah berbahan keramik.

Atap keramik sangat cocok untuk rumah modern minimalis, lo.

Apalagi bahan yang satu ini jguga terbilang tahan lama.

Atap keramik menggunakan finishing glasur yang membuat tampila tampak elegan.

Kekinian, banyak rumah modern yang menggunakan atap keramik karena menghalau udara panas.

2. Atap Sirap atau Kayu Ulin

atap sirap kayu ulin

Sumber: kumparan

Kayu ulin atau sirap adalah salah satu jenis atap rumah yang tidak panas dan bisa kamu pertimbangkan.

Kayu asal Kalimantan ini biasa diaplikasikan pada hunian berbalut semi tradisional.

Atap kayu ulin memiliki pori dan ramah lingkungan.

Namun, kelebihan atap sirap adalah mampu mengalirkan sirkulasi udara dengan lancar.

Namun, demikian, atap sirap tergolong cukup rumit dalam perawatannya.

Tapi, soal menghalau panas maka jenis atap yang satu ini bisa kamu pertimbangkan.

3. Atap uPVC

atap upvc

Sumber: ibb.jatimprov.go.id

Atap uPVC cukup banyak dipilih untuk bagian tertentu di suatu hunian.

Nah, kamu bisa menggunakan jenis atap rumah yang tahan panas satu ini.

uPVC memiliki rongga udara yang membuatnya selalu sejuk, lo.

Karakteristik atap uPVC memiliki material yang kokoh, bergelombang, dan berongga.

Atap uPVC dapat membuat ruangan di bawahnya terasa lebih sejuk karena aliran udara lancar.

4. Atap Tanah Liat

genteng tanah liat

Sumber: qhomemart

Atap tanah liat adalah jenis atap rumah yang tidak panas dan paling banyak digunakan masyarakat Indonesia.

Kelebihan atap tanah liat yaitu mampu menghalau panas sinar matahari sehingga interior rumah tetap sejuk.




Meskipun begitu, kamu harus tahu cara merawat genteng karena bahan yang satu ini rentan bocor dan berlumut.

5. Atap Beton

atap beton

Sumber: architizer

Atap beton terbilang sangat kokoh.

Atap beton mampu memantulkan panas sehingga menjaga suhu ruangan tetap sejuk.

Jadi, atap rumah beton tidak menyerap panas karena memantulkannya.

Maka dari itu, jenis atap antipanas ini cocok untuk hunian beriklim tropis.

6. Atap Metal

contoh genteng metal pasir

sumber: seosatu.com

Atap metal tergolong unik dan variatif sehingga cukup banyak digandrungi hunian modern.

Kelebihan atap berbahan antikarat ini yaitu tahan terhadap panas dengan cara menantulkannya.

Alhasil, ruangan dengan atap metal tetap sejuk dan mengusir gerah di rumah.

7. Atap Bitumen

atap bitumen

Sumber: aabroof

Atap bitumen atau atap aspal termasuk jenis atap rumah yang cocok untuk iklim tropis.

Ini karena atap bitumen tahan terhadap berbagai kondisi cuaca.

Jenis atap yang satu ini juga cocok untuk hunian dengan tingkat keramaiman tinggi karena mampu meredam suara bising.

8. Atap EPDM

atap epdm

Sumber: allproroofinginc

Sering disebut sebagai atap karet, atap EPDM (etilena propilen diena monomer) bisa jadi pilihan selanjutnya.

Atap EPDM tampak seperti karet sintetis yang kokoh dalam kondisi ekstrem.

Bahan yang satu ini sangat efektif dalam mengurangi suhu panas.

9. Atap Hijau

Atap Hijau

Sumber: rubber4roofs

Atap hijau atau green roof adalah jenis atap rumah yang tidak panas dan sangat cocok untuk hunian di pedesaan.

Atap hijau tidak panas karena seluruh permukaan atap ditutupi oleh vegetasi atau media tumbuhan.

Nah, atap hijau bermanfaat untuk mengurangi panas, penyerapan panas, dan ramah lingkungan.

Satu hal terpenting adalah menjadikannya pilihan yang cocok untuk iklim panas sepanjang waktu.

***

Semoga informasi ini bermanfaat, Sahabat 99.

Cek artikel menarik lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Kamu sedang cari rumah dijual di Bekasi?

Kunjungi www.99.co/id dari sekarang!




Ilham Budhiman

Penulis 99.co Indonesia. Lulusan sastra daerah yang berkarier sebagai wartawan sejak 2016 dengan fokus liputan terkait hukum, logistik, dan properti nasional.

Related Posts