Berita Berita Properti

Jangan Sembarangan Pilih Material, Ini 4 Jenis Besi untuk Membuat Mebel yang Wajib Diketahaui

3 menit

Untuk beraktivitas di rumah sekaligus mempercantik tampilan interior, tentu kamu membutuhkan sejumlah furnitur atau mebel. Mebel dapat dibuat dari berbagai bahan, semisal rotan, kayu, termasuk besi. Namun, tidak semua jenis besi digunakan sebagai material pembuat mebel.

Kini, mebel yang terbuat dari material besi semakin banyak ditemui.

Selain di rumah, mebel dari material besi juga banyak digunakan di kafe dan rumah makan.

Untuk kamu yang menyukai gaya desain industrial, pasti menyukai mebel yang terbuat dari material besi.

Selain dapat menampilkan kesan industrial, material besi juga memiliki sejumlah kelebihan.

Beberapa kelebihan mebel dari material besi, di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Kuat dan tahan lama
  • Tidak diserang rayap
  • Tidak lembap
  • Menampilkan kesan industrial
  • Mudah dirawat

Melihat kelebihan tersebut, apakah kamu tertarik membeli mebel yang terbuat dari material besi?

Melansir berbagai sumber, berikut sejumlah jenis besi yang bisa dijadikan material pembuat mebel.

Baca Juga:

Mengenal 10 Jenis Besi Konstruksi Disertai Perbedaan & Kegunaannya

Jenis Besi untuk Membuat Mebel

1. Stainless Steel

jenis besi stainless steel

sumber: ylightning.com

Mebel yang terbuat dari jenis besi stainless steel memiliki karakter sangat kokoh dan padat.

Hal ini membuat mebel tersebut bertahan selama bertahun-tahun.

Kelebihan lainnya, material stainless steel juga tahan terhadap segala cuaca.

Maka dari itu, material ini tidak akan mudah berkarat.

Biasanya, material stainless steel menjadi bahan baku pembuat mebel outdoor.

Beberapa mebel yang bisa dibuat dari material ini adalah, kursi santai, meja makan, dan meja kerja.

Meski memiliki sejumlah kelebihan, material ini juga memiliki beberapa kekurangan.

Beberapa di antaranya adalah, beban yang berat, kurang fleksibel, dan harganya mahal.

2. Jenis Besi Aluminium

besi aluminium

Jika kamu tidak ingin material yang berat seperti stainless steel, kamu dapat menggunakan material besi alumunium.

Kelebihan utama material ini adalah bebannya yang relatif lebih ringan.

Maka dari itu, material alumunium pun lebih mudah ketimbang material jenis besi lainnya.

Selain itu, material alumunium juga sangat murah, sehingga tidak akan menguras kocek.

Kelebihan lainnya, material ini tidak akan bekarat, sehingga mudah dirawat.

Namun, material alumunium juga memiliki sejumlah kekurangan.

Beberapa kekurangannya adalah bagian tengah rangka alumium yang kosong, sehingga mudah tertiup angin.

Selain itu, karena bobotnya yang ringan, mebel yang terbuat dari material ini tidak sekuat stainless steel.

Tidak seperti stainless steel, material alumunium tidak tahan terhadap cuaca, sehingga warna cat akan lebih cepat pudar.

Gunakanlah bubuk polyester sebagai bahan finishing mebel untuk menghindari risiko tersebut.

3. Jenis Besi Tempa

jenis besi tempa

Jenis besi ini merupakan material besi paling kuat untuk dijadikan mebel.

Besi tempa memiliki karakter yang sangat padat dan kokoh.

Material ini juga dapat bertahan selama lebih dari 20 tahun.

Namun, material ini juga memiliki sejumlah kelemahan.

Besi tempa merupakan material yang mudah berkarat.

Untuk merawat mebel yang terbuat dari besi tempa, kamu harus rutin melakukan finishing ulang.

Selain itu, beban besi tempa juga sangat berat, sehingga kursi yang terbuat dari besi tempa tidak nyaman jika diduduki secara langsung.

Kamu harus menggunakan bantal duduk agar posisi duduk lebih nyaman.

Sebagai saran, kamu lebih baik menggunaan material besi tempa untuk membuat meja makan atau meja kerja.

4. Besi Hollow

besi hollow

Besi hollow adalah jenis besi yang berbentuk seperti pipa panjang dan terdapat rongga berbentuk segi empat di tengah rangka.

Banyak orang menggunakan jenis besi ini karena mudah dirawat dan tidak mudah mengalami korosi.

Selain itu, besi jenis ini juga relatif lebih mudah dibentuk dibanding material besi tempat atau stainless steel.

Biasanya, besi hollow yang digunakan untuk membuat mebel adalah besi hollow berukuran 36 x 36 mm.

Kamu juga bisa mengombinasikan besi hollow dengan material lainnya, semisal kayu.

Sebagai contoh, kamu bisa membuat rangka kursi dari besi hollow, sementara alas duduk dan sandarannya terbuat dari kayu.

Material ini juga memiliki kekurangan, di antaranya adalah tidak bisa menahan beban yang sangat berat.

Maka dari itu, jika ingin menggunakan material ini, kamu harus memastikan membuat rangka yang sangat kuat.

Baca Juga:

8 Inspirasi Model Pintu Rumah Minimalis dari Kayu dan Besi. Bikin Tampilan Rumah Makin Keren!

Itulah 4 jenis besi yang biasa dijadikan material pembuat mebel.

Semoga artikel ini bermanfaat untuk kamu yang mencari material pembuat berbagai mebel.

Kamu juga bisa mendapat berbagai mebel yang terbuat dari beragam material di Ruparupa dan Shopee lo!

Jangan lewatkan informasi menarik lainnya di situs Berita Properti 99.co Indonesia.

Kamu sedang mencari sewa apartemen di Surabaya dan sekitarnya?

Cek saja di 99.co/id untuk menemukan apartemen idamanmu!

Theofilus Richard

Penulis konten | Semoga tulisanku berkesan buat kamu

Related Posts