Finansial Investasi

5 Jenis Investasi Jangka Pendek 2020 Plus Strategi Agar Investasi Sukses | Aman untuk Pemula!

3 menit

Kini berinvestasi tidak memerlukan waktu yang lama, lo! Kamu bisa melakukan investasi jangka pendek selama 5 tahun dan tetap menghasilkan keuntungan! Cek apa saja jenis investasinya dan bagaimana strategi terbaik agar investasi kamu sukses di sini!

Untuk kamu yang ingin mempersiapkan kebutuhan di masa depan, investasi adalah sebuah pilihan bagimu untuk mencapai cita-cita tersebut.

Berinvestasi juga tidak membutuhkan waktu yang lama, lo!

Pasalnya, dalam waktu 5 tahun, kamu dapat mendapatkan hasil dari investasimu.

Ada berbagai jenis investasi jangka pendek yang dapat kamu jalani, mulai dari reksa dana hingga saham.

Kamu juga tak perlu khawatir investasimu akan gagal, kok!

Jika kamu mengikuti strategi di bawah ini, pastinya persentase kesuksesan investasimu akan naik.

Yuk, kita cek ulasan mengenai jenis-jenis investasi jangka pendek dan strategi terbaiknya!

Jenis Investasi Jangka Pendek

1. Investasi Jangka Pendek, Reksa Dana

investasi jangka pendek reksa dana

sumber: investor.id

Ada 2 jenis Reksa Dana yang dapat kamu ikuti, yaitu Reksa Dana Pasar Uang dan Reksa Dana Pendapatan Tetap.

Reksa Dana Pasar Uang

Investasi reksadana pasar uang adalah investasi di mana dana yang terkumpul akan diinvestasikan pada instrumen pasar uang.

Instrumen pasar uang bisa berbentuk surat berharga pasar uang, sertifikat Bank Indonesia, sertifikat deposito, dan sebagainya.

Reksa Dana pasar uang terbukti tetap stabil meskipun kondisi ekonomi global sedang tidak baik.

Reksa Dana Pendapatan Tetap

Investasi jenis ini adalah investasi di mana dana yang terkumpul akan diinvestasikan sebesar 80% pada instrumen surat berharga seperti utang atau obligasi.

Reksa Dana pendapatan tetap terkenal minim risiko, sehingga cocok bagi para pemula yang baru pertama kali berinvestasi.

Biasanya tipe investor Reksa Dana Pendapatan Tetap adalah orang dengan tujuan investasi untuk biaya menikah, dana pendidikan, atau untuk biaya membeli properti.

2. P2P Lending

investasi pendek p2p

P2P Lending atau peer to peer lending adalah tempat di mana pemodal dan mereka yang membutuhkan modal dipertemukan dengan satu sama lain.

Investasi jenis ini biasanya lebih terstruktur dan pinjaman dipergunakan untuk mengembangkan usaha para pebisnis kecil.

Namun, perlu diketahui investasi di P2P Lending risikonya lebih tinggi.

Jadi, kamu sebaiknya harus mencari tahu banyak hal terlebih dahulu sebelum mulai berinvestasi.

3. Investasi Jangka Pendek, Obligasi

investasi jangka pendek obligasi

sumber: swara.tunaiku.com

Investasi jenis obligasi atau surat utang merupakan salah satu jenis investasi jangka pendek yang cukup aman, terlebih apabila penerbit obligasinya adalah pemerintah.

Untuk investasi obligasi biasanya jatuh temponya sekitar 2-3 tahun, dengan kupon yang besar dan bunganya disesuaikan dengan besar bunga deposito dari Bank Indonesia.

4. Deposito

deposito

Investasi jenis deposito mirip dengan menabung, tetapi kamu tidak dapat  mengambil uang yang didepositokan setiap saat.

Bunga yang ditawarkan deposito biasanya lebih tinggi daripada bunga tabungan.

Umumnya investasi yang menguntungkan ini dijalankan oleh pemilik usaha menengah dan para pelaku bisnis karena jangka waktu pengambilannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan pokok usaha mereka.

5. Investasi Jangka Pendek, Saham

saham

Saham merupakan contoh investasi jangka pendek yang paling populer di seluruh dunia.

Investasi saham dapat memberikan keuntungan yang besar, meskipun risikonya juga cukup besar.

Kamu bisa menjual saham kapanpun kamu mau, sehingga tidak perlu menunggu lama untuk mendapatkan keuntungan.

Strategi Investasi Jangka Pendek

strategi sukses melakukan investasi

1. Sesuaikan dengan Tujuan Keuangan

Selalu awali investasi dengan tujuan.

Tentukan untuk apa kamu berinvestasi, membutuhkan waktu berapa lama, dan berapa jumlah yang diperlukan.

Tujuan ini bisa dilakukan sebagai motivasi kamu dalam berinvestasi.

2. Cermati Kinerja Sebelumnya

Cari tahu apakah kinerja masa lalu dari jenis investasi yang ingin kamu coba.

Jika stagnan atau tidak ada perkembangan, maka kemungkinannya kamu tidak akan dapat hasil yang baik.

3. Diversifikasi

Jangan hanya berinvestasi di satu jenis investasi saja.

Alokasikan dana di beberapa tempat demi meminimalkan risiko gagal.

4. Jangan Serakah

Jika kamu sudah mencapai target yang diincar, segera cairkan urangnya.

Sesuaikan saja investasimu dengan target yang ingin kamu dapatkan agar risikonya tidak terlalu besar.

***

Itulah beberapa jenis investasi jangka pendek yang dapat kamu jalankan.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi kamu.

Kamu sedang mencari rumah di Bogor?

Bisa jadi Greenland Residence adalah jawabannya!

Cek saja di 99.co/id untuk menemukan rumah idamanmu!

Shafira Chairunnisa

Jr. Content Writer for 99.co
Follow Me:

Related Posts