Rumah Anda, Tips & Trik

Kenali 13 Jenis Jamur Tembok dan Ancaman Bahaya yang Ditimbulkan

27 April 2019
jamur tembok
4 menit

Jenis jamur tembok ternyata tak hanya satu saja, lho. Ada banyak jenis jamur yang kerap tumbuh pada dinding lembap. Parahnya, jamur-jamur tersebut mengintai kesehatanmu.

Waspadalah pada kebocoran pipa yang terlalu sering kamu abaikan.

Masalah yang terjadi bukan hanya air yang merembes tetapi pertumbuhan jamur dan bakteri.

Dinding rumahmu akan dibuat lembap oleh mereka.

Menurut Dr. Richard Shaughnessy, Direktur Program Udara Bersih Universitas Tulsa, ada banyak bahaya dalam dinding lembap.

Diantaranya, jamur, bakteri, dan hama di dalam rumahmu.

Bersamaan dengan itu tungau debu akan cenderung lebih agresif berada dirumah dengan kelembapan yang tinggi.

Ketahui terlebih dahulu yuk jenis-jenis jamur tembok agar lebih paham.

Umumnya Inilah 13 Jenis Jamur Tembok Rumah

1. Jenis Jamur Tembok Alternaria

Jenis jamur ini kerap kali ditemukan di rumah, baik ruangan dalam maupun luar.

Umumnya alternaria berwarna hitam atau abu-abu dan termasuk dalam jenis jamus kelas B.

Biasanya mereka muncul di area lembap seperti, wastafel, shower, area gelap atau remang-reman, dan area yang rentan kotor.

Masalah kesehatan yang bisa ditimbulkan dari jenis jamur ini ialah asma dan alergi.

2. Jenis Jamur Tembok Aspergillus

Aspergillus termasuk jamur yang sangat membahayakan orang-orang  disekitarnya.

Jamur ini sangat umum bila ditemukan pada dinding, kertas, baju, sekat-sekat, dan berbagai tempat lainnya,

Reaksi yang akan terjadi termasuk infeksi pernafasan, alergi, dan paru-paru yang meradang.

Warna dari jamur ini memiliki variasi mulai dari coklat hingga hitam.

Aspergillus termasuk spesies jamur yang masuk kedalam kelas A hingga B.

3. Jenis Jamur Tembok Aureobasidium

jenis jamur tembok

Jamur aureobasidium paling sering ditemukan pada furnitur kayu, permukaan, dinding, dan wallpaper yang dicat serta sekitar jendela.

Ciri-ciri dari spesies jamur ini adalah bintik-bintik dengan warna merah mudan dan hitam.

4. Jamur Tembok Chaetomium

Chaetomium dapat kamu temukan pada dinding yang telah mengalami kerusakan air hingga menimbulkan efek  kelembapan.

Mendeteksi adanya jamur chaetomium sangatlah mudah.

Apabila kamu mencium bau apek itu tandanya ada kehadiran spesies jamur ini pada di lingkungan tersebut.

5. Jamur Tembok Cladosporium

jenis jamur tembok

Cladosporium termasuk salah satu spesies pencemar udara terburuk dalam ruangan.

Kamu dapat menemukan jamur ini dalam area dingin dan hangat seperti karpet, lantai kayu, lemari kayu, dan kain-kain yang umurnya sudah tua.

Jenis jamur ini termasuk dalam kelas B dan C.

Penampakan jamurnya bisa ditandai dengan bercak-bercak berwarna hijau, coklat, abu-abu, hingga hitam.

6. Jamur Tembok Fusarium

Fusarium dapat menyebabkan reaksi alergi standar serta infeksi dan peradangan pernapasan.

Jenis jamur ini dapat tumbuh pada area yang lebih dingin dan basah.

7. Jamur Penisilin

jenis jamur tembok

Penisilin adalah jenis jamur yang dapat kamu temukan di dalam ruangan seperti, isolasi, perabotan yang sudah rusak namun digenangi air, karpet, dan masih banyak lagi.

Jamur ini dikenal dapat dengan cepat menyebar ke seluruh rumah dan dapat menyebabkan pemilik rumah mengalami masalah pernafasan.

Seperti, infeksi sinus, radang paru-paru hingga alaergi.

Baca Juga:

Ini Cara Mengatasi Dinding Lembap dan Berjamur. Cuma 60 Menit!

8. Jamur Stachybotrys Chartarum

Spesies ini dikenal sebagai jamur beracun.

Racunnya dikenal sebagai mikotoksin yang bisa menyebabkan korbannya mengalami depresi, kelelahan, asma, dan masih banyak lagi.

Stachybotrys dapat ditemukan pada area yang lembap, seperti pipa dan saluran pendingin ruangan.

Jamur hitam ini termasuk dalam kelas A, yaitu kategori jamur yang membahayakan.

Hati-hati ya, Sahabat 99!

9. Jenis Jamur Tembok Penicillium

Penicillium termasuk dalam kelas B dan C.

Kamu dapat mengetahui jenis jamur ini dilihat dari warnanya yang berwarna biru, kuning, hijau, sampai hitam.

Jamur ini biasanya dapat kamu temui di sekat-sekat, tembok, dan tempat lainnya.

Walaupun jamur ini berbahaya ternyata dalam dunia kedokteran penicillium bermanfaat sebagai antibiotik, lho.

10. Jenis Jamur Tembok Serpula Lacrymans

jenis jamur tembok

Serpula lacrymans umumnya ditemukan di luar tetapi juga dapat tumbuh di permukaan kayu.

Jamur ini menyebabkan pembusukan yang kering di dalam kayu karena hanya memakan permukaannya saja.

Jamur ini ditandai dengan warna kuning.

11. Jenis Jamur Tembok Trichoderma

Kamu dapat menemui jamur ini di dalam karpet basah, wallpaper, dan permukaan yang serupa.

Kerugian dari korban penghisap jamur ini bisa menyebabkan infeksi sinus, reaksi alergi, dan masih banyak lagi.

12. Jenis Jamur Tembok Ulokladium

Ulokladium biasanya ditemukan di daerah yang rusak parah oleh air seperti di lantai dan dinding rumah yang pernah mengalami banjir.

13. Jenis Jamur Tembok Acremonium

Jamur ini memiliki beragam penampakan mulai dari berwarna putih, abu-abu, hingga hitam.

Beberapa spesiesnya termasuk dalam kelas membahayakan bagi manusia yaitu, kelas A dan kelas B.

Baca Juga:

Dinding Rumah Anda Berjamur? Atasi dengan Cara Berikut!

Bahaya Kamar Lembap

Apakah kamu selalu memperhatikan dinding kamar milikmu?

Atau sudah mulai curiga terhadap bercak-bercak pada dinding kamar tidur anak kamu yang mulai menghitam?

Waspada!

Itu tandanya kamar anak kamu sudah dihinggapi jamur tembok.

jenis jamur tembok

Jamur-jamur tembok dapat merusak kesegaran udara di dalam ruangan tersebut.

Tak hanya itu, bahaya terhadap kesehatan akan mulai mengintai si korban.

Apa saja penyakit yang dapat ditimbulkan jamur-jamur tembok ini?

1. Asma

Lingkungan yang lembap adalah musuh utama bagi mereka penderita asma.

Jamur dinding juga mampu membuat kamu terjangkit infeksi sinus.

2. Alergi

Reaksi alergi yang bisa ditimbulkan diantaranya, sakit tenggorokan, batuk, bersin, sakit kepala, dan masih banyak lagi.

Bagi seseorang yang memiliki riwayat kulit sensitif bisa jadi timbul ruam-ruam pada kulit.

3. Infeksi

Bagi mereka yang memiliki tingkat kekebalan tubuh yang rendah bisa terkena dampak aspergillosis paru.

Sehingga kesehatan paru-paru penderita bisa rusak atau lebih parah lagi.

4. Iritasi Mata

Iritasi mata bisa mucnul pada anak-anak.

Molekuk air yang tinggi dalam udara bisa menempel pada mata sehingga anak kamu akan sering mengusap-usap mata hingga iritasi.

5. Penyakit Kulit

Kamar lebab dapat mengakibatkan penyakit kulit seperti iritasi, kudis hingga kurap, lho, Sahabat 99!

6. Sakit Pernafasan

Bukan rahasia umum lagi deh kalau udara lembap bisa mengganggu pernafasan setiap manusia.

Penyakitnya antara lain flu dan batuk

7. Sistem Imun Terganggu

Kamar yang lembap bagi anak bersistem tubuh lemah akan mudah terjangkit penyakit kanker, gangguan hati bahkan HIV.

Seram ya!

Kamu tentu enggak pengen orang-orang di sekitar kamu terkena penyakit yang berbahaya ‘kan?

Untuk itu jangan lupa selalu menjaga kebersihan dinding dengan membersihkan jamur-jamur yang mengendap dan hindari kebocoran pipa air.

***

Semoga artikel ini dapat menambah wawasan kamu ya, Sahabat 99!

Baca terus informasi-informasi menarik seputar properti dan hunian di Blog 99.co Indonesia

Tertarik mulai investasi masa depan? Cari saja lewat 99.co

You Might Also Like