Berita Ragam

Mengenal Jenis Jenis Wawancara Pekerjaan yang Sering Digunakan. Penting tapi Jarang Orang Tahu!

3 menit

Belum banyak orang tahu kalau jenis jenis wawancara di dunia kerja itu ada beragam. Setiap jenisnya perlu dipahami agar proses wawancara berjalan dengan baik dan lancar. Kenali beragam jenisnya di sini, yuk!

Wawancara merupakan sebuah kegiatan tanya jawab yang dilakukan dua orang atau bahkan lebih.

Hal tersebut dilakukan bertujuan untuk mendapatkan informasi, data, pendapat maupun keterangan lainnya dari orang yang diwawancarai.

Dalam melamar pekerjaan, diperlukan juga wawancara yang dilakukan HRD dengan pelamar.

Jenis wawancara pekerjaan sendiri ada beragam dan diperlukan pemahaman agar pelamar dapat menjawab dengan baik.

Untuk membantu kamu menjawab pertanyaan wawancara kerja, simak beberapa jenis serta tips menjawabnya berikut ini.

Jenis Jenis Wawancara Pekerjaan

1. Wawancara Standar

wawancara standar

Sumber: jobs.theguardian.com

Wawancara standar atau disebut juga tradisional merupakan tipe wawancara kerja yang paling sering digunakan saat ini.

Pertanyaan yang diajukan dalam wawancara ini bertujuan untuk mengetahui atau menguji apakah pelamar merupakan kandidat yang tepat.

Adapun contoh pertanyaannya adalah sebagai berikut:

Lantas, bagaimana menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan baik?

Untuk menjawab pertanyaan tentang diri, kamu bisa menceritakan kehidupan kamu di masa lalu, masa kini dan harapan di masa mendatang.

Ceritakan mengenai pengalaman serta keterampilan yang dimiliki dan utarakan juga apa alasan kamu tertarik untuk bekerja di perusahaan tersebut.

Kamu bisa menjawab kalau pendidikan atau ketertarikan kamu pada suatu bidang yang sesuai mendorong kamu untuk melamar.

2. Wawancara Perilaku

Wawancara perilaku atau behaviour interview adalah wawancara yang fokus pada perilaku masa lalu pelamar untuk memprediksi perilaku masa depan.

Sejumlah perusahaan menggunakan jenis wawancara ini karena mereka menganggap perilaku sangat memengaruhi kinerja seseorang.

Dengan kata lain, kandidat yang perilakunya baik di masa lalu dianggap akan memiliki perilaku yang baik di masa depan.

Di tipe wawancara ini, pewawancara biasanya bertanya mengenai beberapa hal seperti berikut:

  • Apa keberhasilan atau pencapaian terbesar kamu?
  • Apa kegagalan terbesar?
  • Bagaimana cara kamu menyelesaikan tiga tugas kuliah yang berbeda?

Kunci menjawab pertanyaan wawancara perilaku adalah dengan menggunakan teknik STAR (situation, task, action, and result).

Kamu bisa menyebutkan situasi yang dihadapi, tugas yang didapatkan, tindakan yang dilakukan, dan hasil/pelajaran yang kamu raih.

3. Wawancara Situasional

jenis jenis wawancara

Wawancara situasional adalah wawancara yang berfokus pada kinerja masa depan.

Umumnya, pewawancara kerja akan memberikan sebuah masalah dan bertanya bagaimana cara kamu untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Perlu diingat bahwa apa pun masalah yang akan diberikan, kiat menjawabnya adalah jujur dan spesifik.

Ketahui masalah, jelaskan solusi, dan tindakan yang akan kamu lakukan.

Jika masalah terkait keahlian, kamu bisa masukkan keahlian tersebut dalam jawaban untuk menunjukkan kalau kamu mampu menyelesaikan masalah tersebut.

4. Wawancara Kasus

Wawancara kasus umumnya digunakan pada perusahaan konsultan.

Wawancara ini fokus pada bagaimana pelamar dapat menyelesaikan sebuah atau beberapa isu bisnis yang spesifik.

Pertanyaan yang diajukan bisa berupa pertanyaan kuantitatif untuk mengetahui bagaimana pelamar menangani kasus yang diberikan.

5. Wawancara via Telepon

Selain melamar pekerjaan melalui email, saat ini sudah banyak juga perusahaan yang melakukan wawancara secara online seperti melalui aplikasi atau telepon.

Wawancara melalui telepon biasanya dilakukan perusahaan asing yang lokasinya tidak berada di negara si kandidat.

Selain itu, di masa pandemi ini wawancara melalui telepon juga banyak digunakan oleh perusahaan untuk menghindari pelamar yang banyak datang ke kantor untuk wawancara.

Wawancara melalui telepon umumnya sebagai saringan pertama apakah pelamar kompeten atau tidak untuk mengikuti wawancara selanjutnya.

Meskipun via telepon, kamu tetap harus menjalani tipe wawancara ini dengan sebaik-baiknya.

Persiapkan diri layaknya akan menjalani wawancara tatap muka.

6. Wawancara Presentasi

Jenis wawancara selanjutnya adalah wawancara presentasi.

Dalam wawancara ini, pelamar akan diberi sebuah isu bisnis dan diminta mempresentasikan solusi ke satu atau lebih karyawan perusahaan.

Waktu presentasi yang diberikan kepada biasanya sekitar 15-30 menit.

Kunci sukses menjalani wawancara ini adalah mempersiapkan bahan presentasi dengan cepat (maksimal 10 menit).

Dalam lima menit pertama, buat garis besar masalah dan tulis sejumlah solusi potensial.

Kemudian lima menit kedua, lingkari solusi yang menurut kamu paling baik dan tulis poin-poin cara mengaplikasikan solusi tersebut.

Saat menulis poin-poin tersebut, identifikasi juga sumber daya yang diperlukan.

Gunakan sisa waktu 20 menit untuk mempresentasikan solusi tersebut.

7. Wawancara Panel

wawancara panel

Sumber: approachpeople.com

Wawancara panel adalah jenis wawancara yang dilakukan dengan lima pewawancara.

Mereka akan menanyakan beragam jenis pertanyaan seperti apa saja kelebihan dan kekurangan kamu.

Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut kuncinya adalah jangan gugup.

Jangan lupa gunakan teknik-teknik menjawab yang telah saya uraikan pada jenis wawancara kasus, situasional, atau perilaku.

***

Itulah sejumlah jenis jenis wawancara di dunia pekerjaan.

Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk Sahabat 99!

Jangan lupa baca artikel terkini lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Sedang mencari perumahan modern seperti di Citraland The Green Lake Surabaya?

Temukan hanya di situs properti 99.co/id.

Nita Hidayati

An enthusiastic content writer who loves Scandinavian design
Follow Me:

Related Posts