Berita Ragam

10 Jenis Kayu untuk Aquascape yang Paling Sering Digunakan

3 menit

Sedang mencari jenis kayu untuk aquascape yang menarik? Berikut ini rekomendasi nama-nama kayu yang populer digunakan dalam aquascape.

Berbicara soal aquascape, tentu tak lepas dari elemen-elemen pembentuknya yang meliputi kayu, batu, koral, hingga karang.

Setiap elemen tersebut memiliki fungsi penting dalam pembentukan aquascape, terutama kayu.

Kehadiran kayu dalam aquascape berperan sebagai media tumbuh bagi beberapa jenis tanaman air.

Agar aquascape yang kamu buat tampil memukau, pilihlah jenis kayu yang memang benar-benar cocok untuk kebutuhanmu.

Berikut ini jenis kayu untuk aquascape yang bisa kamu pilih…

Jenis Kayu untuk Aquascape

1. Kayu Rasamala

kayu rasamala

Salah satu jenis kayu untuk aquascape yang paling sering digunakan adalah kayu rasamala yang memiliki karakteristik bercabang banyak, ramping, melengkung, dan warnanya kemerahan.

Berkat warna kemerahannya tersebut, kayu ini bisa memberikan tampilan yang eksotis pada aquascape tanpa mencemari airnya.

Harga kayu ini pun cukup terjangkau, yakni dijual sekitar Rp15-50 ribuan.

2. Kayu Bakau

kayu bakau

Kayu bakau atau driftwood juga sering digunakan untuk aquascaping.

Sesuai namanya, kayu ini diperoleh dari pohon bakau yang umum dijumpai di pesisir pantai.

Walaupun memiliki tampilan yang menarik, kayu ini memiliki kandungan tanin tinggi yang bisa mengubah warna air menjadi kekuningan.

Harga kayu ini dijual sekitar Rp60-200 ribuan tergantung dari ukuran dan kualitasnya.

3. Kayu Santigi

kayu santigi

Kalau kamu mencari kayu aquascape yang eksotis dan aman digunakan, kayu santigi bisa jadi pilihan yang sangat tepat.

Selain itu, kayu ini cocok digunakan untuk membuat replika tanaman bonsai dalam aquascaping karena memiliki batang yang tebal dengan lekukan indah.

Namun, kayu ini dijual cukup mahal, yakni sekitar Rp100-350 ribuan.

4. Kayu Senggani

kayu senggani

Sedang mencari jenis kayu untuk aquascape yang memiliki karakteristik seperti akar dalam air? Kayu senggani sangat cocok untukmu.

Tak hanya berfungsi sebagai hiasan, kayu ini juga diklaim bisa menurunkan kada pH pada dalam air.

Kayu senggani berukuran kecil biasanya dijual sekitar Rp15-50 ribuan, sedangkan untuk yang ukuran besar sekitar Rp100-200 ribuan.

5. Kayu Mopani

kayu mapani

Untuk kamu yang sedang membuat atau memiliki aquascape berukuran besar, kayu mopani boleh kamu lirik.

Kayu yang berasal dari daerah Afrika Selatan ini populer di kalangan pecinta aquascape luar negeri karena memiliki kesan yang padat dan kokoh.

Meski demikian, kayu ini termasuk kayu impor dan harganya tergolong mahal hingga tembus jutaan rupiah.

6. Kayu Kopi

kayu kopi

Kayu kopi atau akar dari pohon kopi bisa jadi pilihan kayu yang menarik untuk kamu coba.

Harga kayu ini pun tergolong murah, tapi tetap menawarkan bentuk yang unik.

7. Kayu Jambu Biji

kayu jambu

Kayu jambu biji bisa jadi pilihan kayu untuk aquascape yang ekonomis, bahkan tak perlu merogoh kocek sepeserpun.

Selain ekonomis, kayu ini juga mudah ditemukan dan mempermudah tumbuhnya lumut dalam aquascape.

Namun kayu ini perlu diolah terlebih dahulu dengan cara dibuang kulitnya, direbus, lalu dijemur sampai benar-benar kering.

8. Kayu Jati

kayu jati

Kayu jati memang umum dijadikan material furniture, tapi ternyata juga bisa jadi pilihan jenis kayu untuk aquascape.

Namun meskipun memiliki tampilan yang kokoh, banyak pecinta aquascape yang kurang meminati kayu jati karena sulit tenggelam.

Hal ini sebenarnya bisa diatasi dengan cara merendam kayu jati dalam waktu lama atau diberi pemberat.

9. Kayu Hornwood

kayu hornwood

Kayu hornwood bisa disebut sebagai kayu aquascape paling populer dan banyak dicari orang.

Salah satu faktornya karena kayu ini dipopulerkan oleh pencetus aquascape, yakni Takashi Amano.

Di pasaran, biasanya kayu hornwood dijual dengan kisaran harga Rp30-100 ribuan.

10. Kayu Rambutan

Jika kamu menginginkan kayu aquascape yang kuat dan kokoh, kayu rambutan pasti cocok untukmu.

Namun untuk dijadikan sebagai kayu aquascape, kayu ini perlu diolah terlebih dahulu.

Caranya mulai dari membersihkan kulit kayu, menjemurnya di bawah sinar matahari, direbus, rendam, dan dikeringkan lagi.

11. Kayu Asem

Salah satu jeni kayu untuk aquascape yang cukup mudah ditemukan adalah kayu asem yang disebut-sebut memiliki bentuk unik.

Biasanya para pecinta aquascape memanfaatkan bagian akar dan bagian rantingnya.

***

Semoga artikel ini bermanfaat ya, Sahabat 99!

Simak informasi menarik lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Sedang mencari rumah dijual di Cianjur Kota?

Kunjungi www.99.co/id dan temukan hunian impianmu dari sekarang!

**Sumber gambar: bukalapak.com

Alya Zulfikar

Jr. Content Writer | Sometimes a poet, mostly a daydreamer; I, too, bleed – I bleed ink!
Follow Me:

Related Posts