Berita

Kenali 5 Jenis Penjernih Air Ini Serta Kelebihan dan Kekurangannya

3 menit

Demi menjaga pasokan air bersih di rumah, setiap orang perlu memilih jenis penjernih air yang tak hanya berkualitas, namun juga tepat guna.

Jika sebelumnya Anda berpikir bahwa setiap jenis penjernih air memiliki manfaat dan hasil yang sama, artikel ini pasti akan mengubah pendapat Anda.

Misalnya, Anda tak bisa memilih jenis penjernih air sembarangan karena akan sangat menentukan kualitas air yang dihasilkan.

Jenis penjernih air yang tepat sangat ditentukan oleh kontaminan dan partikel mineral yang terkandung dalam air di rumah Anda.

Di bawah ini akan dijelaskan mengenai beberapa jenis penjernih air serta kelebihan dan kekurangannya.

Anda juga bisa mengetahui apa jenis kontaminan, kandungan mineral, dan zat kotor apa saja yang dibersihkan oleh tiap penjernih air.

Dilansir dari Zelect.in, simak deretan jenisnya di bawah ini.

5 Jenis Penjernih Air dan Keunggulannya

1. Penjernih Air RO

Jenis Penjernih Air

Penjernih air RO atau Reverse Osmosis bekerja dengan mengaplikasikan membran semipermeable untuk menjernihkan air.

Jenis penjernih air RO sangat efektif digunakan untuk menjernihkan air yang keras dan berkadar garam tinggi berbagai zat kimia dan larutan padat di dalamnya.

Beberapa partikel yang bisa dibasmi oleh penjernih air RO di antaranya arsenik, florida, timah, klorin, nitrat, dan sulfat.

Kelebihan Penjernih Air RO

  • Mampu membersihkan partikel logam dan larutan padat berbahaya sekaligus dapat membasmi bakteri, virus, dan kuman dalam air.
  • Memperbaiki rasa dan aroma air.
  • Alat ini aman, hemat biaya, dan mudah dirawat.

Kekurangan Penjernih Air RO

  • Membutuhkan aliran listrik yang stabil dan air bertekanan optimal.
  • Menghasilkan banyak limbah air yang terbuang bersama logam dan larutan padat lainnya.

2. Penjernih Air UV

Jenis Penjernih Air

Penjernih air UV atau ultraviolet adalah sebuah teknologi yang telah teruji untuk membasmi penyakit air yang menimbulkan bakteri, virus, dan kista.

Alat ini merupakan alat ramah lingkungan yang tak menggunakan zat kimia apapun selama proses penjernihannya.

Penjernih air UV cocok digunakan untuk pengairan yang berkadar TDS (Total Dissolved Solids) rendah seperti danau dan sungai.

Baca Juga:

7 Pompa Air Aquarium Terbaik Tahun 2019. Cuma 200 Ribuan!

Kelebihan Penjernih Air UV

  • Biaya perawatan ringan.
  • Tingkat kejernihan air tinggi.
  • Konsumsi energi rendah.
  • Tak perlu dibersihkan secara manual.
  • Tidak mengubah rasa air.
  • UV menjaga kandungan esensial dalam air.

Kekurangan Penjernih Air UV

  • Badan kuman tetap berada dalam air yang telah dijernihkan.
  • UV tidak meningkatkan rasa dan warna air.
  • Tak efektif untuk air keruh dan air berlumpur.
  • UV tak menghilangkan zat kimia beracun.

3. Penjernih Air UF

Jenis Penjernih Air

Penjernih air UF (ultra filteration) memanfaatkan serat fiber berrongga yang dibentuk menjadi lapisan material tipis untuk menyaring kotoran dari dalam air.

Ketika air dialirkan melalui serat fiber, larutan, bakteri, dan virus terperangkap dan tertahan di dalamnya sehingga tak terbawa keluar.

Jenis penjernih air ultra filtration cocok untuk tempat dengan tingkat kontaminasi zat kimia yang rendah karena UF tak bisa menghilangkan zat kimia di dalam air.

Kelebihan Penjernih Air UF

  • Bisa dipakai tanpa listrik.
  • Tak menggunakan zat kimia.
  • Dapat menyaring lumpur dari air.
  • Tak meninggalkan bangkai kuman di dalam air jernih.
  • Awet untuk jangka panjang.

Kekurangan Penjernih Air UF

  • Tak cocok untuk air keras (air yang banyak mengandung kapur).
  • Harus sering dibersihkan.

4. Penjernih Air Karbon Aktif

Jenis Penjernih Air

Jenis penjernih air karbon aktif dibuat dengan serat karbon (yang terbuat dari batu bara, batok kelapa, dan kayu) yang dicacah kecil-kecil.

Karbon aktif dapat menghilangkan penyakit air dari pestisida, logam berat, dan zat kimia yang merusak aroma dan rasa air.

Penjernih air karbon aktif bekerja dengan memaanfaatkan proses adsorpsi untuk menjernihkan air.

Kelebihan Penjernih Air Karbon Aktif

  • Menghilangkan penyakit dari pestisida dan zat kimia beracun.
  • Menghilangkan partikel logam berat.
  • Membuat aroma dan rasa air lebih enak.
  • Membantu memperbaiki membran RO.

Kekurangan Penjernih Air Karbon Aktif

  • Tak menghilangkan larutan garam yang menyebabkan air keruh.
  • Tidak membasmi bakteri dan virus.

5. Sediment Filter

Jenis Penjernih Air

Filter sedimen adalah alat pelengkap yang digunakan dengan jenis penjernih air lainnya seperti RO dan UV.

Sedimen merupakan elemen endapan yang berada di dasar air yang berbentuk padat atau semi padat.

Sedimen dapat berupa serpihan karat dari pipa logam, partikel pasir, atau lumpur yang dapat menyebabkan kekeruhan air.

Kelebihan Sediment Filter

  • Menghilangkan kotoran, debu, karat, dan partikel lumpur dalam air.
  • Menghilangkan polutan selama proses penyaringan.
  • Membantu mencegah kerusakan pada alat penjernih air.

Kekurangan Sediment Filter

  • Tidak menghilangkan endapan padat, logam berat, bakteri, dan virus.

Baca Juga:

Penting! 7 Tips Memilih Pompa Air Agar Tak Salah Pilih

Semoga tulisan di atas dapat membantu Anda memilih jenis penjernih air terbaik, Sahabat 99!

Baca juga artikel menarik seputar rumah di Blog 99.co Indonesia.

Pastikan juga untuk mencari segala kebutuhan properti hanya di 99.co/id.

Elmi Rahmatika

Scribo ergo sum. I write, therefore I am.

Related Posts