Berita Berita Properti

Jokowi Bangun Sederet Bandara di Papua, Ada yang Mencapai Angka Rp141 Miliar!

2 menit

Era kepresidenan Jokowi terus meningkatkan pembangunan sejumlah infrastruktur di Indonesia Timur, salah satunya peningkatan kapasitas bandara di Papua.

Pembangunan infrastuktur di Papua ini sebagai langkah antisipasi peningkatan jumlah penumpang, mobilitas, dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Jokowi dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi baru saja meresmikan terminal baru di Bandara Mopah Merauke pada Minggu (3/10).

“Terminal baru ini diharapkan bisa meningkatkan kualitas pelayanan terhadap penumpang. Kita harapkan makin tertata, bersih, dan nyaman agar penumpang terlayani dengan baik di bandara ini,” jelas Jokowi, dalam keterangannya, Senin (4/10), dilansir dari CNBC Indonesia.

Ia berharap bandar tersebut mampu mendorong sentra ekonomi di Kabupaten Merauke dan sekitarnya dengan imbas peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua.

Presiden yang mengemban jabatan dua periode ini juga menjelaskan urgensi pembangunan infrastruktur.

Negara luas seperti Indonesia, apalagi terbagi atas pulau-pulau, tentu membutuhkan konektivitas yang dapat diwujudkan melalui infrastruktur penghubung.

Pembangunan Bandara di Papua

bandara mopah

sumber: merauke.go.id

Dalam tujuh tahun terakhir kepemimpinan Jokowi, ia memang tengah menggalakkan pembangunan dan pengembangan sejumlah infrastruktur penghubung.

Mulai dari bandara, pelabuhan, jalan, hingga tol yang bertujuan untuk memperlancar konektivitas dan program pemerintah.

Sementara itu, Budi Karya pun turut menjelaskan beberapa pembangunan bandara di Papua yang tengah dikembangkan.

“Selain Bandara Mopah, kami tengah membangun dan mengembangkan beberapa bandara antara lain, Bandara Ewer di Asmat, Bandara Mozes Kilangin di Timika, Bandara Siboru di Fak-fak dan Bandara Douw Aturure di Nabire. Diharapkan kehadiran bandara-bandara tersebut akan semakin meningkatkan konektivitas di Papua dan sekitarnya,” ungkap Budi.

Pengembangan terminal penumpang Bandara Mopah dilakukan oleh Kemenhub melalui Ditjen Perhubungan Udara.

Adapun anggaran yang dialokasikan mencapai Rp141 miliar dan merupakan pengembangan tahap pertama yang telah diselesaikan dari rencana total tiga tahap.

Setelah dikembangkan, saat ini Bandara Mopah memiliki luas terminal penumpang 7.200 meter persegi yang mampu melayani hingga 638.850 penumpang per tahun.

Dilihat dari desainnya, gedung terminal penumpang terinspirasi dari bentuk burung kasuari yang merupakan salah satu fauna endemik Papua.

Pun saat ini bandara tersebut memiliki runaway sepanjang 2.500 m x 45 m yang mana sudah mampu didarati pesawat besar seperti Boeing 737-900 dan Airbus A320.

Bandara Mopah menjadi salah satu bandara yang disiapkan pemerintah untuk menyambut Pekan Olahraga Nasional (PON) XX serta Pekan Paralimpiade (PEPARNAS) XVI di Papua.

Selain itu, bandara yang juga disiapkan untuk menyambut PON adalah Bandara Sentani di Jayapura dan Bandara Mozes Kilangin di Timika.

***

Semoga artikel ini bermanfaat ya, Sahabat 99!

Simak informasi menarik lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Sedang mencari rumah dijual di Tanah Abang?

Kunjungi www.99.co/id dan temukan hunian impianmu dari sekarang!


Alya Zulfikar

Jr. Content Writer | Sometimes a poet, mostly a daydreamer; I, too, bleed – I bleed ink!
Follow Me:

Related Posts