Berita

Jual Rumah Online Tak Laku-Laku? Ini Caranya!

29 April 2016
2 menit

Berkat teknologi internet yang semakin maju, aktivitas jual-beli properti pun semakin mudah untuk dilakukan. Tanpa biaya yang mahal, tanpa menguras banyak waktu, mengiklankan properti yang dijual secara viral di internet tentu sangat menguntungkan para penjual.

Namun di balik segala nilai positifnya tersebut, menjual properti khususnya rumah secara online ternyata sulit-sulit gampang. Cukup banyak juga lho rumah yang tak kunjung laku walau sudah diiklankan sekian lama di internet. Apa ya alasan di balik tak lakunya rumah-rumah tersebut? Simak ulasan lengkapnya, berikut ini.

Foto Representatif & Menarik

[iframe src=”https://s3-us-west-2.amazonaws.com/list3d-tours-dev/ID_Other_jjj_Urbanindo/tour/tour.html?startscene=scene_0020_img_7220_1_2_panorama:10.84:2.25:105.00″ width=”100%” height=”400″]

Istilah “dari mata turun ke hati” sangat berlaku dalam jual-beli properti. Sebab, selain harga yang cocok, calon pembeli pasti ingin mengetahui dengan jelas penampakan dari rumah yang ingin ia beli. Maka itu, pastikan bahwa Anda menyertakan foto-foto tampilan rumah yang berkualitas bagus dan jelas. Selain itu, Anda juga wajib untuk memasukkan foto-foto yang representatif menggambarkan kondisi tiap bagian yang menonjol pada rumah yang dijual.

Teknologi foto 360 juga bisa sangat bermanfaat untuk memasarkan rumah yang Anda jual lho. Dengan foto 360, Anda tidak perlu lagi repot-repot mengambil gambar di tiap sisi ruangan. Namun untuk melakukannya dibutuhkan kamera khusus yang harganya cukup mahal. Tapi tenang saja, karena UrbanIndo menyediakan jasa layanan foto 360 tersebut lho.

Teknologi foto 360 ini sudah pernah dilakukan untuk beberapa proyek rumah pada Pameran Urban Virtual Reality Expo di Trans Studio Mall, Maret 2016 lalu. Respon dari masyarakat sangat positif! Mengingat kecanggihannya yang memungkinan orang untuk melihat seluruh pemandangan rumah secara 360◦, baik bagian luar maupun interior dari rumah tersebut. Hal ini juga sangat membantu para developer untuk memperkenalkan rumah garapannya pada konsumen tanpa harus visit ke lokasi rumah.

You Might Also Like