Berita

5 Kebiasaan Buruk dan Berbahaya yang Dapat Merusak Otak

2 Oktober 2019
kebiasaan buruk
2 menit

Jangan terlalu sering melakukan lima kebiasaan buruk ini, bisa-bisa berpengaruh ke otak. Sejumlah ancaman bahkan menunggu, salah satunya kanker otak! Sahabat 99, ketahui lebih dalam lewat artikel yang satu ini…

Sebagai seorang manusia, sehari-hari kita dipenuhi dengan berbagai macam aktivitas.

Beberapa dari aktivitas keseharian dapat berdampak baik bagi masa depan kita.

Namun, tidak sedikit juga yang memiliki efek buruk, terutama untuk kesehatan kita.

Parahnya lagi, beberapa aktivitas tersebut dilakukan tanpa kita sadari!

Dari pada terlanjur merusak kesehatan, terutama kinerja otak kita…

…Yuk, kita pelajari kebiasaan buruk manusia yang sangat berbahaya bila diteruskan terus-menerus!

Kebiasaan Buruk yang Merusak Otak

1. Jarang Minum

70% dari tubuh manusia diisi oleh air.

Air berperan sangat penting bagi fungsi kerja otak dan pergerakkan tubuh kita.

Studi membuktikan bahwa kasus dehidrasi dapat menyebabkan turunnya fungsi kognitif otak manusia.

Orang-orang yang dehidrasi akan sulit mencerna informasi, merasa pusing-pusing, bahkan apabila parah, dapat terjadi kejang-kejang.

Perkumpulan dokter dunia menyarankan kita untuk meminum setidaknya 2 liter air per hari untuk menjaga kesehatan otak dan tubuh.

2. Terlambat Tidur

Sudah tidak mengagetkan lagi bila kurangnya jam tidur dapat merusak kinerja otak.

Ini dikarenakan jumlah istirahat minim mengurangi kerja sel saraf pada otak, membuat kita tidak fokus dan lelah seharian.

kebiasaan buruk

Selain kedua masalah di atas, kurang tidur juga dapat menyebabkan efek psikologis yang amat buruk seperti halusinasi.

Baca Juga:

Kenali 7 Jenis Kasur ini Untuk Tidur yang Lebih Berkualitas!

Beberapa kasus kecelakaan di dunia, terutama mobil dan motor, disebabkan oleh masalah tidur.

Saat kekurangan waktu istirahat, indra dan refleks tubuh menurun, membuat kita susah terjaga.

Waktu ideal untuk tidur adalah 8 jam setiap malamnya.

3. Merokok

Banyak studi yang sudah dilakukan membuktikan betapa buruknya efek asap rokok bagi tubuh kita.

Merokok merusak sel membran otak yang mengatur keseimbangan, kordinasi, dan kerja motorik tubuh.

Zat nikotin yang terkandung dalam rokok juga menipiskan lapisan kulit otak, yang mana memproses bahasa, ingatan, dan presepsi.

Menghentikan kebiasaan buruk ini untuk selamanya dapat mengembalikan fungsi otak sebagaimana adanya, karena walaupun sudah berhenti selama bertahun-tahun…

…jika seorang perokok kembali menghisap nikotin ke dalam paru-parunya, kerusakan yang terjadi pada otak akan semakin parah dibandingkan dengan perokok aktif.

4. Absen Sarapan Pagi

Mungkin kamu sering mendengar istilah breakfast is the most important meal of the day.

Istilah di atas mengagungkan sarapan sebagai makanan terpenting setiap harinya, dan riset membuktikan ternyata kenyataannya memang seperti itu!

Melewatkan sarapan dapat menyebabkan kadar gula rendah yang pada akhirnya akan merusak otak, terutama jika dilakukan secara terus-menerus.

kebiasaan buruk

Tubuh kita membutuhkan lebih dari 20% glukosa untuk berfungsi dengan baik, persenan tersebut dibutuhkan otak untuk membantu sel saraf melepaskan sinyal ke seluruh tubuh.

Kekurangan asupan pada pagi hari dapat menyebabkan pusing kepala sampai kejang-kejang.

Maka dari itu, pastikan kamu mengkonsumsi cukup protein dan makanan dengan kadar glukosa yang cukup seperti nasi, roti, atau ubi setiap paginya, ya!

5. Terlalu Banyak Makan

Penelitian yang digarap oleh University of Minnesota membuktikan bahwa obesitas dapat menyebabkan penyakit otak dementia.

Para peneliti mencurigai kadar nutrisi yang dikonsumsi orang-orang dengan penyakit obesitas tidak memenuhi syarat asupan nutrisi yang dibutuhkan tubuh manusia setiap harinya.

Hal ini dapat menyebabkan beberapa organ yang overheat

…karena bekerja terlalu keras untuk mencerna dan mencari vitamin serta mineral pada makanan yang tidak dibekali dengan nutrisi selain karbohidrat dan lemak.

Pada tahun 2015 saja, jumlah pasies obesitas di dunia sudah mencapai 45 juta orang, jumlah yang sangat signifikan bila dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Baca Juga:

Waspada Bahaya Obesitas Mengancam Lewat 7 Penyakit Mematikan Ini!

Semoga bermanfaat artikelnya ya, Sahabat 99!

Jangan lupa untuk pantau terus informasi penting seputar properti lewat Blog 99.co Indonesia.

Tak lupa, pastikan kamu menemukan properti idaman di www.99.co/id.

You Might Also Like