Rumah, Tips & Trik

5 Kegiatan Anak di Rumah yang Bikin Mereka Tetap Aktif dan Bahagia

22 November 2018
kegiatan anak di rumah
3 menit

Anak-anak yang belum memasuki usia sekolah tentu banyak menghabiskan waktunya di rumah. Adalah tugas orang tua untuk membuat mereka terus aktif dengan cara bermain sambal belajar. Bingung menentukan kegiatan anak di rumah? 99.co punya beberapa inspirasinya, nih!

Tak perlu membelikan mereka barang-barang mahal untuk melatih kecerdasan dan skill dasar mereka.

Menggunakan mainan dan alat-alat sederhana pun mereka bisa bermain dan belajar dengan gembira.

Mari simak ulasan lengkapnya di bawah ini!

#1 Mandi Bola di Dalam Kolam

Kegiatan Anak di Rumah

Tempat mandi bola yang biasanya ada di wahana permainan bisa Anda hadirkan di rumah.

Tentunya tidak dalam ukuran besar ya!

Cukup dengan menyediakan kolam karet, ember, atau area yang cukup besar untuk anak Anda bermain.

Jangan lupa beli bola-bola plastik dengan jumlah cukup banyak.

Tuangkan ke dalam kolam karet dan biarkan anak main dengan anteng di dalamnya.

Bola yang berwarna-warni bisa Anda jadikan media untuk mengajarkan nama warna pada anak.

Di sisi lain, anak yang berada di dalam kolam berbola akan aktif bermain dan mengasah ketangkasan mereka.

Anda dapat mengajak mereka bermain kolam bola ini baik di dalam rumah maupun luar.

Bila cuaca mendukung, ajak anak main di luar dan tambahkan air di dalam kolam tersebut agar ia bisa lebih gembira lagi.

#2 Bermain Balok Susun

Kegiatan Anak di Rumah

Kegiatan anak di rumah lainnya yang tak kalah simpel namun bermanfaat ialah bermain balok susun.

Anda dapat menyediakan balok susun yang terbuat dari kayu atau plastik seperti Atco, Lego, dan lainnya.

Permainan balok seperti ini dapat mengasah kreativitas anak-anak Anda, lho!

Dikutip 99.co dari nakita.grid.id, bermain dengan balok merupakan permainan konstruktif yang mengandalkan pengetahuan buah hati.

Mereka bisa membuat rumah, menara, jembatan, bahkan mobil-mobilan. Adapun manfaat bermain balok susun di rumah antara lain ialah:

  • Mengembangkan imajinasi yang dimilikinya;
  • Berlatih menjaga kesabaran;
  • Mengembangkan rasa percaya diri;
  • Dapat belajar mengenai konsep bentuk, ukuran, keseimbangan, hingga warna.

#3 Kegiatan Anak di Rumah yang Dapat Melatih Sensorik

Kegiatan Anak di Rumah

 Sejak usia dini, kemampuan bahasa, motorik, sensorik, dan sosial anak perlu diasah sejak usia dini.

Banyak kegiatan anak di rumah yang bisa dilakukan untuk mengasah kemampuan tersebut.

Mari bahas salah satunya yaitu, mengasah kemampuan sensorik anak.

Permainan simpel dengan memanfaatkan cat dan bubble wrap adalah salah satu yang bisa dilakukan.

Anda cukup mempersiapkan kedua bahan tersebut ditambah kertas besar sebagai media gambarnya.

Cara bermainnya ialah sebagai berikut:

  1. Potong bubble wrap lalu lilitkan pada kedua kaki anak hingga seluruhnya tertutupi;
  2. Tuangkan cat atau pewarna makanan ke atas wadah besar;
  3. Anak Anda dapat memasukkan kakinya ke dalam pewarna tersebut;
  4. Biarkan anak berjalan di atas kertas besar yang telah dihamparkan.

Gelembung dari bubble wrap dapat merangsang sensorik anak dengan cara yang mengasyikkan.

Saat gelembung tersebut pecah, sensai berbeda pun akan dirasakan oleh anak.

Apalagi warna-warna cat yang menarik dapat membuat anak lebih tertarik untuk melakukannya.

#4 Ikut Menanam Bibit di Halaman Belakang

Kegiatan Anak di Rumah

Kegiatan berkebun yang biasanya Anda lakukan bisa ditularkan kepada anak sejak dini.

Selain memperkenalkan mereka pada berbagai jenis tumbuhan, berkegiatan di kebun pun dapat menyegarkan.

Jangan lupa lengkapi mereka dengan topi agar tidak kepanasan ya!

Beberapa kegiatan yang bisa anak lakukan di kebun ialah membantu Anda mengaduk tanah, menyemai bibit, hingga menyiram tanaman.

Berikan mereka tugas dan percayakan anak untuk melakukannya sendiri.

Dari kegiatan ini, anak juga jadi bisa mengerti keteraturan dalam bekerja. Jangan takut kotor ya!

#5 Kegiatan Anak di Luar Rumah

Kegiatan Anak di Rumah

Menjaga anak dari bahaya adalah keharusan bagi para orang tua, namun di sisi lain banyak anak yang cenderung dilarang keluar rumah atau bermain dengan bebas.

Asalkan waktunya tepat dan bisa diawasi, biarkanlah anak-anak berkegiatan di luar rumah dan bertemu dengan teman sebaya.

Hal ini bisa mengasah kemampuan sosial mereka di antaranya berkomunikasi dengan teman dan belajar mengalah untuk beberapa hal.

Biarkan mereka berlarian, berguling di hamparan rumput, bermain air hujan, dan aktivitas menyenangkan lainnya.

Bermain sepeda, bola, petak umpet, atau permainan tradisional lainnya tentu akan meninggalkan memori indah di dalam benak mereka.

Tentunya, sesuaikan juga jenis permainan dan waktu bermain anak sesuai dengan usia ya!

***

Urbanites, 20 November kerap diperingati sebagai Hari Anak Universal.

Semoga para orang tua di Indonesia bisa memberikan tempat tinggal yang nyaman dan aman untuk buah hati.

Tak hanya itu, semoga mereka pun bisa mendidik dan membahagiakan anak. Semuanya bisa dimulai dari rumah.

Selamat Hari Anak Universal!

You Might Also Like