Berita Ragam

Tahun 2020 Disebut Tahun Tersial karena 7 Kejadian Buruk Ini?

3 menit

Tidak cuma pandemi corona yang semakin menyebar dan tidak kunjung reda, kejadian-kejadian buruk tahun ini membuat 2020 dicap sebagai tahun tersial.

Tahun 2020 belakangan ini dikenal sebagai tahun terburuk sepanjang masa.

Diawali dengan pandemi Covid-19, kehidupan manusia di bumi terhenti sejenak demi melawan dan menanggulangi wabah mematikan.

Hampir seluruh negeri di dunia lumpuh dari segala sektor, menghasilkan krisis ekonomi global yang tidak terhindari.

Namun, virus corona bukanlah satu-satunya alasan mengapa 2020 disebut sebagai tahun tersial.

Rentetan kejadian buruk terus menerus melanda, menguji kesabaran dan empati kita sebagai seorang manusia.

Apa saja yang dimaksud?

Simak berita selengkapnya di bawah ini.

Kejadian Buruk di 2020. Benarkah Tahun Tersial?

1. Kejadian Buruk Kebakaran Hutan di Australia

kebakaran hutan australia

sumber: theguardian.com

Perdana Menteri New South Wales (NSW), Gladys Berejiklian mengumumkan keadaan darurat pada 2 Januari, 2020 setelah kabar kebakaran hutan NSW semakin menyebar.

Kerusakan yang diderita Australia amat parah.

Setidaknya satu juta hewan liar di hutan Australia ditemukan mati, dan puluhan juta lainnya dilarikan ke rumah sakit hewan terdekat.

Kebakaran hutan yang berlangsung selama hampir dua bulan tersebut dicap sebagai fenomena paling mengerikan yang pernah terjadi di Australia.

2. Kejadian Buruk yang Menimpa Kobe Bryant

Kobe Bryant dikenal sebagai seorang atlit bola basket ternama.

Namun tidak hanya itu, ia juga merupakan panutan banyak atlit muda dan penggemar olahraga di dunia.

Selama hidupnya Kobe Bryant pun aktif membantu orang-orang yang membutuhkan.

Baca Juga:

Membanggakan! Arsitek Indonesia Jadi Finalis Kompetisi Desain Rumah Impian untuk Situasi Pandemi

Itulah mengapa kematiannya pada tanggal 26 Januari, 2020 meninggalkan luka yang amat mendalam.

Pemain bola basket Lakers tersebut meninggal karena kecelakaan helikopter bersama putrinya, Gianna Bryant.

3. Jatuhnya Pesawat Boeing di Ukraina

tabrakan pesawat ukraina

sumber: businessinsider.com

Pada 8 Januari, 2020 berita pesawat jatuh di Ukraina menggegerkan dunia.

Pasalnya, pesawat yang jatuh di luar bandara Kyiv tersebut dikabarkan ditembak oleh misil militer Iran.

Kejadian buruk ini menewaskan 176 penumpang pesawat.

Beberapa hari setelah pesawat jatuh, pemerintah Iran mengaku bersalah dan berjanji akan bertanggung jawab sepenuhnya.

Peristiwa ini memancing banyak teori konspirasi yang rata-rata melibatkan militer Amerika Serikat di bawah pimpinan Donald Trump.

4. Penembakan di Mal Thailand

Kejadian buruk di tahun 2020 berikutnya adalah penembakan masal di Nakhon Ratchasima, Thailand.

Seorang mantan tentara nekat pergi ke mal Century The Movie Plaza dan dengan brutal mengosongkan peluru senapan mesinnya.

29 orang meninggal dunia dan 58 orang terluka, termasuk para polisi yang kemudian menembak mati tersangka.

Menurut kabar lokal, tersangka mengidap penyakit depresi karena dipecat secara paksa dan tidak terhormat oleh pemerintah.

5. Mundurnya Senator Bernie Sanders

bernie sanders

Seperti yang kita tahu, Amerika Serikat merupakan negeri adidaya yang menguasi banyak industri di dunia.

Maka dari itu, siapa pun yang memimpin negaranya memiliki “kuasa besar” akan kelancaran banyak hal di dunia.

Mundurnya Bernie Sanders disebut sebagai sebuah bencana karena Bernie dinilai sebagai satu-satunya calon presiden yang mampu memimpin AS menuju masa depan yang lebih cerah.

Visi dan misi Bernie Sanders terlihat masuk akal dan mampu mengatasi masalah-masalah yang timbul dari pemerintahan Trump.

6. Jenderal Qasem Soleimani Ditembak Militer AS

Atas perintah presiden AS, Donald Trump, Jenderal Besar Iran Qasem Soleimani ditembak mati pada 2 Januari, 2020.

Eksekusi Jenderal Soleimani dilakukan menggunakan drone canggih yang dikendalikan dari jarak jauh.

Isu politik ini membesar ketika pemerintah Iran bersumpah akan mengirimkan misil ke AS untuk membalas kematian Qasem.

Tagar #WorldWarIII pun lahir.

Pemerhati politik dunia menilai kematian Qasem akan memperparah hubungan AS dengan negeri-negeri di Timur Tengah dan menjadi titik awal perang besar di dunia.

7. Pembunuhan George Floyd dan Beberapa Orang Kulit Hitam di Amerika oleh Polisi

sumebr: matamatapolitik.com

Kejadian buruk berikutnya baru saja terjadi.

Rasisme merupakan salah satu masalah yang dihadapi kaum minoritas setiap hari di Amerika Serikat.

Belakangan kemarin, beberapa video orang kulit hitam yang dibunuh oleh orang kulit putih di AS menyebar di berbagai media sosial.

Dari banyaknya kasus pembunuhan berbasis rasisme, kasus George Floyd mencuri paling banyak perhatian warga dunia.

George Floyd meninggal setelah dicekik menggunakan lutut oleh seorang polisi karena dituduh memalsukan cek.

Kekerasan polisi ini terekam oleh warga setempat dan viral di media masa.

Kelalaian penegak hukum dan perlakuan tidak adil ini alhasil menghasilkan kericuhan besar di negara bagian Minnesota.

Tiga kantor polisi di Minneapolis, Minnesota dibakar warga setelah mengetahui tersangka pembunuh George Floyd malah dilindungi dan berhasil kabur ke Florida.

Baca Juga:

Kecepatan Internet di Dunia Berhasil Ditemukan. Bisa Download Seribu Video Cuma 1 Detik!

Semoga pembahasannya cukup menginformasi ya, Sahabat 99…

Jangan lupa untuk pantau terus informasi penting seputar properti lewat Berita Properti 99.co Indonesia.

Untuk kamu yang sedang mencari harga sewa apartemen Jakarta Barat dan daerah sekitarnya, langsung saja kunjungi 99.co/id

Samala Mahadi

Content Writer and all things Basquiat connoisseur.

Related Posts