Berita Berita Properti

Tertarik dengan Rumah Tumbuh? Simak Dulu Apa Saja Kelebihan & Kekurangannya!

Advertisement
3 menit

Sahabat 99 tertarik dengan rumah tumbuh? Sebelum membangun rumah dengan cara ini, ada baiknya kamu mengetahui apa saja kelebihan dan kekurangannya sebagai pertimbangan! Simak di sini!

Rumah tumbuh adalah hunian yang pembangunannya dirancang secara bertahap.

Cara pembangunan ini biasanya diterapkan pada lahan yang terbatas dan untuk menyiasati minimnya biaya pembangunan.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat membangun rumah ini, salah satunya ke mana arah rumah nantinya akan dibangun, apakah ke atas atau ke samping?

Jika lahan yang tersedia terbatas, membangun rumah secara vertikal merupakan solusi yang dapat dilakukan.

Selain itu, diperlukan juga perubahan kondisi rumah ke depannya, seperti taman atau teras yang bisa saja berubah letaknya ketika rumah secara bertahap dibangun.

Oleh sebab itu, sebelum buru-buru memutuskan untuk membangun rumah tumbuh, sebaiknya kamu memerhatikan beberapa hal dan apa saja plus minus dari rumah ini.

Simak langsung ulasan lengkapnya di bawah ini!

8 Kekurangan & Kelebihan Rumah Tumbuh

1. Membangun Rumah sesuai Bujet

kredit kepemilikan rumah bni

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya kalau proses pembangunan rumah tumbuh dapat dilakukan bertahap.

Ini berarti kita bisa mengatur biaya pembangunannya sesuai dengan dana yang dimiliki.

2. Menentukan Sendiri Jadwal Pembangunan

Selain dapat mengatur sendiri biaya pembangunan, kita juga dapat menentukan sendiri jadwal pembangunan.

Hal itu tentunya sangat membantu dan memudahkan seseorang yang belum punya dana atau masih mengumpulkan uang untuk pembangunan selanjutnya.

3. Bebas Mendesain Rumah

eksterior bergaya japandi

Sumber: instagram.com/rumahrumahunik

Berbeda dengan perumahan dengan metode KPR yang desainnya sudah ditentukan oleh pengembang, membangun rumah tumbuh dapat bebas didesain sesuka hati.

Rumah ini sangat memungkinkan pemiliknya untuk membangun dan mendesain rumah sesuai dengan keinginan.

4. Melakukan Pengawasan, Perawatan, & Perbaikan Sendiri

rumah tumbuh

Membangun rumah tumbuh akan membuat kita terlibat langsung dalam pengawasan dan pelaksanaan pembangunan dan juga keuangannya.

Dengan demikian, kita dapat membangun rumah dengan kualitas, harga, dan desain rumah yang paling baik sesuai keinginan.

Selain itu, proses pembangunannya yang lebih banyak melibatkan pemilik rumah membuat kita dapat melakukan sendiri perawatan dan perbaikan yang dibutuhkan di kemudian hari.

5. Perlu Ketelitian Lebih saat Membeli Lahan

pengadaan lahan Indonesia

Sumber: pxhere.com

Karena perlu membeli lahan sendiri, kita harus berhati-hati dalam memilih dan membelinya.

Sebelum memutuskan untuk membeli lahan perhatikan dahulu surat-surat penting.

Kamu juga bisa memeriksakannya ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) setempat atau ke Dinas Tata Kota atau Daerah mengenai lahan yang hendak dibeli.

Cari tahu mengenai legalitas dan informasi apakah lahan tersebut dapat dibangun rumah tinggal sesuai keinginan.

6. Membeli Material Bangunan Sendiri

Berbeda dengan perumahan KPR yang ready stock ataupun inden yang materialnya sudah disiapkan oleh pengembang, rumah tumbuh tidak demikian.

Kita perlu meluangkan waktu untuk mencari toko sendiri untuk membeli material bangunan yang dibutuhkan.

Belum lagi kita harus mengunjungi beberapa toko untuk membandingkan harga dan mendapatkan material dengan harga yang terbaik.

Hal ini perlu menjadi pertimbangan karena cukup merepotkan.

7. Perlu Pengawasan

rumah tumbuh

Selain harus membeli sendiri material bangunan, kita juga harus meluangkan waktu setiap hari selama proses pembangunan berlangsung.

Hal tersebut perlu dilakukan agar pembangunan tetap terawasi dan berjalan dengan baik sesuai rencana.

Mengawasi secara langsung memang memberikan keuntungan karena kita dapat mengetahui prosesnya, tetapi hal ini juga merupakan kekurangan jika kamu termasuk orang yang sibuk.

8. Tidak Dilengkapi Fasilitas Umum

Lahan di rumah tumbuh umumnya berada di permukiman biasa dan tidak berada di kompleks perumahan.

Pasalnya, saat ini masih sangat jarang developer yang menawarkan perumahan dengan konsep rumah tumbuh.

Hal ini membuat kita sebagai penghuni rumah ini tidak dapat menikmati fasilitas umum yang biasanya tersedia di kompleks perumahan.

***

Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk Sahabat 99!

Jangan lupa baca artikel terkini lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Sedang mencari perumahan modern seperti di The Accent Bintaro?

Temukan hanya di situs properti 99.co/id.

Nita Hidayati

An enthusiastic content writer who loves Scandinavian design
Follow Me:

Related Posts