Berita

Kenaikan UMP Baru Diumumkan, Indonesia Ternyata Tertinggi di Asean

8 November 2019
kenaikan UMP Indonesia Asean
2 menit

Beberapa waktu sebelumnya, kumpulan buruh melakukan aksi unjuk rasa menolak kenaikan UMP (upah minimum provinsi) sebesar 8,51%, seperti dilansir dari cnbcindonesia.com.

Para buruh menilai bahwa jumlah tersebut tidak sesuai dengan kenaikan kebutuhan sehari-hari yang lebih tinggi.

Apakah benar demikian?

Kenaikan UMP tertinggi di Indonesia sendiri terdapat di Jakarta, yakni sebesar Rp4.276.349.

Sedangkan kenaikan terkecil adalah UMP di Yogyakarta sebesar Rp1.704.608.

Untuk rata-rata keseluruhan kenaikan UMP di Indonesia, besarannya mencapai Rp2.655.542 (US$189) per bulan.

Kenaikan tersebut ternyata tidak memuaskan para kamu buruh karena mereka menuntut kenaikan yang lebih tinggi, yakni sebesar 15%.

kenaikan UMP Indonesia Asean

Selain itu, serikat buruh di berbagai daerah juga disebut mengancam akan melakukan aksi unjuk rasa seperti yang terjadi di Jakarta.

Temuan Tim Riset CNBC Indonesia ternyata menemukan fakta bahwa, meskipun kenaikan sebesar 8,51% persen ini dinilai terlalu tinggi juga bagi pengusaha, kenaikan ini ternyata tertinggi di Asia Tenggara.

Posisi kedua diisi oleh Myanmar dengan kenaikan mencapai 7,46 persen, disusul ole Filipina dengan kenaikan sebanyak 6,69%.

Dari keseluruhan negara Asean, hanya Singapura dan Brunei-lah yang tidak memiliki kebijakan upah minimum.

Baca Juga:

Naik 8,51 Persen, Berikut Daftar UMP Tahun 2020 di 34 Provinsi. Asyik!

Untuk mengetahui laporan lengkapnya, simak informasi di bawah ini.

Kenaikan UMP di Asia Tenggara

kenaikan UMP Indonesia Asean

1. Indonesia

  • Upah minimum: 8,51%
  • Inflasi: 3,5%
  • Spread: 5,11%
  • Rerata: US$189

2. Malaysia

  • Upah minimum: 3,23%
  • Inflasi: 1,1%
  • Spread: 2,13%
  • Rerata: US$286

3. Vietnam

  • Upah minimum: 5,3%
  • Inflasi: 2,24%
  • Spread: 3,06%
  • Rerata: US$151

4. Thailand

  • Upah minimum: 1,6%
  • Inflasi: 0,3%
  • Spread: 1,3%
  • Rerata: US$300

5. Filipina

  • Upah minimum: 6,69%
  • Inflasi: 0,9%
  • Spread: 5,79%
  • Rerata: US$150

6. Kamboja

  • Upah minimum: 4,4%
  • Inflasi: 2,17%
  • Spread: 2,23%
  • Rerata: US$190

7. Myanmar

  • Upah minimum: 7,46%
  • Inflasi: 10,37%
  • Spread: -2,91%
  • Rerata: US$110

8. Laos

  • Upah minimum: 5,14%
  • Inflasi: 3.34%
  • Spread: 1,8%
  • Rerata: US$132

9. Brunei

  • Upah minimum: –
  • Inflasi: %
  • Spread: –
  • Rerata: –

10. Singapura

  • Upah minimum: –
  • Inflasi: %
  • Spread: –
  • Rerata: –

Adapun, tahun lalu Myanmar sebenarnya menaikkan upah minimumnya sebesar 33%.

Namun kenaikan tersebut merupakan yang pertama semenjak tahun 2015 dan belum diubah hingga sekarang.

Dengan kata lain, upah minimum tersebut berlaku 5 tahun.

Bila dirata-rata per tahun, maka kenaikan tersebut hanya setara 7,46%.

Di Laos yang menaikkan upah minimumnya 11% pun ternyata terjadi hal yang serupa.

Kenaikan ini ternyata yang pertama sejak 5 tahun, sehingga jika dirata-rata, kenaikannya hanya setara 5,14% per tahun.

***

Baca Juga:

Inspiratif! Di Tempat Makan Unik Ini, Bayar Bisa Pakai Sampah Plastik

Simak informasi dan berita terbaru lainnya di Blog 99.co Indonesia.

Jangan lupa, lengkapi kebutuhan propertimu hanya di 99.co/id!

You Might Also Like