Berita Berita Properti

Kenapa di Bali Tidak Ada Gedung Tinggi atau Melebihi Pohon Kelapa? Ternyata Ini Alasannya!

2 menit

Meski merupakan destinasi wisata dunia, Bali tidak memiliki gedung pencakar langit, lo. Penasaran kenapa di Bali tidak ada gedung tinggi? Simak ulasannya di artikel ini!

Tidak seperti kota-kota besar di Indonesia, Bali tidak memiliki gedung pencakar langit.

Rupanya, Bali menjadi satu-satunya provinsi yang membatasi bangunan tinggi, yakni maksimal hanya 15 meter atau setara dengan empat lantai.

Bahkan, ada juga yang menyebutkan kalau di Bali tidak boleh ada gedung yang lebih tinggi dari pohon kelapa.

Beberapa referensi menyebutkan, larangan bangunan tinggi di Bali juga berkaitan dengan faktor budaya.

Selain itu, faktor lingkungan juga menjadi salah satu alasannya.

Untuk lebih jelasnya, simak ulasannya di bawah ini!

Kenapa di Bali Tidak Ada Gedung Tinggi?

1. Peraturan Daerah

Alasan pertama kenapa di Bali tidak ada bangunan tinggi adalah karena terdapat larangan dalam Peraturan Daerah (Perda) yang Mengatur Bangunan Tinggi di Bali.

Perda yang mengatur larangan gedung pencarakar langit di Bali tercantum dalam Surat Keputusan (SK) Gubernur Kdh. Tk. 1 Bali, Tanggal 22 November 1971, No 13/Perbang 1614/II/a/1971.

Namun aturan itu kini sudah diperbarui dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 16 Tahun 2009 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Bali.

Dalam aturan terbaru itu disebutkan adanya larangan bangunan yang tingginya lebih dari 15 meter.

2. Membatasi Jumlah Penduduk

penduduk bali

foto: pexels.com/Artem Beliaikin

Dilansir dari sonorabali.com, I Gede Mariana menjelaskan alasan selanjutnya kenapa di Bali tidak ada gedung pencakar langit.

Menurutnya, hal itu sebagai upaya untuk membatasi jumlah penduduk.

Pasalnya Bali memiliki wilayah tak cukup luas.

3. Melestarikan Lingkungan

Alasan berikutnya adalah sebagai upaya melestarikan lingkungan.

Kehadiran bangunan yang tinggi dinilai dapat menyebabkan beban tanah semakin besar.

Belum lagi pengerukan ke dalam tanah yang biasanya juga dilakukan untuk membangun gedung tinggi.

4. Mempertahankan Tradisi

tradisi bali

foto: pexels.com/Jannet Serhan

Ada juga yang menyebutkan jika masyarakat Bali memang ingin mempertahankan tradisi tata ruang yang sudah berlaku turun temurun, sejak zaman nenek moyang mereka.




Penduduk Bali menganggap tidak ada gedung pencakar langit di Bali dapat menjaga kesakralan tempat suci dan menjaga kenyamanan masyarakat.

Pohon kelapa juga tidak boleh melebihi pura tertinggi di Bali, yakni Pura Besakih.

Mengutip jawaban Bayu Aditya di situs id.quora.com mengenai alasan di Bali tidak ada bangunan tinggi, menurutnya itu karena dipengaruhi filosofi warga Hindu.

Pemilihan batas ketinggian 15 meter dengan patokan kepada ketinggian pohon kelapa ini juga sejalan dengan filosofi warga Hindu Bali, Tri Hita Karana, yaitu selaras dengan alam.

Kenapa rumah di Bali tidak boleh lebih tinggi dari pohon kelapa?

Pohon kelapa dipilih sebab sebagai simbol hubungan timbal-balik antara manusia dan alam.

Segala bagian dari bagian dari pohon kelapa, baik daun, batang, buah, seluruhnya sangat bermanfaat bagi manusia.

Apakah di Bali Ada Gedung Tinggi?

kenapa di bali tidak ada gedung tinggi

foto: pexels.com/Stijn Dijkstra

Lantas, apakah Bali memiliki gedung pencakar langit?

Bangunan tertinggi yang terdapat di Bali adalah gedung Grand Inna Bali Beach Hotel yang memiliki ketinggian sepuluh lantai.

Tentunya bangunan ini dibuat sebelum adanya peraturan larangan mengenai ketinggian gedung berlaku.

Bangunan hotel ini dibangun di tahun 1963, diresmikan pada 1 November 1966.

Kala itu bangunan tersebut bernama Hotel Bali Beach.

***

Semoga informasi ini dapat bermanfaat dan  memberikan wawasan yang baru bagi Sahabat 99!

Baca artikel menarik dan terbaru lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Ingin miliki rumah masa depan seperti di Podomoro River View?

Temukan beragam pilihan rumah hanya di situs properti 99.co dan Rumah123.com yang selalu #AdaBuatKamu.




Nita Hidayati

Penulis konten
Follow Me:

Related Posts