Berita Ragam

Kenapa Perjalanan Pulang Terasa Lebih Cepat daripada Pergi? Inilah Alasannya!

2 menit

Ketika bepergian, apakah kamu merasa perjalanan pulang lebih cepat daripada saat pergi? Kira-kira mengapa bisa begitu ya? Yuk, cari tahu jawabannya pada artikel ini!

Melansir dari The Washington Post yang dikutip kompas.com, para ilmuwan telah mengamati fenomena yang dikenal dengan sebutan ‘efek perjalanan kembali’.

Sebuah studi yang diterbitkan jurnal PLOS ONE menunjukkan bahwa efek perjalanan pulang yang lebih cepat memang benar-benar terjadi!

Proses Penelitian

penelitian

Dalam membuktikannya, para peneliti dari Jepang meminta peserta studi untuk duduk di ruangan redup dan menonton film selama 20 menit yang direkam saat juru kamera berjalan di sekitar kota.

Beberapa peserta diminta untuk melaporkan setiap kali mereka mengira tiga menit telah berlangsung.

Peserta tersebut juga harus menonton dua film dan akhirnya diminta untuk menilai mana film yang berdurasi paling lama.

Nah, peserta yang ikut dibagi menjadi 2 kelompok dengan fungsi yang berbeda:

  • Kelompok 1: mengambil perjalanan bolak-balik
  • Kelompok 2: melakukan dua perjalanan satu arah dengan periode yang sama

Melihat Peserta Studi Memandang Waktu dalam Dua Cara

Setelah melakukan observasi, para peneliti dapat melihat bagaimana manusia memandang waktu dalam dua cara, yaitu

  • memandang waktu dengan apa adanya; dan
  • apa yang dipikirkan secara retrospektif setelah dua periode waktu berakhir.

Hasilnya, para peneliti menemukan kedua kelompok melakukan hal yang sama dalam memprediksi bagaimana waktu berlalu selama observasi.

Namun, ketika mereka mengingat kembali percobaan setelahnya, orang-orang yang pulang merasa perjalanan lebih cepat.

Sementara, mereka yang melakukan dua perjalanan satu arah tidak mengalami fenomena tersebut.

Faktor yang Membuat Waktu Terasa Lebih Lama

peneliti

Dari fenomena tersebut, para psikolog memandang efek perjalanan pulang berkaitan dengan memperhatikan waktu itu sendiri.

Ketika seseorang lebih memperhatikan waktu yang berlalu, misalnya saat sedang terlambat dan terus memeriksa jam tangan, waktu sepertinya berjalan lebih lama.

Walau demikian, jika ia terganggu oleh hal yang lebih menarik, waktu akan berlalu lebih cepat.

Artinya, ketika seseorang mencurahkan lebih banyak perhatian pada periode waktu, ia cenderung merasa waktu yang dilalui jadi lebih lama.

Hal tersebut mengarah pada ide bahwa dengan penuh perhatian, seseorang dapat memperlambat persepsi otak terhadap waktu dan membuat hidup tampak lebih lama.

Faktor Pengetahuan Rute Jalan Mempengaruhi

Selain itu, mengetahui rute jalan yang dilalui pun bisa membuat waktu terasa lebih cepat, lo.

Saat pergi, rute belum diketahui. Namun saat pulang, kamu lebih familiar dengan rute perjalanan sehingga membuat waktu terasa lebih cepat.

***

Nah, itulah alasan mengapa perjalanan pulang terasa lebih cepat daripada saat pergi.

Semoga artikel ini bermanfaat untukmu ya, Sahabat 99.

Jangan lupa pantau terus artikel menarik lainnya lewat Berita 99.co Indonesia.

Sedang mencari rumah dijual di Pademangan?

Yuk, cek pilihannya di 99.co/id!

Gadis Saktika

Sempat jadi jurnalis politik dan sekarang menulis konten di 99.co Indonesia. Berpengalaman menjadi fans KPOP hingga grup yang diidolakan semuanya bubar. Who's with me?

Related Posts