Berita

Menguak Sunda Empire dan Kesultanan Selaco, Kerajaan Baru Setelah Agung Sejagat

22 Januari 2020
kerajaan baru
3 menit

Kemunculan Keraton Agung Sejagat membuka tabir berbagai kerajaan baru ke permukaan. Dua di antaranya ialah Sunda Empire dari Bandung dan Kesultanan Selaco di Tasikmalaya. Fiktif atau beneran?

Awal Mula Munculnya Keraton Agung Sejagat

Kemunculan Keraton Agung Sejagat ini mulai dikenal publik, setelah mereka mengadakan acara wilujengan dan kirab budaya.

Kirab ini diketahui berlangsung pada Jumat (10/1/2020) hingga Minggu (12/1/2020) di Purworejo, Jawa Tengah.

Setelah pemerintah mengatakan bahwa Keraton Sultan Agung Sejagat belum terdaftar polisi setempat menangkap Toto dan Fanni di Yogyakarta.

Mereka ini mengaku-ngaku sebagai raja dan ratu dari Keraton Agung Sejagat.

Padahal menurut penyelidikan Kapolda Jawa Tengah, Irjen Rycko Amelza Dahniel, membuktikan bahwa Toto Santoso sebuah tindakan penipuan.

Akhir Kisah Kerator Agung Sejagat

kerajaan baru

Toto menjanjikan kehidupan yang lebih baik hingga terbebas dari malapetaka dan bencana jika mengikutinya.

Selain itu, Toto mewajibkan pengikutnya membayar iuran yang besarnya mencapai puluhan juta rupiah.

Keraton Agung Sejagat yang didirikan sejak tahun 2016 ini ternyata pernah menjadi pemimpin sebuah organisasi bernama Jogjakarta Development Committe (Jogja dec).

Jogjakarta Development Economic Committe (DEC) adalah organisasi yang bergerak di bidang kemasyarakatan dan kemanusiaan.

Dilansir dari TribunJogja pada Jumat, 11 Maret 2016, Totok yang menjabat sebagai Dewan Wali Amanat Panitia Pembangunan Dunia Wilayah Nusantara Jogja DEC pernah menjanjikan dana hingga 200 Dolar Amerika Serikat tiap bulannya.

Dana sebesar ini hanya diperuntukkan untuk setiap anggotanya yang telah memiliki NIK.

Alhasil berkat ulah keduanya, Toto Santoso (42) dan Fanni Aminadia (41) dijerat dengan Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dan Pasal 14 UU Nomor 1 tahun 1946 tentang Penyebaran Berita Bohong.

Mereka pun terancam 10 tahun kurungan penjara.

Selanjutnya Baca di Sini:

Akhir Tragis Keraton Agung Sejagat yang Dianggap Sesat & Penuh Kontroversial

Beberapa waktu lalu, punggawa kerajaan ini pun mengakui bahwa kerajaannya adalah fiktif.

Ia pun meminta maaf atas hal ini.

kerajaan baru

Foto: ANTARA/Immanuel C Senjaya

Dua Kerajaan Baru pun Ikut Terkuak

Selesai dengan kasus Keraton Agung Sejagat, publik kembali dikejutkan dengan kemunculan dua kerajaan baru.

Dua kerajaan baru tersebut yaitu, Sunda Empire dari Bandung dan Kesultanan Selaco.

Kesultanan Selaco

kerajaan baru

Foto: KOMPAS.COM/IRWAN
NUGRAHA

Dilansir dari laman Tribunnews, Kesultanan Selaco tersebut dipimpin oleh warga yang mengaku kerajaan tersebut adalah miliknya.

Kerajaan baru ini berbentuk yayasan dan memiliki kabinet layaknya kerajaan.

Bahkan mengklaim memiliki batas territorial di Tasikmalaya, kecamatan Parung Ponteng.

Kesultanan Selaco didirikan oleh warga asal Parung Ponteng bernama Rohidin (40) sejak 2004.

kerajaan baru

Foto: KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHA

Rohidin mengaku sebagai keturunan ke sembilan Raja Padjadjaran Surawisesa bergelar Sultan Parta Kusumah VIII.

Rohidin pun mengatakan bahwa kesultanan miliknya telah terafiliasi oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Kerajaan Sunda Empire

kerajaan baru

sumber: foto.tempo.co

Kerajaan baru yang satu ini diduga kuat masih berkaitan dengan Keraton Agung Sejagat.

Masih melansir dari laman Tribunnews, Sunda Empire terungkap dari unggahan akun Facebook bernama Renny Khairani Miller.

Dalam foto yang diunggahnya, Reny mengenakan seragam layaknya angkatan militer lengkap dengan baret berwarna biru di kepala.

Di foto itu Renny ia bersama ratusan orang lainnya yang mengenakan seragam serupa sembari membawa spanduk bertuliskan “Sunda Empire – Earth Empire”.

Unggahan ini diketahui di bagikan pada tanggal 9 Juli 2019.

Dalam foto lainnya kerajaan baru ini terlihat sedang berkumpul di sebuah lahan luas kawasan kampus Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) pada 27 Maret 2019.

Pada spanduk tertulis “The First Anniversary World Development Bank Commemorating The 76th Years The Lost Nederlandsch Indie, March 8 1942 – March 8 2017-March 8 2018 Bandung (Atlantic).

Baca Juga:

Megah Bak Istana Kerajaan, Ini 5 Potret Rumah Hary Tanoe Konglomerat Tv

Kemunculan Keraton Jipang di Blora, Jawa Tengah

Di sisi lain, terdengar juga kabar mengenai eksistensi Keraton Jipang di Blora, Jawa Tengah.

Melansir situs berita tagar.id, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan pihaknya masih menelusuri mengenai hal tersebut.

Di sisi lain ia berucap bahwa Keraton Jipang ini punya orientasi untuk melestarikan budaya.

“Itu beda dengan yang di Purworejo (Keraton Agung Sejagat). Kalau di Purworejo itu kan ngeri, kalau tidak dukung disumpahin tidak selamat, dikutuk dan sebagainya. Kalau yang di Blora ini tidak ada ancaman seperti itu,” ungkap Ganjar, Kamis, 16 Januari 2020.

***

Duh, ada-ada saja, ya!

Semoga pemberitaan ini segera ditanggapi oleh pemerintah, ya.

Temukan informasi-informasi menarik lainnya seputar properti di Blog 99 Indonesia.

Atau kamu lagi mencari properti terbaru? Temukan yang cari di situs 99.co/id.

You Might Also Like