Berita Berita Properti

10 Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Memilih Warna Interior Apartemen. Jangan Ikut-Ikutan, ya!

3 menit

Pemilihan warna pada desain interior apartemen merupakan hal krusial yang harus dipertimbangkan dengan matang untuk menghindari kesalahan.

Kombinasi warna yang tepat dapat menciptakan atmosfer yang nyaman sesuai dengan harapan.

Namun, kerap kali pemilihan warna dianggap sepele. Padahal hal ini dapat berdampak pada menurunnya tingkat kenyamanan.

Oleh karena itu, untuk menciptakan apartemen yang nyaman, jangan melakukan kesalahan yang banyak dilakukan orang lain dalam memilih warna.

Dirangkum dari brightside.me, berikut kesalahan yang sering terjadi dalam pemilihan warna interior apartemen!

Kesalahan Memilih Warna Interior Apartemen

1. Warna Serba Putih

cat warna putih

Menerapkan warna putih pada interior apartemen memang menarik, tapi jangan dilakukan secara berlebihan.

Ruangan apartemen yang sepenuhnya menggunakan warna putih tanpa kombinasi warna lainnya akan terlihat membosankan.

Apabila terlalu berlebihan menggunakan warna putih, apartemenmu bisa-bisa terlihat seperti interior rumah sakit yang terkesan dingin dan mungkin sedikit menyeramkan bagi beberapa orang.

2. Zonasi Warna yang Tidak Tepat

kombinasi warna cat apartemen

Beberapa tipe unit apartemen menggunakan konsep open plan atau tanpa sekat yang menyatukan beberapa fungsi ruangan menjadi satu.

Untuk membedakan fungsi ruangan tersebut, umumnya menerapkan zonasi warna dengan menggunakan warna yang berbeda pada setiap ruangan.

Namun, hal ini kembali pada preferensi masing-masing, sebab tidak semua orang menyukai penerapan zonasi warna.

Tapi jika menerapkan zonasi warna, pastikan kamu menggunakan warna yang sesuai dan serasi.

3. Terlalu Mengejar Tren

tren interior

Ketika mengejar tren interior, terkadang banyak orang yang justru melanggar peraturan dasar dalam desain interior.

Misalnya, kurangnya sentuhan warna kontras pada ruangan berwarna beige atau krem.

Ruangan berwarna krem tanpa kontras akan membuatmu hidup seperti berada dalam sebuah kotak.

4. Tidak Memperhatikan Pencahayaan

pencahayaan apartemen

Banyak orang yang mengesampingkan pencahayaan dan lebih mengutamakan pemilihan warna ruangan.

Padahal, cahaya akan berdampak pada kesan yang dipancarkan dari warna ruangan yang dipilih.

Pencahayaan ini tidak hanya menyangkut lampu ruangan, tapi juga pencahayaan alami.

Jika diperhatikan, warna-warna tertentu akan menampilkan kesan yang berbeda saat pagi hingga malam hari.

5. Mengesampingkan Pemilihan Lantai

lantai apartemen

Sama halnya dengan pencahayaan, kebanyakan orang lebih mengutamakan pemilihan warna dinding sebelum memilih jenis lantai.

Seharusnya, dua hal tersebut dipikirkan secara bersamaan untuk mendapatkan kombinasi yang serasi.

Peran lantai sangat penting dalam desain interior apartemen, pasalnya lantai berpengaruh pada kesan dan atmosfer yang diciptakan.

6. Distribusi Warna yang Tidak Tepat

warna cat kamar

Saat kamu ingin mengkombinasikan beberapa warna, jangan menggunakan perbandingan dengan proporsi yang sama.

Tentukan satu warna yang menjadi prioritas dengan proporsi yang lebih banyak.

Setelah itu, warna lainnya digunakan sebagai aksen atau pelengkap warna utama.

7. Kombinasi Warna yang Tidak Tepat

kombinasi warna cat apartemen

Selain proporsi, kamu juga harus memperhatikan pemilihan warna yang dikombinasikan.

Memilih kombinasi sangatlah mudah, cukup pilih warna yang saling melengkapi satu sama lain dan bukan warna yang saling berlawanan.

Namun, beda halnya jika kamu memang ingin memberikan sentuhan warna kontras.

8. Kombinasi Warna Kontras yang Tidak Tepat

warna cat kontras

Bermain dengan warna kontras memiliki dua kemungkinan, yakni menghasilkan kombinasi warna yang bergaya atau justru kombinasi yang kacau.

Bukan hanya warnanya saja yang kacau, tapi hal tersebut dapat membuatmu merasa tidak nyaman.

Oleh karena itu, pertimbangkan baik-baik ketika kamu ingin menerapkan warna yang kontras.

9. Menerapkan Warna Monokrom Sepenuhnya

cat rumah warna ungu

Konsep monokrom memiliki kesannya tersendiri, tapi sebaiknya dihindari untuk desain interior apartemen.

Jika tetap ingin menerapkan konsep monokrom, sertakan aksen tambahan berupa hiasan dinding atau warna yang cerah untuk memberikan kesan yang lebih menarik.

10. Menerapkan Warna yang Terlalu Cerah

warna interior cerah

Sangat tidak direkomendasikan menggunakan warna yang terlalu cerah, baik itu pada apartemen atau jenis hunian yang lainnya.

Warna tersebut memang bisa memancarkan kesan riang, tapi sebaliknya justru sangat mengganggu pandangan.

***

Semoga artikel ini bermanfaat ya, Sahabat 99!

Simak informasi menarik lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Sedang mencari hunian di Apartemen Salemba Residence?

Kunjungi www.99.co/id dan temukan hunian impianmu dari sekarang!

**Sumber Foto: Brightside.me

Alya Zulfikar

Jr. Content Writer | Sometimes a poet, mostly a daydreamer; I, too, bleed – I bleed ink!
Follow Me:

Related Posts