Tips & Trik

9 Tips Membuat Ketupat Lebaran Tak Cepat Basi & Berlendir. Ampuh!

3 menit

Ketupat lebaran yang disimpan di rumah dalam jangka waktu yang lama dapat berlendir dan berbau. Ingin tau tips mencegahnya? Baca disini!

Hari Raya Idul Fitri di Indonesia tidak dirayakan dalam jangka waktu sehari saja.

Terkadang hari besar ini bisa peringati dalam jangka satu minggu, tergantung seberapa banyak kerabat yang akan bertamu di rumah.

Nah, selama masa ini, tentu saja kita akan menjamu tamu kita bagaikan raja!

Menyuguhkan sajian-sajian dan kue-kue Lebaran yang sudah kita siapkan adalah salah satunya.

Akan tetapi, seiring berjalannya hari, makanan dan kue lebaran tentu saja bisa basi, terutama ketupat.

Ketupat yang basi akan mengeluarkan lendir dan bebauan tidak sedap.

Tapi, jangan khawatir! Kamu punya cara mencegahnya!

Ikuti beberapa tips menjaga ketahanan ketupat lebaran agar terus enak dan tidak cepat basi di bawah ini!

9 Tips Menjaga Ketupat Lebaran Agar Cepat Tidak Basi

1. Hindari Membuat Ketupat Jauh Hari

ketupat lebaran

Ketahanan nasi yang dibungkus di dalam daun janur kelapa tidak akan berlangsung lama, itu lah mengapa sangat disarankan untuk tidak membuatnya dari jauh hari.

Ketupat akan disajikan pada hari lebaran dan seterusnya, dan tentunya tidak akan langsung habis dalam satu kali sajian.

Buatlah maksimal dua hari sebelum, dengan begitu, ketahanannya akan lebih lama selama masa liburan Lebaran berlangsung.

2. Buat Sesuai Kebutuhan

Hitung berapa banyak ketupat yang kamu butuhkan dan masak sesuai jumlah tersebut.

Ketupat yang dimasak terlalu banyak akan tersisa, sisa-sisanya ini tidak akan termakan, dan tergeletak di meja makan.

Selain akan mubazir, ketupat-ketupat ini lama kelamaan akan menguning dan berlendir, mengeluarkan bau tidak sedap yang menyebar ke seluruh ruangan.

Baca Juga:

Tanpa Ribet! 5 Tips Packing Muding Lebaran yang Efisien

3. Pastikan Ketupat Benar-Benar Matang

ketupat lebaran

Agar isi ketupat tidak cepat basi dan berlendir, pastikan kamu sudah memasaknya sampai benar-benar matang.

Ketupat lebaran yang tingkat kematangannya maksimal dimasak selama 4 sampai 5 jam.

Kalau bisa, masak ketupat menggunakan panci besar agar semua bagiannya terendam dan matang secara merata.

4. Rendam Ketupat Pakai Air Dingin

Setelah keadaan ketupat sudah matang, langsung angkat dari panci dan rendam di air dingin yang sudah dipenuhi es.

Rendam di dalam ember berukuran medium agar semua bagian ketupat terendam oleh air.

Trik ini akan membuat suhu ketupat langsung dingin dan mencegahnya berair akibat uap panas yang dihasilkan nasi yang baru matang.

5. Gantung dan Tiriskan Ketupat Setelah Dimasak

ketupat lebaran

Air bekas godokan yang tersisa di dalam daun janur kelapa adalah faktor utama cepatnya ketupat berlendir, yang akhirnya akan menyebabkan basi.

Maka dari itu, setelah selesai dicelupkan ke dalam air dingin, angkat dan tiriskan ketupat sampai airnya hilang.

Kamu bisa menggantung ketupat atau menyimpannya pada panci yang atasnya diberikan saringan minyak.

6. Simpan Ketupat di Dalam Kulkas

Seperti yang kita ketahui, suhu dingin yang cukup tinggi dapat memperpanjang ketahanan makanan, begitu juga dengan ketupat lebaran.

Setelah ketupat kering, masukkan ke dalam plastik dan kosongkan udara di dalamnya sebelum disimpan di dalam kulkas.

Pastikan tidak ada lubang pada plastik agar ketupat tidak lembab dan berbau amis.

7. Hindari Tempat Lembap

ketupat lebaran

Apabila kamu tidak memiliki kulkas di rumah, trik membuat ketupat tahan lebih lama adalah dengan menyimpannya di tempat yang tidak lembab.

Tidak hanya untuk mencegahnya berlendir dan basi lebih cepat, tetapi juga untuk menghindari tumbuhnya bakteri-bakteri jahat pada daun kelapa yang akan menempel pada nasi.

Simpan di tempat yang terbuka dengan suhu ruangan yang tepat, niscaya ketupat lebaran milikmu pun akan lebih tahan lama!

8. Kukus Ketupat Dua Kali

Masa ketahanan ketupat biasanya mencapai 3 sampai 4 hari saja, namun ketupat yang baik dapat bertahan sampai seminggu!

Caranya adalah dengan mengukus kembali ketupat yang sudah jadi pada hari ketiga agar dapat dikonsumsi lagi keesokan harinya.

Asal tidak berlendir, ketupat masih bisa kamu hangatkan terus menerus.

9. Sajikan dengan Rapi dan Sesuai Kebutuhan

ketupat lebaran

Pastikan kamu tidak membuka ketupat secara acak agar tidak akan menyisakan beberapa bagian terbuka yang terpapar udara.

Ambil ketupat, potong seperlunya, dan tutup rapat-rapat setelah selesai menyajikan.

Pakai sisa ketupat sebelumnya untuk hidangan selanjutnya agar tidak ada yang terbuang.

Baca Juga:

Membuat Bunga Segar Tahan Lama Hingga Lebaran Usai, Ini Rahasianya

Semoga bermanfaat artikelnya ya, Sahabat 99!

Jangan lupa untuk pantau terus informasi penting seputar properti lewat Blog 99.co Indonesia.

Tak lupa, pastikan kamu menemukan properti idaman di www.99.co/id.

 

Samala Mahadi

Content Writer and all things Basquiat connoisseur.

Related Posts