Berita Berita Properti

5 Keunikan Rumah Adat Tambi dari Sulawesi Tengah. Beda dari yang Lain!

2 menit

Setelah sebelumnya 99.co Indonesia telah membahas rumah adat Papua, kali ini kami akan membahas keunikan rumah Adat Tambi.

Rumah adat Tambi adalah rumah tradisional dari provinsi Sulawesi Tengah.

Rumah yang dibuat oleh suku Kaili dan suku Lore ini memiliki keunikan yang membuatnya beda dari rumah adat lainya!

Keunikan dari rumah tradisional Tambi yang berasal dari Sulawesi Tengah ini berasal dari bentuk atapnya, ukiran, dan juga jumlah anak tangga.

Berbentuk, segitiga rumah ini memiliki filosofi dua relasi antara garis horizontal dan vertikal.

Garis horizontal menjadi alas atau dasar dari segitiga yang melambangkan hubungan antara sesama manusia.

Sementara garis vertikal yang merupakan kaki segitiga melambangkan hubungan manusia dengan sang pencipta.

Biasanya akan dipasang tanduk kerbau atau kepala kerbau di bagian atap rumah atau di ruangan utama yang disebut pebaula.

Terdapat juga ukiran dengan corak yang beragam seperti kerbau, ayam, dan babi yang melambangkan kesejahteraan dan kesuburan.

Syarat utama untuk membuat rumah adat Tambi adalah rumah menghadap ke arah utara-selatan, dan tidak boleh membelakangi posisi matahari ketika terbit dan terbenam.

Selain keunikan di atas, yuk kita simak satu persatu keunikan lainnya!

Baca juga:

Filosofi Rumah Bolon, Rumah Adat Suku Batak di Sumatera Utara

5 Keunikan Rumah Adat Tambi dari Sulawesi Tengah

  1. Rumah untuk Masyarakat Umum

keunikan rumah adat tambi

sumber: pewartanusantara.com

Biasanya rumah adat akan dibedakan antara masyarakat umum dan bangsawan.

Rumah adat Tambi ini merupakan rumah yang dihuni oleh masyarakat umum suku Kaili dan suku Lore.

Dengan kata lain, keberadaan rumah adat Tambi bukanlah untuk para bangsawan.

  1. Rumah Panggung

Rumah tradisional Tambi berbentuk rumah panggung, penghuni rumah ini akan tinggal di bagian atap rumah.

Atap dari rumah Tambi berbentuk prisma yang membuat bentuk rumah Tambi menjadi semakin unik karena terlihat lebih tinggi.

Pondasi rumah berbentuk persegi panjang yang besar dan menggunakan batu alam.

Di rumah ini juga terdapat sembilan buah penyangga yang ditempelkan satu dengan yang lainnya memakai pasak balok kayu.

  1. Ukuran Rumah yang Kecil

keunikan rumah adat tambi

sumber: nasabamedia.com

Karena digunakan oleh masyarakat umum, ukuran dari rumah Tambi cukup kecil.

Hal tersebut karena masyarakat hanya memakai rumah Tambi sebagai tempat tinggal saja.

Di dalam rumah hanya terdapat satu ruangan saja yang disebut ruang utama.

Ruang utama berfungsi sebagai tempat memasak, tidur, menerima tamu, dan banyak hal lainnya.

Rumah memiliki ukuran rata-rata 7×5 meter.

  1. Beratapkan Ijuk

Masyarakat memakai ijuk atau daun rumbia sebagai atap rumah.

Selain mudah untuk didapatkan, atap dari ijuk dan daun rumbia juga berfungsi untuk mendinginkan rumah.

Dampak dari atap ijuk atau daun rumbia adalah udara dingin yang akan terasa dari dalam rumah.

Baca juga:

Mengenal Rumah Adat Dayak di Kalimantan Tengah | Ada Mitos Hantu Kepala Terbang!

  1. Jumlah Anak Tangga Ganjil-Genap

sumber: kebudayaan.kemdikbud.go.id

Ada alasan mengapa anak tangga yang berada di rumah adat Tambi dapat berbilangan ganjil atau genap.

Hal itu dibuat untuk membedakan siapa pemilik rumah Tambi tersebut.

Untuk tetua adat, jumlah anak tangga di rumah Tambi akan berjumlah genap.

Sedangkan untuk masyarakat biasa, jumlah anak rumah tangga di rumah tradisional Tambi akan berjumlah ganjil.

***

Itulah keunikan rumah adat Tambi yang harus kamu ketahui.

Semoga informasi di atas bermanfaat ya, Sahabat 99!

Nantikan artikel menarik lainnya di Berita Properti 99.co Indonesia.

Pastikan untuk mencari hunian impianmu lewat 99.co/id!

Shafira Chairunnisa

Jr. Content Writer for 99.co
Follow Me:

Related Posts