Rumah Tips & Trik

8 Tips Terbaik Mengenalkan Kewajiban Anak di Rumah | Dilengkapi Contohnya sesuai Usia

3 menit

Kewajiban anak di rumah merupakan hal yang perlu dikenalkan sejak dini. Mau tahu bagaimana cara memperkenalkannya pada anak-anak? Simak tips dan contohnya di artikel ini, ya!

Meski masih kecil, anak-anak memiliki kewajiban yang harus dilakukan saat berada di sekolah dan di rumah.

Orang tua juga harus mulai memperkenalkan hal-hal yang perlu anak-anak lakukan sejak kecil, sehingga mereka dapat mengerti arti tanggung jawab sebagai anak.

Dengan memenuhi hak anak dan menanamkan kewajiban pada anak, hal tersebut dapat membuat mereka merasa dibutuhkan.

Anak-anak pun akan merasa senang, karena mereka turut diajak berkontribusi dalam hal-hal penting di dalam keluarga.

Lantas seperti apa cara untuk memperkenalkan kewajiban kepada anak?

Untuk membantu para orang tua, simak tips memperkenalkan kewajiban pada anak berikut ini ya!

8 Tips Mengenalkan Kewajiban Anak di Rumah

1. Kenalkan Kewajiban Anak di Rumah Sejak Dini

anak makan lahap

Banyak orang tua yang merasa khawatir anaknya terlalu kecil atau belum cukup umur untuk melaksanakan kewajibannya.

Namun, cobalah untuk memperkenalkan hal-hal dan kebiasaan kecil yang bisa anak lakukan.

Sebagai contoh, anak bisa diberikan kewajiban untuk membersihkan kembali meja setelah makan.

Jangan lupa berikan tugas yang disesuaikan dengan usia anak, ya!

2. Beri Panduan dan Pantauan

Jangan meninggalkan anak-anak saat mereka baru mulai melakukan kewajibannya.

Berikan panduan yang jelas dan pantau kewajiban anak di rumah.

Sebisa mungkin, jangan tinggalkan anak saat melakukan kewajibannya sampai ia benar-benar mandiri dan sudah terbiasa melakukannya sendiri dengan baik dan benar.

3. Berikan Tugas dengan Spesifik dan Jelas

Berikanlah tugas kepada anak secara terperinci dan jelas.

Misalnya, jika orang tua meminta anak untuk membersihkan kamar, beri juga instruksi yang spesifik.

Berikan penjelasan apa saja yang harus dilakukan anak saat membersihkan kamar, misalnya melipat baju dan menyimpannya ke lemari, merapikan buku di rak, dan lainnya.

4. Berikan Contoh yang Baik

Anak akan melihat dan meniru perilaku orang tua, oleh sebab itu berikanlah contoh yang baik kepada anak.

Jelaskan pada anak kalau orang tua juga memiliki kewajiban dan bertanggung jawab untuk melaksanakannya.

Tunjukkan kepada anak kalau kewajiban merupakan hal yang harus dilakukan.

Kemudian, bantu mereka saat memulai kewajibannya hingga mereka benar-benar dapat melakukannya sendiri.

5. Konsisten dan Tegas pada Kewajiban Anak di Rumah

Usahakan untuk bersikap konsisten dan tegas pada kewajiban anak.

Hal ini perlu dilakukan agar anak bersemangat dalam melakukan kewajibannya.

Orang tua juga harus sabar dan konsisten saat mengingatkan si kecil mengenai tugasnya di rumah.

6. Jangan Terpaku pada Waktu

hak anak di rumah

Berbeda dengan orang dewasa, anak-anak tidak selalu dapat menyelesaikan tugasnya dengan cepat.

Oleh sebab itu, orang tua disarankan untuk tidak terlalu terpaku pada tenggat waktu atau deadline.

7. Gunakan Konsep “Kapan dan Kemudian”

Ada konsep yang dianggap lebih sesuai untuk memperkenalkan kewajiban anak di rumah, yakni konsep “kapan dan kemudian”.

Sebagai contoh, setelah membersihkan kamar (kapan), anak boleh menonton televisi atau bermain game edukasi anak (kemudian).

Konsep ini dapat membuat anak termotivasi untuk melakukan kewajibannya di rumah.

8. Berikan Pujian setelah Kewajiban Anak di Rumah Selesai

Berikanlah semangat saat anak sedang melakukan tugasnya.

Setelah kewajiban selesai dilaksanakan, jangan lupa untuk memberikan ucapan terima kasih dan pujian.

Semangat dan pujian dapat membangun rasa percaya diri dan semangat si kecil.

Anak pun akan mulai membiasakan diri untuk melakukan kewajibannya tanpa merasa terbebani.

Contoh Kewajiban Anak di Rumah sesuai Usia

Berikut ini adalah rekomendasi daftar kewajiban anak di rumah yang disesuaikan dengan usianya.

2-3 tahun

  • Merapikan mainan yang berserakan di lantai
  • Membersihkan sisa-sisa makanan yang terjatuh
  • Menyikat gigi, mencuci tangan, dan menyisir rambut sendiri
  • Menyimpan kembali buku di raknya

4 tahun

  • Mengikuti jadwal untuk memberi makan hewan peliharaan
  • Membantu orang tua merapikan kasur
  • Mengoleskan mentega di roti
  • Mempersiapkan piring untuk makan malam keluarga
  • Membantu orang tua belanja bulanan

5-6 tahun

  • Membuat sarapan sederhana sendiri (sandwich)
  • Membersihkan piring setelah makan
  • Menuangkan minum sendiri
  • Merapikan kamar
  • Memilih pakaian dan memakainya tanpa bantuan
  • Membersihkan kaca dan jendela rumah
  • Mengangkat telepon

6-7 tahun

  • Menyapu lantai
  • Membersihkan meja
  • Mempersiapkan makan siangnya sendiri
  • Menjaga kebersihan kamar

8-9 tahun

  • Mempersiapkan makan malam
  • Membersihkan meja setelah makan
  • Meletakkan baju-baju kotor sendiri di tempat cuci
  • Mempersiapkan sarapannya sendiri
  • Mengupas sayur-sayuran
  • Mengepel lantai
  • Bawa hewan peliharaan jalan-jalan

10 tahun

  • Melipat baju
  • Membersihkan jendela
  • Memasak makanannya sendiri, dengan pantauan orang tua
  • Menyetrika baju
  • Mencuci pakaian
  • Membantu menjaga adik, dengan pantauan orang di rumah
  • Membersihkan dapur
  • Mengganti seprai kasurnya

***

Selamat mencoba, semoga informasi ini bermanfaat ya!

Jangan lupa baca artikel menarik lainnya di Berita Properti 99.co Indonesia.

Sedang mencari perumahan impian seperti di U House Bintaro?

Pastikan hanya mencari di situs properti 99.co/id.

***NIT/IQB

Nita Hidayati

An enthusiastic content writer who loves Scandinavian design
Follow Me:

Related Posts