Berita

Berhenti Bekerja, Wanita Ini Buat Bangunan Bambu Nyentrik di Bali

2 November 2019
3 menit

Berhenti bekerja, pindah ke Bali, perempuan ini malah membangun sebuah bangunan bambu besar yang amat nyentrik. Wow, niat banget!

Keluar dari zona nyaman dan berani berekplorasi di tempat asing, bukanlah suatu hal yang mudah dilakukan.

Bukan begitu, Sahabat 99?

Namun, hal itu ternyata tidak berlaku bagi Elora Hardy.

Berhenti bekerja, wanita asal New York, Amerika Serikat yang pindah ke Bali untuk berkarya sebagai desainer bangunan dari bahan ramah lingkungan, yaitu bambu.

Elora, Berhenti Bekerja dan Bentuk Ibuku

Pindah ke Bali, Elora dan rekan-rekan serta warga setempat yang tergabung dalam Ibuku.

Ibuku merupakan sebuah perusahaan jasa desain.

Mereka telah merevolusi tumbuhan bambu menjadi karya bangunan yang tidak hanya nyentrik, namun juga tahan lama.

Bukan hal yang mudah bagi Elora dan tim dalam menciptakan bangunan ramah lingkungan tersebut.

Kerja keras dan buah dari hasil riset mereka berbuah manis.

Buktinya saja, mereka telah berhasil membangun beberapa bangunan berbahan bambu yang masih kokoh hingga sekarang.

Berbicara soal bahan baku, bambu-bambu yang digunakan Elora dan Tim Ibuku sendiri dipanen dari daerah lembah sungai dan peggunungan di Jawa dan Bali.

Tidak asal, mereka memotong bambu yang benar-benar siap panen dan berkualitas baik, lalu kembali melakukan penanaman di area yang telah dipanen.

Elora dan Tim Ibuku jelas membutuhkan jumlah bambu yang tak sedikit karena ini merupakan bahan baku utama.

Namun, mereka tetap konsisten dengan visi ramah lingkungan, maka itu mereka menerapkan sistem tanam kembali tersebut.

Di balik segala nilai plusnya, ternyata bambu memiliki waktu pakai yang singkat.

Akan tetapi berkat metode dan inovasi Tim Ibuku, material bambu yang digunakan pun dapat berumur sangat panjang.

Tim Ibuku menggunakan senyawa Boron, garam alami yang dapat melindungi bambu dari gigitan serangga.

Proyek Bangunan Bambu yang Telah Dibuat Ibuku

Hingga masa ini, sudah banyak proyek bangunan yang didesain oleh Elora serta Tim Ibuku.

Beberapa proyek tersebut antara lain ialah:

  • Komplek perumahan privat Green Village
  • Bambu Indah boutique hotel
  • Vila pribadi Sharma Spring hingga bangunan sekolah alam Green School.

Uniknya, Elora dan tim mendesain proyek-proyek bangunan tersebut dengan mengusung semangat design on the land, for the land.

Mereka tidak menggunakan blueprint sebagai acuan pembangunan.

Alih-alih, mereka menggunakan model struktur yang juga dibuat dari bilah bambu yang sebelumnya telah didesain secara canggih oleh para insinyur Ibuku.

Tidak sampai di situ, para arsitek dan insinyurnya harus memastikan bahwa model tersebut dapat menghasilkan bangunan yang berumur panjang.

Kebanyakan, karya arsitektur tersebut ditujukan untuk konsumen asing yang tinggal menetap di Bali.

Walau begitu, Elora tetap memercayakan bangunan-bangunan berkualitas internasional tersebut pada arsitek dan pengrajin Indonesia dan lokal Bali.

Elora mengaku sangat percaya dan bangga karena bekerja sama dengan orang yang benar-benar berasal dari pribumi.

Selain mendesain karya arsitektur, Elora dan Tim Ibuku juga merancang serta memproduksi tiap furnitur yang menjadi pelengkap interior bangunannya.

Pengrajin yang bekerja sama dengan Tim Ibuku memadankan skill tradisional dengan teknik modern dalam pembuatan perabot rumah dari bambu.

Beberapa produk bambu lainnya yang telah mereka buat adalah keranjang, tempat tidur, kursi dan meja, kitchen sets, juga tangga.

***

Wah!

ternyata bahan lokal jika tersentuh insan dengan kreativitas tinggi, bisa disulap menjadi sesuatu yang bernilai ya, Sahabat 99.

Sangat menginspirasi bukan?

Semoga informasi yang kami sajikan dapat berguna bagi Anda.

Terus kunjungi blog 99.co Indonesia untuk mendapatkan informasi terkini soal properti tips menarik lainnya.

You Might Also Like