Berita

5 Kisah Nyata Aksi Balas Dendam Paling Kejam. Sampai Potong Alat Kelamin Segala!

10 Desember 2019
kisah nyata
3 menit

Kamu merasa tingkah teman-temanmu itu kejam? Tunggu sampai kamu mendengar kisah nyata aksi balas dendam sosok ternama dunia di bawah ini. Bikin melongo!

Aksi balas dendam bukanlah sebuah hal yang baru.

Menurut sebuah studi, beberapa tragedi legendaris dalam sejarah dunia bahkan berawal dari aksi balas dendam.

Ambil saja Tragedi Troy sebagai contoh.

Karena dianggap mencuri seorang wanita cantik bernama Helen, perang besar yang dikenang sebagai Perang Trojan pun terjadi.

Semuanya hanya untuk membalaskan rasa sakit hati seorang raja yang ditinggalkan oleh Helen.

Nah, cerita di atas bukanlah satu-satunya kisah nyata aksi balas dendam terkejam dan terbesar di dunia.

Yuk, kita simak satu-satu ceritanya di bawah ini!

Kisah Nyata Aksi Balas Dendam Terkejam Sedunia

1. Aksi Pembantaian Rakyat hanya Karena Pindah Agama

Pada zaman dahulu kala, saat kerajaan Perancis sedang dalam masa jayanya, Chaterine de’ Medici memerintahkan anaknya, Raja Charles IX untuk memberantai pasukan Huguenots.

Motif dibalik pembunuhan membabi buta tersebut sungguh sederhana.

Chaterine de’ Medici dikabarkan sangat gusar ketika mendengar pasukan Huguenots berpindah agama ke Kristen Protesta, dan tidak lagi tunduk pada ajaran Katolik Romawi.

Pasukan Raja Charles IX membunuh sekitar 5,000 orang, termasuk wanita dan anak kecil hanya karena sang ibu menyimpan dendam pada para pasukan yang pindah agama.

Sepele banget, ya.

2. Meracuni 400 Nazi

Kisah nyata aksi balas dendam satu ini, sih, namanya karma.

Setelah membunuh jutaan kaum Yahudi dengan cara genosida…

Adolf Hitler berpikir semua orang akan tunduk padanya dan berpindah kubu menjadi sekutu perang.

Namun ia salah.

kisah nyata

Baca Juga:

7 Cerita Kisah Nyata Kehamilan Teraneh | Ada Pria Melahirkan!

Sebuah perkumpulan bernama Nakam yang digawangi oleh Abba Kovner berniat membalaskan dendam saudara-saudarinya dengan cara memburu pasukan Nazi.

Pasukan Nakam meracuni pasokan makanan yang kemudian dikirim untuk para tentara Nazi saat Perang Dunia II.

Hasilnya, ribuan sakit parah dan sekitar 400 tentara keji meninggal dunia.

3. Membunuh Ribuan Tentara karena Buta

April 12, 1204 merupakan hari yang bersejarah untuk Enrico Dandolo.

Pada hari itu, Enrico yang kehilangan indra penglihatnya, memimpin sekumpulan prajurit untuk mengobrak-abrik Constantinople, yang mana merupakan rumah dari pasukan Byzantines.

Menurut sejarahnya, Pasukan Byzantines adalah segerombolan prajurit yang pernah menyerbu desa Enrico, membuatnya buta dan lemah sampai bertahun-tahun.

Tidak terima, Enrico memutuskan untuk beristirahat sampai keadaanya pulih, dan saat sudah sehat ia kembali ke Constantinople dan membunuh 15,000 Pasukan Byzantines.

Kepala para prajurit Byzantines digantung di depan kerajaan, sebuah peringatan untuk anggota keluarga kerajaan untuk menjauhi Enrico dan pengikut setianya.

4. Aksi Keji Genghis Khan Membunuh Jutaan Orang

Sepertinya semua orang sudah tahu bahwa Genghis Khan bukanlah sosok yang baik hati.

Jadi enggak heran rasanya melihat namanya nyantol di daftar kisah nyata aksi balas dendam paling kejam sedunia kita kali ini.

kisah nyata

Dulu, Genghis Khan merupakan seorang pemimpin perang yang sangat pintar.

Saat keinginnanya untuk menguasai Kekaisaran Khwarezmid terkhianati, ia membalaskan dendamnya dengan menguliti perwakilan Khwarezmid…

…dan menuangkan timah panas pada mata mereka untuk mengirimkan pesan amarahnya pada Kaisar Khwarezmid.

Tidak hanya itu, Genghis Khan juga membantai 200,000 penduduk Khwarezmid, semua karena keinginannya untuk menguasai sebuah negara tidak terpenuhi.

5. Aksi Pembunuhan Tersangka Pemerkosaan oleh Korban

Apa yang kamu perbuat, suatu saat akan kembali menimpamu.

Kiranya begitulah ungkapan yang tepat untuk mendeskripsikan kisah nyata balas dendam yang satu ini.

Pada 13 Agustus 2004, Akku Yadav menghadiri sebuah persidangan di Kasturba Nagar, India.

Yadav terbukti memperkosa lebih dari 200 wanita India dalam jangka 10 tahun.

Alih-alih mendapatkan hukuman dari hakim, nyawa Yadav malah hilang ditangan 200 korban perkosaannya.

Para korban naik pitam, mereka merasa sakit hati karena sudah ditertawai dan diremehkan oleh hampir seluruh orang di persidangan, termasuk para polisi.

Mereka akhirnya menyerbu Yadav, bahkan mendorong para polisi yang ketakutan keluar ruang persidangan.

Tubuh Yadav diinjak-injak, dilempari batu, seorang wanita bahkan memotong alat kelaminnya menggunakan pisau dapur.

Walau pengadilan memvonis para wanita tersebut beberapa tahun penjara, mereka merasa puas bahwa Yadav sudah mati dan tidak akan bisa melukai wanita lain lagi.

Baca Juga:

Cerita Seram Gedung Putih Amerika | Konon Sudah Banyak Buktinya!

Semoga bermanfaat artikelnya ya, Sahabat 99!

Jangan lupa untuk pantau terus informasi penting seputar properti lewat Blog 99.co Indonesia.

Tak lupa, pastikan kamu menemukan properti idaman di 99.co/id.

You Might Also Like