Berita Berita Properti

Kisah Rumahpojok Bangun Rumah di Tanah Berukuran Unik dengan Anggaran Terbatas. Ternyata Ini Tipsnya!

3 menit

Meski tinggal di lahan berukuran 9 meter depan dan 27 meter di belakang, Rumahpojok tetap berhasil membangun rumah yang keren dan estetik banget, lo! Simak kisahnya di sini, yuk!

Dian Amalia, pemilik akun Instagram Rumahpojok, berhasil membeli tanah setelah lama menabung bersama suaminya.

Uniknya, tanah yang ia beli memiliki ukuran yang sangat unik, yakni 9 meter untuk bagian depan, 27 meter di area belakang.

Kira-kira, bagaimana Dian bisa mengubah lahan unik ini menjadi sebuah rumah yang Instagramable, ya?

Simak saja kisah selengkapnya di bawah ini, yuk!

Membangun Rumah di Bentuk Tanah yang Unik

kisah pembangunan rumahpojok

sumber: instagram.com/_rumahpojok_/

Melalui wawancara dengan Shafira dari 99 Indonesia, Dian menceritakan pengalamannya membangun di rumah dengan lahan unik.

Ia mengaku bahwa ukuran lahan yang dibeli memiliki bentuk tak biasa, yakni bagian depan 9 meter dan bagian belakang 27 meter.

Alasan Dian membeli lahan ini karena hanya ada lahan itu saja yang dijual di tempat yang diinginkan.

“Karena adanya yang itu. Tanah kosong yang sisaan. Model tetangga segi empat biasa, cuma Rumahpojok ukurannya aneh,” kata Dian ke Shafira dari 99 Indonesia (31/5/2022).

Di lahan seluas 450 meter persegi ini, Dian membangun Rumahpojok dengan luas mencapai 120 meter persegi.

Lahan yang luas ini ternyata sempat membuat Dian enggan membangun rumah karena ukurannya yang sangat lapang.

“Awalnya pengen jual karena terlalu luas. Karena dulu kebiasaan tinggal di rumah kecil di Jepang,” ujar Dian.

Untungnya, Dian mengurungkan niatnya untuk menjual tanah dan memilih untuk membangun hunian di tempat ini pada tahun 2021.

Menggunakan Jasa Kontraktor dan Arsitek demi Mempermudah Pengerjaan

proses pembangunan rumahpojok

sumber: instagram.com/_rumahpojok_/

Sebelum mulai membangun, Dian melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan arsitek tentang pembangunan rumah.

Arsitek yang dihubungi oleh Dian adalah Ferdian Hanmi (Instagram.com/ferdianhanmi) yang mana merupakan temannya teman Dian sendiri.

“Prosesnya hubungin arsitek ada gambar. Dapet satu arsitek kebetulan temennya temen, terus dia gambar satu kali udah bener-bener bagus dan cocok. Kita ga nyangka gambarnya bakal bagus. Akhirnya lanjut bangun karena suka dengan cara dia menggambar calon rumah di lahan itu,” jelas Dian.

Uniknya, arsitek yang Dian hubungi ternyata sangat senang mendapatkan permintaan membangun di lahan yang tak biasa.

“Arsiteknya malah seneng tanahnya unik, karena segi empat mudah ketebak. Lahan yang unik agak challenging, tapi karena bikinnya ga biasa jadi kitanya suka,” tambah Dian.

fasad rumahpojok setelah pembangunan

sumber: instagram.com/_rumahpojok_/

Akhirnya, Dian pun mendapatkan sketsa rumah impiannya dengan desain Japandi, tropikal, dan sedikit industrial.




Untuk bagian pembangunan, Dian memilih untuk menyewa jasa kontraktor yang ditawarkan oleh arsitek.

Dian pun mengatakan bahwa dia dan suami tak punya banyak waktu untuk memikirkan bangunan, sehingga memilih menggunakan jasa kontraktor.

Jasa kontraktor yang Dian pilih adalah PT Gagas Bangun Integra (Instagram.com/bangunrupa) yang merupakan pilihan arsitek.

“Saat penggambaran (arsitek) nawarin ada kontraktor. Kita bandingkan dia dengan kontraktor lain dan cek sisi kualitas sama harga,” ujar Dian.

Setelah melihat bahwa kontraktor tersebut menawarkan harga terjangkau dan bisa bekerja dengan baik, Dian pun memutuskan bekerja sama dengan PT Gagas Bangun Integra.

Tips Membangun Rumah dengan Anggaran Terbatas

pembangunan jendela bulat di rumahpojok

sumber: instagram.com/_rumahpojok_/

Pembangunan pun akhirnya dilakukan selama lima bulan di musim kemarau, dari Juni 2021 hingga November 2021.

Dian mengaku tidak mengalami kesulitan ketika pembangunan dan bahkan bisa menjaga anggaran tidak terlalu membengkak.

Menurut Dian, hal ini bisa ia lakukan karena sedari awal sudah mengalokasikan dana lebih dari RAB yang diberikan arsitek dan kontraktor.

“Untuk sisi budget, memang dari arsitek dan kontraktor udah ngomong dari awal. Ngasih beberapa RAB dan selalu ngomong kalo sebaiknya dialokasikan sekitar 10-20 persen dari total RAB, karena bisa ada kenaikan barang atau keinginan tambahan,” ujar Dian.

Pada akhirnya, pembangunan rumah pun sedikit melebihi anggaran, sekitar 10-15 persen, karena adanya tambahan permintaan dari Dian.

hasil jendela bulat di rumahpojok

sumber: instagram.com/_rumahpojok_/

Tak hanya itu, Dian juga membeberkan tipsnya untuk bisa menjaga pengeluaran tidak membengkak.

Tipsnya adalah memiliki pasangan yang mampu mengingatkan ketika Dian memiliki keinginan berlebih.

“Menahan keinginan, aslinya kita pengen ini itu, tapi suami saya selalu ngerem. Jadi selalu ada pasangan yang mampu ngerem. Makanya bisa on budget,” jelas Dian.

Meski demikian, Dian mengatakan ingin menambahkan beberapa hal baru di rumahnya di masa depan.

“Ada sisa 200-300 meter persegi. Kalo ada rezeki dan merasa ruangan ga cukup, nanti akan kita bangun ke belakang. Mungkin akan tambah kamar sama ruangan kolam ikan untuk duduk duduk,” tambah Dian.

***

Semoga artikel ini bermanfaat untuk Sahabat 99, ya!

Pantau terus informasi penting seputar properti lewat Berita 99.co Indonesia.

Kamu tertarik untuk tinggal di kawasan Cisauk Point?

Temukan penawaran menariknya di 99.co/id dan Rumah123.com yang selalu #AdaBuatKamu!




Shafira Chairunnisa

Content Writer
Follow Me:

Related Posts