Berita Ragam

SEDIH, Kisah Wanita Hamil Jadi PSK Gara-Gara Ditinggal Pacar. Berjuang Sendiri Hidupi Anak dan Keluarga!

2 menit

Gara-gara ditinggal pacar, Rere, seorang wanita berusia 25 tahun, harus berjuang sendiri demi melahirkan dan menghidupi keluarga. Untuk memenuhi kebutuhannya, dia bahkan harus jadi PSK.

Rere mengaku bahwa sebelum hamil, dia pernah menjadi PSK dan sempat berhenti pada akhir tahun 2020.

Namun, begitu pacar yang menghamilnya tersebut kabur dan tidak bertanggung jawab, dia terpaksa memilih kembali ke dunia prostitusi.

Kini dia pun harus berjuang sendiri dengan cara jadi PSK demi menghidupi anak dan keluarganya.

Rere Ditinggal Pacar saat Tahu Hamil

jadi psk tarif mahal

Rere yang saat ini sedang hamil empat bulan, mengaku bertemu dengan pacarnya beberapa bulan lalu di sebuah klub malam di Kota Bandung.

Dari pertemuan tersebut, Rere pun sempat menjalin hubungan dengan pria tersebut selama tiga bulan.

Namun, setelah hubungan berjalan, diketahui bahwa pria tersebut sebenarnya telah memiliki istri.

Fakta tersebut diketahuinya setelah dia hamil.

“Bisa dibilang saya hanya pemuas nafsu dia aja. Namun, secara kebutuhan hidup dia juga pernah bantu saya, salah satunya bayarin kosan,” ujarnya, dikutip dari Sindonews.com, Minggu (24/10/2021).

Sang kekasih, menurut Rere, tidak langsung memutuskan hubungan begitu saja.

Perilaku pacarnya tersebut mendadak berubah ketika Rere memeriksakan kandungan ke dokter.

Sejak saat itu, berulang kali sang pacar menegaskan tidak akan menikahinya.

Puncaknya, saat hamil dua bulan, Rere mulai kesulitan menghubungi pacarnya itu dan semua media sosialnya diblokir.

Akhirnya, Rere pun memilih menyerah dan pasrah dengan keadaan.

“Sekarang buat apa maksa-maksa lagi toh dia juga ngga akan peduli sama saya,” ucapnya.




Merasa ditinggalkan pacar, akhirnya Rere memutuskan kembali ke dunia prostitusi yang sebenarnya telah dia tinggalkan pada akhir tahun 2020.

Terhitung, kini sudah dua bulan dia kembali ke dunia prostitusi.

Jadi PSK dan Patok Tarif Mahal

Sehari-hari, pekerjaan Rere adalah memeriksa pesan yang masuk ke dalam akun aplikasi pesan instan dan media sosial miliknya.

Pesan-pesan tersebut berasal dari calon pelanggan yang menanyakan tarifnya untuk berkencan.

Setelah mencapai kesepakatan, Rere akan menuju kamar hotel dan menunggu tamu yang telah memesan jasanya.

Melansir Sindonews.com, untuk satu kali kencan, Rere mematok tarif sekira Rp900 ribu sampai Rp1,2 juta.

Menurut pengakuan Rere, banyak orang yang tertarik berkencan dengannya.

Bahkan, beberapa calon pelanggannya harus membayar uang muka sebagai tanda jadi.

“Itu pun tak langsung “main” hari ini melainkan esoknya atau lusa. Kan saya hanya melayani pelanggan sampai jam 9 malam saja,” ujar Rere di salah satu hotel di Cikini, Jakarta Pusat.

Tidak hanya itu, dia juga kerap pergi ke beberapa kota besar, semisal Jakarta, Bandung, Tangerang, Bogor, dan Cirebon, untuk menemui pria hidung belang.

Biayai Anak dan Keluarga Sendirian

Seluruh penghasilan yang didapat Rere dari dunia prostitusi ternyata tidak hanya digunakannya sendiri.

Dia telah mengalokasikan penghasilannya tersebut untuk beberapa jenis kebutuhan.

Sebanyak 40-50 persen dari penghasilannya ditabung untuk biaya persalinan.

Sementara, sisanya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, membiayai keluarga, dan tabungan untuk membangun rumah di kampung.

***

Semoga artikel ini bermanfaat untuk Sahabat 99, ya!

Jangan lewatkan informasi menarik lainnya di portal Berita 99.co Indonesia.

Jika sedang mencari rumah di Semarang, bisa jadi Potala Semarang adalah jawabannya.

Cek saja di 99.co/id untuk menemukan rumah idamanmu!




Theofilus Richard

Penulis konten | Semoga tulisanku berkesan buat kamu

Related Posts