Berita Ragam

Kisah Wirjo, Peminum Darah Asal Banyuwangi yang Membunuh 37 Orang dalam 24 Jam

2 menit

Kisah Wirjo, seorang pembunuh berdarah Jawa tidak pernah gagal bikin bulu kuduk berdiri. Sudah tahu cerita lengkapnya?

Puluhan tahun lalu, Indonesia digemparkan dengan berita seorang pria paruh baya yang membunuh 37 orang dalam waktu 24 jam.

Pria tersebut bernama Wirjo, warga Banyuwangi yang terkenal dengan sifatnya yang tempramental.

Seiring berlalunya hari, kisah Wirjo kini berubah menjadi legenda urban mengerikan yang mengingatkan kita akan naluri busuk manusia.

Berikut adalah kronologis pembunuhan berantai yang dilakukan Wirjo di tahun 1987.

Awal Mula Kisah Wirjo

Tumbuh dewasa, Wirjo dikenal sebagai pribadi yang tempramental dan angkuh.

Tetangga yang hidup berdampingan dengan Wirjo mengaku takut karena Wirjo sering terlihat marah-marah.

Ia juga sering kepergok mabuk-mabukan dan beberapa kali terikat hutang karena berjudi.

Dilansir dari Jawa Pos, tidak ada satu pun yang berani menegur perilaku Wirjo yang menyimpang.

Sekali ditegur, ia akan pulang ke rumah untuk mengambil celuritnya dan menghampiri warga yang berani melawan.

Wirjo sendiri adalah sosok yang hidup berkecukupan.

Setelah ditinggal kedua orang tuanya, ia mendapatkan harta warisan melimpah.

Namun, kabarnya semua uang peninggalan keluarganya habis dipakai hobi haramnya itu.

Semakin Sini Terlihat Semakin Gila

celurit

Kisah Wirjo tidak berhenti di situ.

Menurut laporan warga pada masa itu, tingkah laku Wirjo semakin hari semakin parah.

Suatu hari, amarahnya memuncak dan mendorong Wirjo untuk membunuh seorang anak berusia 4 tahun yang sedang main di depan rumahnya.

Lehernya disabet menggunakan celurit sampai hampir putus.

Belum merasa puas, Wirjo kembali berulah dan membunuh istri tetangganya, Maskur.

Wanita malang tersebut menderita nasib yang sama dengan korban sebelumnya.

Baca Juga:

Misteri Kota Wentira, Kerajaan Gaib Berbalut Emas Terbesar di Indonesia. Atlantis Kalah!

Lehernya disayat celurit, tewas di tempat.

Wirjo melanjutkan aksi kejinya dan membantai lebih dari 30 orang.

Korban Wirjo di antaranya adalah petani, siswa SMP, anggota Kamra, dan beberapa orang yang ia temukan di jalanan.

Konon, situasi di Banyuwangi pada saat itu genting.

Mayat dengan sayatan di leher bergeletakan hampir di setiap sudut jalan.

Tidak Berhasil Ditangkap Polisi

Merasa terancam, banyak warga Banyuwangi yang melaporkan tindakan Wirjo ke polisi.

Tim Polsek Banyuwangi pun kemudian melakukan investigasi mendalam dan berhasil menemukan Wirjo.

Sayangnya, ia ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa.

Wirjo bunuh diri menggunakan sabuk yang ia gantung ke leher.

Perasaan warga Banyuwangi campur aduk.

Pada satu sisi, mereka merasa lega bahwa Wirjo sudah tiada.

Namun, mereka juga geram karena Wirjo kabur dari sistem hukum sah dan mengindari hukuman dengan bunuh diri.

Mitos Wirjo, Disebut-sebut Sering Meminum Darah

Kisah Wirjo berbeda-beda di setiap daerah Banyuwangi.

Beberapa orang menyatakan ia kesetanan karena meminum darah anak kecil, yang mana merupakan korban pertama yang ia bunuh.

Namun, tidak sedikit juga warga yang menangkal mitos tersebut.

Menurut banyak warga Banyuwangi, Wirjo tidak meminum darah manusia, melainkan darah sapi.

Mitos tentang Wirjo lainnya adalah ilmu sihir yang ia pelajari sejak kecil.

Wirjo dikabarkan susah mati karena mempelajari ilmu kebal.

Sampai kini, kisah pembunuh berantai ini masih menghantui rakyat Banyuwangi.

makam wirjo

sumber: jawapos.com

Makamnya pun masih sering dikunjungi para peminat legenda daerah.

Baca Juga:

Selain Desa Penari, Ini 7 Desa Angker di Indonesia. Berani Mampir?

Semoga ulasannya cukup menginformasi ya, Sahabat 99…

Jangan lupa untuk pantau terus informasi penting seputar properti lewat Berita Properti 99.co Indonesia.

Untuk kamu yang sedang mencari hunian minimalis dan nyaman seperti Galuh Mas Karawang, langsung saja kunjungi 99.co/id!

Samala Mahadi

Content Writer and all things Basquiat connoisseur.

Related Posts