Berita, Selebriti

Selain Plester Mulut, 3 Kontroversi Andien Ini Bikin Warganet Keheranan

15 Juli 2019
kontroversi andien
2 menit

Kontroversi Andien ternyata masih terus berlanjut. Ya, kini dia dianggap telah melakukan sebuah inovasi yang bikin heran warganet. Memang seperti apa, sih?

Andien merupakan figur yang sudah tidak asing di kancah dunia hiburan ini memiliki pola hidup unik yang kerap menimbulkan kontroversi.

Beberapa waktu yang lalu, Andien bercerita mengenai cara tidur unik yang menggunakan plester mulut.

Andien mengungkapkan bahwa keluarganya sedang berlatih Buteyko selama 3 bulan terakhir ini.

Berlatih Buteyko untuk Tidur yang Lebih Berkualitas

Butyeko sendiri adalah teknik yang dikembangkan oleh dokter Soviet bernama Konstantin Pavlovich Buteyko pada tahun 1950-an.

Teknik ini sendiri berhubungan cara bernafas melalui hidung yang salah satunya meliputi menutup mulut saat tidur.

Andien mengaku bahwa teknik ini telah membantu keluarganya tidur lebih nyenyak.

Namun, pertanyaan yang harus ditanyakan dalam kasus ini adalah “apakah teknik ini aman?”

Selain kontroversi Andien yang satu ini, ternyata masih banyak “inovasi” gaya hidup lain yang kerap dijadikan bahan pergunjingan oleh para warganet.

Penasaran apa saja?

Langsung disimak yuk, Sahabat 99!

3 Inovasi Plus Kontroversi Andien

1. Memilih Water Birth dan Lotus Birth dalam Persalinan

Kawa yang merupakan buah hati dari Andien dilahirkan dengan persalinan yang tidak biasa, yakni water birth atau melahirkan di dalam air hangat.

Ternyata, keunikannya tidak behenti sampai situ saja.

Andien pun mempraktikkan lotus birth, sesuatu yang jarang dikenali oleh masyarakat luas.

Dalam pengaplikasian Lotus birth, tali pusar jabang bayi yang dibiarkan terhubung dengan plasenta selama beberapa hari.

Baca Juga:

Terungkap! Inilah 9 Manfaat Susu Beruang yang Belum Kamu Ketahui

Jika biasanya tali pusar segera dipotong, Andien lebih memilih untuk membiarkannya puput dengan cara natural.

2. Menerapkan Baby Led Weaning (BLW)

View this post on Instagram

Pertanyaan yang paling banyak di BLW adalah apakah bayi tidak tersedak ketika makan? Proses makan adalah proses stimulasi. Mereka belajar. Mereka belajar menggigit, mengunyah, menghaluskan, dan menelan. Mereka bermain-main dan mengeksplor setiap makanan yang mereka pegang. Ketika makanan yang berhasil dimasukkan mulut terlalu besar, terlalu panjang, atau tidak bisa dikunyah dengan baik sehingga tidak bisa tertelan, maka bayi secara naluriah akan mengeluarkannya. Refleks tersebut dinamakan gagging, berbeda dengan choking. . . Selama posisi badan bayi tegak lurus, maka ia akan dapat mengeluarkan makanannya sendiri. Mereka belajar untuk memiliki solusi terhadap suatu masalah. Dan setelah beberapa kali terjadi, mereka akan belajar untuk mengira-ngira seberapa keras mereka harus menggigit, atau seberapa besar makanan tersebut masuk. . . Yang terpenting adalah, orangtua harus percaya. Jangan khawatir dan jangan resah. 1 keresahan ibu, sebanding dengan 10 keresahan anak. So do it in a very fun way! Dibawa santai ❤️ . . #AnakuAskaraBiru #Kawa6Bulan #KawaMakan

A post shared by Andien Aisyah (@andienaisyah) on

Saat Kawa berumur 5 bulan, Andien kembali menjadi bahan perbincangan publik dengan karena memparktikkan Baby Led Weaning (BLW).

Metode pemberian makan yang dikenal di Inggris ini memperbolehkan bayi untuk memakan makanan padat seperti buah atau sayuran yang sudah dikukus dan dipotong.

Di usianya yang belum genap menginjak setengah tahun, Kawa sudah menggenggam brokoli kukusnya sendiri!

Hal ini tentunya menimbulkan pro dan kontra di antara para warga net karena banyak orang yang merasa bahwa teknik ini bisa mengganggu pencernaan anak.

Seorang dokter spesialis pun menyebutkan bahwa dia lebih menganjurkan pemberian MPASI bertahap sesuai usia bayi daripada metode makan tersebut.

Namun, tujuan Andien menerapkan teknik ini adalah agar Kawa bisa mengeksplorasi rasa, warna makanan, dan tekstur tanpa harus menyuapinya.

3. Membiasakan Kawa Bermain Tanpa Alas Kaki

View this post on Instagram

Bahagia itu sederhana 🌿🧡

A post shared by Andien Aisyah (@andienaisyah) on

Jika kamu adalah pengikut setia Andien di Instagram, mungkin kamu tidak asing dengan foto Kawa yang sedang bermain tanpa alas kaki.

Andien menjelaskan bahwa bermain dengan kaki telanjang sangat baik untuk perkembangan anak saat tahap merayap, merangkak, hingga berjalan.

Baca Juga:

9 Manfaat Jahe: Penting bagi Kesehatan dan Kecantikan Kita, lho!

Sebuah studi bahkan menyatakan bahwa kaki yang bersentuhan langsung dengan tanah, rumput, dan batu bisa mengurangi risiko terkena beberapa penyakit kronis dan kelelahan.

***

Inilah beberapa kontroversi Andien yang kerap dibicarakan warganet beberapa waktu terakhir ini.

Semoga tulisan ini menghibur dan bermanfaat, Sahabat 99.

Simak informasi dan artikel menarik lainnya di Blog 99.co Indonesia.

Tak lupa, cari tahu segala kebutuhan propertimu di 99.co/id ya!

You Might Also Like