Berita Berita Properti

Wow, 7 Kota Indonesia Jadi Finalis Smart City Asia-Pasifik. Ini Daftarnya! Kotamu Termasuk?

3 menit

Kabar baik bagi Indonesia! Kabar baik tersebut karena 7 kota Indonesia menjadi finalis dalam ajang penghargaan IDC Smart City Asia/Pacific Awards (SCAPA). Kota mana saja yang menjadi finalis? Apakah kotamu termasuk?

Kabar masuknya 7 kota Indonesia menjadi finalis smart city diungkapkan langsung oleh Head of Public Sector Research IDC Asia/Pacific Gerald Wang.

Dia mengatakan bahwa ketujuh kota tersebut masuk dalam kategori yang berbeda.

“Dengan bangga, kami mengumumkan tujuh kota di Indonesia dinyatakan sebagai finalis dalam 7 kategori berbeda di SCAPA,” ujar Gerald dikutip Kompas.com.

Pemilihan ketujuh kota tersebut berdasarkan hasil pemungutan suara publik dengan menggunakan kerangka kerja IDC Smart City Development Index.

Dengan adanya SCAPA ini akan memberikan jalan untuk memamerkan beberapa praktik terbaik yang telah dilakukan oleh para mepemangku kepentingan.

Hal ini untuk membantu mempercepat pengembangan kota cerdas di wilayah tersebut.

Lantas, kota mana saja yang masuk finalis smart city tingkat Asia-Pasifik?

Simak daftar lengkapnya di bawah ini!

Daftar 7 Kota Indonesia Finalis Smart City Asia Pasifik

smart city indonesia

asiagreenbuildings.com

1. Semarang

Masih dikutip Kompas, Semarang masuk di salah satu di antaranya dengan platform Bersatu Tanggulangi Demam Berdarah (Tunggal Dara)

Semarang sendiri memiliki lebih dari 3.000 kasus terinfeksi Demam Berdarah Dengue (DBD) sejak Tahun 2010.

Hal inilah yang menyebabkan Dinkes Semarang menyediakan platform tindakan pencegahan DBD bernama Tunggal Dara.

Platfom Tunggal Dara merupakan sistem pelaporan berbasis web yang disebut Health Early Waning System (HEWS).

Platform tersebut dikembangkan untuk melaksanakan tindakan cepat tanggap jika ada insiden yang dilaporkan dan memerlukan dukungan fasilitas kesehatan.

2. Tangerang Selatan

Tangerang Selatan jadi finalis berkat Sistem Mobilitas Cerdas.

Sejak beberapa tahun terakhir, kawasan Alam Sutera di Tangerang Selatan mengalami tantangan mobilisasi akibat tingginya laju pertumbuhan penduduk.

Peningkatan populasi ini didorong oleh kelas pekerja yang telah menyebabkan kepadatan lalu lintas serta peningkatan potensi pelanggaran lalin.

Nah, PT Alam Sutera Realty Tbk., selaku pengembang Alam Sutera mengembangkan Sistem Mobilitas Cerdas bersama Qlue Smart City.

Sistem itu dikembangkan untuk memberikan manajemen lalu lintas yang dapat diandalkan dengan bantuan artificial intellegence (AI), Internet of Things (IoT), serta big data.

3. Jawa Barat

Finaslis lainnya adalah Jawa Barat lewat Tunjangan Remunerasi Kerja (TRK).

Untuk mengatasi disparitas dan penilaian kinerja subjektif pada masa lalu, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jabar meluncurkan sistem pengukuran kinerja yang disebut TRK.

TRK ini dapat mengukur kinerja karyawan dalam hal proses, keluaran, dan perilaku kerja karyawan.

Hasil perhitungan itu nantinya akan menjadi dasar pemberian bonus berbasis kinerja.

perkembangan smart city di indonesia

kompas.com

4. Batam

Selanjutnya adalah Kota Batam.

Dinas Pendidikan Kota Batam meluncurkan SIP BOS untuk pembuatan laporan dan pelacakan efektif anggaran yang telah dibelanjakan instansi pendidikan wilayah itu.

Pelacakan anggaran yang dilaporkan berupa alokasi dana penerimaan siswa baru, pengembangan perpustakaan, pengembangan guru profesional, dan sistem manajemen sekolah.

Alasan inilah yang menjadikan Batam menjadi finalis smart city.

5. Manado

Kota lainnya adalah Manado dengan Call Center Manado 112.

Pemerintah Kota Manado membuat hotline panggilan darurat satu nomor “Manado Siaga 112” yang ditujukan untuk memproses layanan berkaitan dengan bencana.

Misalnya, banjir, kebakaran, evakuasi, kendaraan darurat medis, laporan keamanan atau kriminalitas, kemacetan, kerusakan fasilitas umum, dan kecelakaan.

Manado Siaga 112 juga menangani pengaduan non-darurat dari warga seperti listrik yang dihubungkan ke PT PLN (Persero).

6. Bali

Bali juga termsuk finalis, lo!

KLHK telah bermitra dengan Huawei dan Rainforest Connection untuk mengimplementasikan proyek pemantauan hutan berbasis AI yang disebut Smart Forest Guardian.

Sistem ini digunakan untuk melindungi hutan dari kegiatan ilegal dan pemburu hewan langka.

Sebagai proyek percontohan, sistem ini digunakan pertama kali di Taman Nasional Bali Barat sebagai pengawas hutan.

Lebih dari itu, teknologi pemantauan berbasis AI ini dapat mendeteksi dan membedakan suara binatang, mendeteksi gergaji mesin, serta suara mencurigakan lainnya di hutan.

kota pintar indonesia

cio.com

7. Penajam Paser Utara

Finalis terakhir dari Indonesia adalah Penajam Paser Utara lewat sistem Pemindai Wajah untuk Bantuan Sosial.

Kemensos telah melakukan uji coba sistem verifikasi pengenalan wajah untuk verifikasi penerima bansos yang dilakukan di Penajam Paser Utara, Madiun, dan Sleman.

Bersama dengan LinkAja, bansos pemerintah sebagian besar sudah disalurkan ke berbagai jenis kartu yang terhubung ke rekening bank penerima.

Alhasil, penerima dapat menggunakan kartu tersebut untuk berbelanja kebutuhan pokok di pedagang yang ditunjuk.

***

Itulah 7 kota Indonesia yang menjadi finaslis smart city tingkat Asia-Pasifik.

Semoga informasi di atas bermanfaat, Sahabat 99.

Apakah kotamu termasuk?

Ikuti artikel menarik lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Kamu sedang mencari apartemen di Tangerang?

Cek www.99.co/id dari sekarang dan temukan apartemen favoritmu!

Salah satunya mungkin Branz BSD!

Ilham Budhiman

Penulis

Related Posts