Berita

Kota Termacet di Indonesia Ternyata Bukan Jakarta. Tak Disangka!

8 Oktober 2019
kota termacet di indonesia
2 menit

Ketika berbicara tentang kota termacet di Indonesia, pasti kota-kota yang muncul di benakmu tidak jauh dari Jakarta atau Surabaya.

Ternyata, asumsi itu sudah tidak berlaku lagi sekarang.

Bandung Sebagai Kota Termacet di Indonesia

Dibandingkan dengan kota besar seperti yang disebutkan di atas, tingkat kemacetan Bandung disebut melebihi keduanya.

Tentunya, munculnya Bandung sebagai kota termacet di Indonesia menimbulkan pro dan kontra, termasuk di kalangan Pemerintah Kota Bandung.

Berdasarkan informasi dari motorplus-online.com yang mengutip dari Tribun Jabar, terdapat 24 kota besar di Indonesia yang masuk ke dalam daftar kota termacet.

kota termacet di indonesia

Hal ini ditemukan berdasarkan rilisan survei Asian Development Bank (ADB) dari Update of the Asian Development Outlook edisi September 2019.

Kota Bandung sendiri bertengger di posisi ke-14, diikuti oleh Jakarta, 17; dan Surabaya, 20.

Menurut ADB, dari 278 kota yang disurvei, rata-rata tingkat kemacetan dunia mencapai indeks 1,24.

Dengan kata lain, angka tersebut menujukkan bahwa masyarakat membutuhkan waktu 24% lebih banyak untuk berkendara di jam sibuk.

Malah, di kota-kota besar dengan populasi di atas 5 juta, indeksnya menunjukkan angka 1,51.

Studi ini mengukur ongkos kemacetan yang berfokus pada waktu yang dihabiskan seseorang dalam perjalanan.

Adapun, biaya operasional dan tingkat kemacetan pun turut dihitung dalam studi ini.

Baca Juga:

Sudah Diberi Nama Cantik, Bayi Kembar Irish Bella Meninggal Dunia

Penolakan Hasil Survei oleh Kepala Dishub

EM Ricky selaku Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung menolak hasil tersebut karena dia menilai hasilnya tidak sesuai dengan fakta yang terjadi.

Menurutnya, DI Yogyakarta memiliki tingkat pembangunan infrastruktur yang lebih masif, salah satunya adalah proyek underpass Kentungan yang berdampak pada kemacetan.

“Indikator mereka itu apa, biasanya ‘kan waktu tundaan karena antrean panjang, kecepatan rata-rata waktu tempuh, efisiensi konsumsi bahan bakar dan emisi gas buang polutan kendaraan bermotor berupa karbon monoksida,” ungkap Ricky.

kota termacet di indonesia

sumber: ayobandung.com

Selain itu, dia juga menyebut bahwa membandingkan Jakarta dengan Bandung tidak dapat dilakukan karena dari segi transportasi umum saja keduanya sudah berbeda jauh.

“Jakarta sudah sedikit mapan untuk penyediaan angkutan umumnya. Infrastrukturnya sudah jelas, hirarkinya pun sudah jelas, sehingga memang performance public transportnya sudah bagus,” beber Ricky.

“Sehingga memang untuk kebijakan mengendalikan kendaraan pribadi sudah berani, contohnya penerapan ganjil genap pada plat nomor untuk membatasi kepadatan kendaraan di ruas jalan tertentu,” sambungnya.

Sedangkan di Bandung sendiri, dia mengatakan bahwa aspek kualitas, kuantitas dan performance public transport di Bandung belum sesuai standar yang diinginkan masyarakat.

Baca Juga:

Akibat Menu Viral Nyeleneh, Asobi Cafe Di-suspend Gojek?

***

Simak informasi dan tulisan terbaru lainnya di Blog 99.co Indonesia.

Tak lupa, temukan properti idamanmu hanya di 99.co/id.

You Might Also Like