KPR

Pengajuan KPR Ditolak? Ini 9 Penyebab Utama dan Solusi Terbaiknya!

4 menit

Penghasilan dan BI checking aman, namun pengajuan KPR ditolak? Jangan emosi dulu, bisa jadi penyebabnya ada faktor lain. Yuk, pahami penyebab KPR tidak disetujui bank serta solusi terbaiknya berikut ini.

Kredit pemilikan rumah kerap menjadi solusi banyak orang untuk memiliki hunian.

Pasalnya, produk satu ini bisa membantumu membeli hunian impian secepatnya, sebelum harga properti semakin naik.

Namun perlu dicatat, tak semua orang bisa lolos seleksi untuk mendapatkan pembiayaan ini.

Yuk, pahami apa saja yang bisa menyebabkan KPR ditolak dan solusi terbaiknya!

Penyebab KPR Ditolak Bank & Solusinya

1. Nama Pemohon Masuk Blacklist BI

alasan kpr ditolak

KPR ditolak bisa jadi karena kamu di masa lalu memiliki kesulitan membayar kredit baik di bank maupun lembaga pinjaman lainnya.

Ini meliputi penunggakan tagihan kartu kredit, telat bayar, dan lainnya.

Jika kredit belum selesai dengan baik, bisa jadi namamu masuk dalam daftar blacklist BI akibat IDI Historis yang buruk.

Akibatnya, pihak bank tentu ragu untuk meloloskan pengajuan KPR nasabah karena khawatir kredit macet di masa depan.

Segera cek  sendiri status BI checking atas namamu dan lunasi tunggakan jika memang ada.

Apabila tidak ada kredit yang bermasalah, mintalah Surat Keterangan Lunas ke pihak pemberi kredit.

Kemudian lampirkan surat tersebut dalam berkas KPR untuk meminimalisir penolakan.

2. Usia Pemohon Melebihi Batas Maksimal di Akhir Tenor

Bank KPR menyediakan beragam pilihan tenor untuk nasabah mereka.

Tergantung bank dan program KPR yang dipilih, rentang tenornya mulai dari 5-30 tahun.

Biasanya tenor 30 tahun diberikan untuk nasabah yang masih muda atau para milenial.

Sementara rentang tenor 5-15 tahun umumnya diperuntukkan untuk mereka di usia 35 tahun-an.

Jika kamu berusia 42 tahun dan mengajukan tenor 20 tahun, kemungkinan besar permohonan ini akan ditolak.

Pasalnya, batas maksimal usia pemohon di akhir tenor biasanya adalah 60 tahun.

Oleh sebab itu, kamu harus lebih cermat melihat usia dan jangka tenor yang dipilih.

3. Penghasilan Tidak Mencukupi untuk Cicilan

KPR ditolak meski kamu merasa penghasilan sudah mencukupi?

Jangan bingung, bisa jadi memang hasil perhitungan bank menunjukkan bahwa plafon gajimu kurang, Sahabat 99.

Saat mengecek histori keuangan, bank akan melihat apakah saat mengajukan KPR kamu memiliki cicilan lain.

Misalnya saja cicilan motor, mobil, atau mungkin alat elektronik.

Apabila cicilan yang ada ditambah cicilan KPR lebih dari 30-40% gaji, maka kemungkinan besar pengajuan ditolak.

Alasan utamanya adalah karena bank khawatir kamu tak bisa membayar angsuran dengan lancar tiap bulannya.

Solusi terbaiknya, lunasi utang yang kamu miliki terlebih dahulu sebelum kembali mengajukan kredit pemilikan rumah.

4. Lokasi Rumah KPR Tidak Strategis

penolakan kpr karena BI Checking

Hunian yang dibeli dengan sistem KPR biasanya akan menjadi jaminan di bank.

Artinya, bangunan kemungkinan besar akan disita atau di take over oleh bank jika kreditnya macet.

Oleh sebab itu, lokasi bangunan memegang peranan penting dalam pengambilan keputusan oleh bank.

Jika hunian yang kamu pilih tidak strategis lokasinya, besar kemungkinan KPR akan ditolak.

Berikut beberapa kriteria lokasi yang berisiko ditolak oleh bank:

  • Terlalu dekat dengan bantaran sungai
  • Terlalu dekat dengan area pemakaman
  • Berada di kawasan rawan bencana
  • Tidak memenuhi syarat akses jalan
  • Merupaka rumah tusuk sate

5. Hunian Terlalu Dekat dengan Rumah Ibadah

KPR ditolak juga bisa disebabkan oleh posisinya yang berdekatan dengan rumah ibadah.

Bagi sebagian orang, rumah dekat masjid atau gereja memang menyenangkan karena dapat memicu diri agar rajin ibadah.

Akan tetapi, ini bukan preferensi yang umum dimiliki banyak orang.

Oleh sebab itu, ada kemungkinan posisi ini justru menurunkan peluang rumah untuk dijual kembali jika kredit bermasalah.

Sebagai pemberi kredit, tentu bank ingin menghindari risiko ini bukan?

6. Status Pekerjaan Tidak Memenuhi Syarat Bank

Perlu dicatat, status sebagai karyawan tetap atau Pegawai Negeri Sipil akan lebih mudah mendapatkan KPR di bank.

Namun, jika kamu merupakan karyawan kontrak atau pegawai lepas, pihak bank cenderung ragu untuk meloloskan pengajuan kredit.

Khawatirnya, di tengah angsuran kamu kehilangan pekerjaan sehingga kredit macet.

Namun tak perlu bingung, beberapa bank tak mempermasalahkan status pekerjaan, kok.

Kamu hanya perlu mencari bank lain yang lebih fleksibel terkait syarat pekerjaan nasabah.

7. Masa Kerja Belum Memenuhi Batas Minimal

alasan kpr ditolak bank

Meski begitu, ada batas minimal masa kerja yang harus dipenuhi terlebih dahulu agar KPR diloloskan oleh bank.

Biasanya masa kerja yang diminta adalah minimal dua tahun baik untuk karyawan, pengusaha, maupun profesional.

Ini karena di masa kerja tersebut, statusmu tentu sudah bisa disebut stabil di kantor sehingga bank akan lebih tenang untuk memberi kredit.

Namun sebagai pendukung, kamu akan diminta untuk menunjukkan cash flow-mu selama beberapa bulan terakhir.

Serta dibutuhkan rekomendasi dari instansi tempatmu bekerja sebagai jaminan untuk pihak bank yang akan mengeluarkan kredit.

8. Down Payment yang Disediakan Nasabah Kurang

KPR ditolak juga bisa disebabkan oleh uang muka yang kamu sediakan kurang.

Umumnya, uang muka yang harus kamu sediakan di tahap awal adalah sekitar 30% dari harga rumah.

Jika kurang dari itu, dipastikan pengajuan KPR akan langsung ditolak oleh bank penyedia.

Solusi terbaik adalah mengganti hunian yang kamu pilih.

Misalnya, jika sebelumnya memilih rumah mewah, sebaiknya turunkan menjadi rumah sederhana.

Atau coba lah meminjam sejumlah dana terlebih dahulu pada kerabat untuk memenuhi uang muka yang dibutuhkan.

9. KPR Ditolak Akibat Kesalahan Data atau Dokumen Tak Lengkap

Cermati data yang kamu isi dan kelengkapan dokumennya ya.

Jika ada kesalahan data atau dokumen yang kurang, bank tidak akan menyetujui pengajuan KPR.

Kesalahan data di sini misalnya saja, kamu menuliskan penghasilan dengan menjumlahkan gaji pokok dan sampingan.

Perlu diingat, bank hanya akan melihat gaji pokokmu saja sebagai pertimbangan.

Jika kamu memasukkan penghasilan sampingan juga ini akan dianggap sebagai kesalahan data.

Apa Bisa Langsung Mengajukan KPR Lagi Setelah Ditolak?

mengajukan kredit rumah di bank

Sumber: financehippy.com

Jika pengajuan KPR baru saja ditolak, jangan terburu-buru mengajukan ulang di bank lain.

Apalagi jika alasan penolakan adalah alasan-alasan yang telah disebutkan di atas.

Tunggu kurang lebih 2-3 bulan dan perbaiki apa yang bisa diperbaiki.

Misalnya saja tunggakan yang dimiliki, riwayat kredit, jumlah uang muka, dan lainnya.

Pastikan kamu tidak terhambat oleh alasan yang sama saat mengajukan KPR lagi nantinya.

Alternatif lainnya, kamu bisa coba membeli rumah secara KPR melalui pengembang.

Skema cicilan yang diberikan biasanya berupa cash bertahap atau diangsur tiap bulan dengan tenor yang fleksibel.

Namun pastikan pengembang yang kamu pilih terpercaya, ya.

Ini untuk menghindari risiko pengembang bangkrut di masa depan dan kamu tak bisa mengambil SHM rumah.

***

Semoga informasinya bermanfaat, Sahabat 99.

Simak artikel menarik lainnya seputar properti di Berita 99.co Indonesia.

Kunjungi 99.co/id untuk menemukan hunian impianmu.

Ada beragam pilihan rumah siap huni dengan harga bersahabat seperti kawasan Digital Hub BSD.

Hanifah

Content Writer for 99.co | Knit & Crochet Enthusiast

Related Posts