Berita, Berita Properti

KPR Fleksibel, Apa dan Bagaimana Penjelasannya?

9 November 2018
kpr fleksibel

KPR fleksibel, seperti apa penjelasan dan cara kerjanya? Mungkinkah metode tersebut memudahkan diri dalam mencicil rumah?

Urbanites, pemberian fasilitas kredit kepemilikan rumah atau KPR dinilai sangat membantu masyarakat dengan kondisi ekonomi rendah untuk dapat memiliki rumah nyaman dan layak huni.

Sekarang, pertanyaannya adalah apakah Anda sudah tahu mengenai Fasilitas KPR Fleksibel?

Kalau belum pernah mendengarnya, Anda harus memahami dulu apa itu Fasilitas KPR Fleksibel. Mari kita dalami melalui pemaparan di bawah ini.

Definisi Fasilitas KPR Fleksibel

Fasilitas KPR Fleksibel adalah tindakan mengakses kelebihan pembayaran yang sudah dilakukan oleh penerima KPR saat hendak mencicil.

Untuk mendapatkan fasilitas ini, terdapat sejumlah lembaga keuangan penyedia KPR di Indonesia yang sudah menerapkan paket tersebut.

Itu artinya, Anda boleh membayar cicilan lebih banyak dari jumlah angsuran minimum yang diwajibkan pada pemberi kredit.

Nantinya, jumlah kelebihan pembayaran itu dapat dimanfaatkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan pribadi.

Simulasi Fasilitas KPR Fleksibel

Untuk lebih memahami apa yang dimaksud dengan Fasilitas KPR Fleksibel, mari kita cermati bersama simulasi untuk menggambarkan bagaimana perhitungannya.

Misalnya, Anda punya kewajiban mencicil pembayaran KPR sebesar Rp5.000.000 per bulan.

Bulan ini Anda sanggup membayar Rp5.500.000.

Perhitungan kelebihan kewajiban mencicil adalah : Rp5.500.000 – Rp5.000.000 = Rp500.000.

Manfaat Fasilitas KPR Fleksibel

Setelah tahu simulasi perhitungan di atas, lalu apa manfaat yang dapat diterima oleh penerima KPR? Berikut ulasannya.

  1. Jumlah uang sebesar Rp500 ribu adalah kelebihan pembayaran yang sangat bermanfaat untuk mengurangi jumlah dasar pinjaman dan mengurangi jumlah bunga yang harus dibayar dari sisa cicilan KPR.
  2. Anda dapat menarik kelebihan pembayaran yang sudah dilakukan selama mencicil rumah bila memerlukan dana tunai secara mendadak.
  3. Namun bila menarik uang, itu artinya Anda akan kehilangan manfaat menghemat bunga seperti yang telah diterangkan di atas. Namun, Anda masih bisa mendapatkan manfaatnya kalau berniat segera mengembalikan uang yang telah ditarik dari kelebihan pembayaran cicilan yang sudah dilakukan.

KPR Xtra Duo BCA dan Mandiri KPR Flexible

Bank BCA dan Bank Mandiri telah menerapkan pembiayaan Fasilitas KPR Fleksibel yang dapat dinikmati oleh nasabah. Mari kita ulas bersama-sama.\

KPR Xtra Dua BCA

Fasilitas KPR Xtra Duo dirancang untuk memberi kemudahan dalam hal cicilan yang lebih ringan dan fleksibel. Sebagai contoh KPR Xtra Duo BCA, 2 orang (A dan B) berencana mengambil KPR di BCA.

Keduanya mengajukan pinjaman 1 milyar selama 10 tahun dengan bunga fixed selama 5 tahun sebesar 10% eff. p.a. A mengajukan pinjaman KPR secara reguler sedangkan B memilih fitur KPR Xtra Duo.

Bagaimanakah perhitungannya?

Karena menggunakan pinjaman KPR berbeda, A harus mencicil Rp13,2 juta per bulan, sedangkan B hanya berkewajiban membayar Rp10,8 juta per bulan sehingga lebih hemat Rp2,4 juta per bulan atau Rp29,3 juta per bulan.

Kenapa bisa begitu? Ini terjadi karena A membayar cicilan pokok utang secara keseluruhan per bulan. Dengan begitu, A dapat melunasi tangggungan KPR di BCA selama 10 tahun.

Sedangkan B yang mengajukan KPR Xtra Duo hanya mencicil sebagian pokok utang, sedangkan sisanya (maksimal 50% dari pokok hutang keseluruhan) hanya dibayar bunganya saja.

Jadi B masih punya sisa pokok hutang KPR sebanyak Rp500 juta, yaitu bagian dari pokok hutang yang sedari awal hanya dibayar bunganya saja.

Tapi B tidak akan merasa berat karena dari awal mengajukan pinjaman KPR, ia sudah mengelola dan mengalokasikan uang selisih cicilan dengan sebaik-baiknya.

Karena itu ia dapat melunasi tanggungan hutang pada akhir tahun ke-10 sama seperti A.

B juga mendapat manfaat mengambil uang untuk keperluan mendesak.

Namun, ia masih punya pilihan untuk kembali mencicil sisa pokok hutang KPR selama periode waktu tertentu.

Risiko yang harus ditanggung oleh B adalah ia harus mengeluarkan dana lebih banyak, namun perputaran cashflow B juga lebih stabil sehingga ia tetap merasa nyaman dalam melakukan pembayaran KPR.

Mandiri KPR Flexible

Mandiri KPR Flexible adalah fasilitas KPR Mandiri yang dapat digunakan untuk membeli rumah/apartemen/rukan/ruko dengan fitur pembayaran angsuran fleksible dengan adanya rekening flexible atau revolving dalam jangka waktu tertentu atas sebagian tertentu dari limit kredit yang diperoleh.

Mandiri KPR Flexible ditawarkan pada calon nasabah dengan penghasilan > Rp9 juta per bulan untuk wilayah Jabodetabek atau >7,5 juta per bulan untuk luar Jabodetabek.

Fasilitas rekening yang disediakan ada 2, yaitu fasilitas rekening cicilan/installment (pembayaran angsuran pokok + bunga) sebesar 60% – 80% dari limit kredit, dan yang kedua adalah fasilitas rekening flexible yang bersifat revolving (pembayaran angsuran bunga saja) sebesar 20% – 40% dari limit kredit.

Fasilitas ini sangat bermanfaat untuk nasabah karena cashflow nasabah jadi lebih ringan, besaran bunga angsuran dapat diatur sesuai kemampuan, tidak ada batas besarnya penurunan baki debit atas rekening revolving…

Tidak ada penalty atas penurunan sisa kredit/outstanding rekening flexible selama periode revolving, nasabah punya fleksibilitas dalam menyediakan dana, dan limit kredit bersaing.

Serba-serbi Fasilitas KPR Fleksibel

Biarpun mengandung segudang manfaat yang dapat meringankan bunga pinjaman KPR, namun Anda juga harus tahu apa saja yang perlu diperhatikan saat menggunakan Fasilitas KPR Fleksibel. Misalnya :

  1. Bila Anda menarik uang dari kelebihan pembayaran cicilan KPR, Anda akan dikenai biaya tambahan. Untuk itu, Anda perlu berkonsultasi pada penyedia KPR karena masing-masing memiliki syarat dan ketentuan yang berbeda.
  2. Biaya tambahan yang harus ditunaikan akibat penarikan uang bagi pengguna KPR cukup signifikan mengingat fasilitas pembiayaan KPR sama sekali berbeda dengan rekening tabungan. Karena itu, sebelum menggunakan Fasilitas KPR Fleksibel, pastikan dulu kalau di kemudian hari Anda tidak akan menarik uang secara berulang-ulang, misalnya dalam 2 hari atau di minggu-minggu berikutnya karena mengandung resiko kehilangan lebih tinggi.
Baca Juga :  Pot Mozaik untuk Dekorasi Ruang Tamu

Semoga penjelasan di atas dapat membantu Anda ya, Urbanites!

Simak informasi menarik lainnya, hanya di 99.co.

***

Editor: BAP

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

You Might Also Like