Berita Properti

KTP Jadi Syarat Pemesanan Hunian TOD. Kalau Kartunya Hilang, Masih Boleh Beli?

20 Oktober 2017
ktp
1 menit

Hunian Transit Oriented Development (TOD) di Jabodetabek diproyeksikan menjadi tempat tinggal masa depan yang menguntungkan. Selain dilengkapi akses transpotasi berupa kereta, hunian ini punya harga yang terjangkau, syarat pemesanannya pun mudah. Modal KTP dan sejumlah uang saja!

Salah satu hunian TOD yang sudah dapat dipesan terletak di Depok, tepatnya Stasiun Pondok Cina. Dikutip dari finance.detik.com, Direktur Pemasaran Perumnas Muhammad Nawir mengungkapkan, syarat tersebut sudah dapat masyarakat ajukan untuk memiliki hunian berwujud rusunami tersebut.

Bagi masyarakat yang berminat untuk memiliki TOD, dapat langsung membawa persyaratan ke booth di Stasiun Pondok Cina. Setelah mengajukan syarat KTP, pengaju akan diminta mengisi formulir pemasanan. Tahap selanjutnya, mereka dapat mengantre untuk memberikan uang NUP sebesar Rp1 juta. NUP pun dapat mereka kantongi sehabis seluruh proses dilakukan.

Baca Juga: Mau Dihuni Atau Dijadikan Investasi, Hunian TOD Bisa Bikin Anda Untung Berlipat

Lalu, bagaimana jika ada masyarakat yang ingin memesan hunian ini namun KTP-nya hilang? Apakah mereka tidak bisa melakukan pembelian?

Muhammad Nawir menjelaskan, bagi masyarakat yang mengalami hal tersebut dapat menggunakan surat keterangan dari dinas kependudukan dan catatan sipil setempat. Cara ini pun berlaku bagi masyrakat yang kartu tanda pengenalnya rusak atau belum dikeluarkan wujud fisiknya (masih dalam proses pembuatan).

Baca Juga:

Spesifikasi Rusunami Pondok Cina

Saat ini hunian TOD di Stasiun Pondok Cina tersebut sudah memasuki tahap ground breaking. Rencananya, dari 3693 unit yang dibuat, 25% di antaranya ditujukan khusus bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dalam bentuk rusunami. Sisanya, dibuat dalam bentuk apartemen sederhana milik (anami).

Tipe rusunami serta anami yang ditawarkan mulai dari studi hingga memiliki tiga ruang kamar tidur. Khusus untuk rusunami, luas unit minimal yang dibuat memiliki ukuran 32 meter persegi. Unit ini sendiri memiliki satu ruang kamar tidur. Harganya sendiri dibandrol mulai dari Rp224 juta per unit.

You Might Also Like