Berita Ragam

Kumpulan Contoh Flowchart dan Cara Membuatnya dengan Mudah. Lengkap dengan Jenisnya!

4 menit

Sahabat 99, apakah kamu sering diminta membuat flowchart oleh perusahaan atau guru? Daripada bingung dan akhirnya gagal, yuk segera simak kumpulan contoh flowchart dan cara membuatnya di sini!

Masih banyak orang kebingungan bagaimana cara membuat sebuah flowchart atau bagan alur.

Bahkan beberapa orang tidak tahu apa arti dari bagan alur.

Tak perlu pusing, langsung saja simak saja kumpulan contoh flowchart beserta cara membuatnya dengan mudah di bawah ini!

Apa Itu Flowchart

Flowchart atau yang disebut sebagai bagan alur adalah diagram yang memperlihatkan langkah dan keputusan untuk melakukan sebuah hal.

Langkah pada bagan alur ini digambarkan dalam bentuk diagram dan dihubungkan dengan garis atau arah panah.

Bagan alur dapat mempermudah bagaimana sebuah keputusan diambil dengan melihat langkah-langkah apa saja yang harus dikerjakan.

Dengan menggunakan flowchart, alur dari sebuah program juga terlihat lebih ringkas, jelas, dan mudah untuk dijelaskan.

Jenis-Jenis Flowchart

Ada lima jenis flowchart yang paling sering digunakan, yaitu:

1. Bagan Alir Sistem

Jenis yang satu ini merupakan bagan yang menggambarkan kinerja sistem secara menyeluruh dan menjelaskan semua urutan dan prosedur sebuah sistem.

2. Bagan Alir Dokumen

Jenis yang satu ini lebih spesifik menggambarkan sebuah manajemen atau pelaporan sebuah perusahaan.

3. Bagan Alir Skematik

Flowchart alir skematik cukup mirip dengan bagan alir sistem, tetapi umumnya memiliki simbol tersendiri bukan menggunakan simbol flowchart.

4. Bagan Alir Program

Bagan alir program memperlihatkan secara mendetail langkah dan proses sebuah program.

Bagian yang satu ini tidak bisa dipisahkan dari pembuatan sebuah program atau aplikasi.

5. Bagan Alir Proses

Flowchart yang satu ini menggambarkan proses untuk memecahkan masalah dalam sebuah industri dan menganalisis langkah selanjutnya.

Cara Membuat Flowchart

Untuk kamu yang tertarik membuat flowchart, simak cara membuatnya di sini!

Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah mengingat dan mengetahui simbol flowchart.

Berikut adalah simbol flowchart yang wajib kamu ketahui:

simbol flowchart

sumber: brainly.com

Selanjutnya kamu dapat langsung menulis dan membuat sebuah bagan alur.

Pastikan penulisan dijelaskan dan didefinisikan dari bawah ke atas kemudian kanan ke kiri.

Setiap aktivitas harus dijelaskan dengan baik agar pembaca bisa dengan mudah bagan alur.

Terakhir, proses dimulai dan berakhirnya sebuah flowchart harus jelas.

Beragam Contoh Flowchart

1. Contoh Bagan Alur Surga dan Neraka

Berikut adalah contoh flowchart tentang surga dan neraka:

bagan alur sekolah

sumber: scribdt.com

2. Contoh Flowchart Perusahaan

Berikut adalah contoh flowchart di perusahaan:

contoh flowchart di perusahaan

sumber: thecronutproject.com

3. Contoh Bagan Alur Alir

Berikut adalah contoh bagan alur jenis alir:

bagan alur jenis alir

sumber: wikipedia.org

4. Contoh Flowchart Sederhana

Berikut adalah contoh flowchart sederhana:

contoh flowchart sederhana

sumber: hashmicro.com

5. Contoh Bagan Alur Pembayaran

Berikut adalah contoh bagan alur mengenai pembiayaan sesuatu:




bagan alur mengenai pembiayaan

sumber: aderoni.com

6. Contoh Flowchart Kerja

Berikut adalah contoh flowchart kerja di perusahaan:

contoh flowchart kerja

sumber: dreamfile.wordpress.com

7. Contoh Flowchart Bahasa Inggris

Berikut adalah contoh bagan alur dalam Bahasa Inggris:

contoh flowchart dalam Bahasa Inggris

sumber: kibrispdr.org

8. Contoh Bagan Alur Permainan

Berikut adalah contoh bagan alur mengenai sebuah permainan:

bagan alur permainan

sumber: arasmi.blogspot.com

9. Contoh Flowchart dan Penjelasannya

Berikut adalah contoh flowchart beserta penjelasannya:

contoh flowchart beserta penjelasannya

sumber: researchgate.net

Ini adalah penjelasan contoh flowchart di atas:

  • Distributor memproduksi barang.
  • Barang yang telah diproduksi kemudian disimpan dalam gudang.
  • Agen akan memesan barang yang telah diproduksi.
  • Pihak distributor barang memberikan pesan kepada agen apabila barang ada, sedangkan apabila barang tidak tersedia distributor akan memproduksi barang kembali.
  • Jika barang ada, maka agen bisa langsung melakukan transaksi dengan distributor.
  • Apabila kedua belah pihak setuju, maka barang bisa langsung dikirim ke agen, sedangkan apabila tidak ada kesepakatan maka barang akan disimpan kembali ke gudang.
  • Barang yang telah dikirim akan segera diterima oleh agen.
  • Barang yang telah diterima agen memiliki dua kemungkinan, pertama layak, kedua tidak layak.
  • Jika barang tidak layak, maka akan dikembalikan, kemudian dilakukan daur ulang oleh distributor.
  • Sementara itu, apabila barang layak, maka akan dijual oleh agen.
  • Barang yang sudah berada di agen dan dalam kondisi layak memiliki dua kemungkinan, yaitu laku dan tidak laku.
  • Jika barang tidak laku maka akan dikembalikan ke pihak distributor.
  • Apabila barang laku akan dikirim ke pembeli.

***

Semoga artikel ini bermanfaat bagi kamu, Sahabat 99!

Simak juga artikel menarik lainnya hanya di portal Berita 99.co Indonesia.

Kamu sedang mencari rumah di Jakarta?

Bisa jadi BSD City adalah jawabannya!

Cek saja di 99.co/id untuk menemukan rumah idamanmu!




Shafira Chairunnisa

Jr. Content Writer for 99.co
Follow Me:

Related Posts