Rumah Tips & Trik

9 Kelebihan dan Tips Memilih Kursi Bambu untuk Furnitur Rumah

3 menit

Kursi bambu merupakan salah satu jenis kursi yang sering menjadi pilihan untuk diletakkan di ruang tamu ataupun teras rumah. Siapa sih yang tidak mengenal bahan bambu? Bahan ini sangat mudah ditemukan di Indonesia. Tapi, apasih keunggulan yang dimiliki kursi bambu?

Material yang sering di pilih sebagai material furniture adalah kayu.

Namun kayu memiliki harga yang cukup mahal, dan waktu tumbuh yang lama.

Semakin tinggi permintaan furniture berbahan kayu, maka akan semakin gundul pula hutan-hutan kita.

Nah, bila memang menginginkan tampilan yang alami, maka bahan bambu bisa menjadi pilihan alternatif pengganti kayu.

Kelebihan Kursi Bambu yang Perlu Diketahui

kursi bambu

1. Tampilan Indah

Apabila rumah Anda memiliki konsep tradisional atau natural, maka kursi bambu adalah pilihan tepat.

Pada dasarnya serat alami pada bambu membuat tampilan kursi bambu tampak indah, sehingga cocok diletakkan di mana pun.

Selain itu warna alaminya, coklat muda cenderung krem, tidak membutuhkan finishing yang berlebihan.

Meski hanya menghaluskan permukaannya saja sudah membuat kursi bambu cantik dipandang.

2. Lebih Tahan Lama

Kursi bambu yang diawetkan dengan tepat dapat bertahan hingga 7 tahun.

Perhatikan saja furniture-furniture bambu di rumah-rumah tradisional atau di desa.

Baca Juga:

9 Jenis Kursi Santai yang Paling Pas untuk Memanjakan Tubuh

Beberapa furniturenya yang terbuat dari bambu telah ada selama bertahun-tahun.

Meski rusak pun kursi bambu tergolong mudah untuk diperbaiki, sebab bahannya sangat melimpah di Indonesia.

3. Kekuatan Teruji

Kekuatan tarik bambu ternyata lebih besar dari baja loh!

Material baja memiliki kekuatan 23.000 per inci persegi, sementara bambu 28.000 per inci persegi.

Karena itu serat bambu sering digunakan untuk memperkuat material komposit.

Kekuatan ini berasal dari ‘buku-buku jari’ yang dimiliki bambu, yang meskipun bervariasi dalam kekuatan, tetapi sangat kokoh.

Sulit dipercaya bukan?

4. Ramah Lingkungan

Bambu merupakan bahan alami yang ramah lingkungan.

Bukankah kayu juga ramah lingkungan?

Dalam hal ini, perbedaan utama bahan bambu dan kayu terletak pada lama tumbuhnya.

kursi bambu

Bambu adalah salah satu vegetasi yang mudah tumbuh, dalam sehari ia bisa bertambah tinggi hingga 10 cm.

Sehingga tidak memerlukan waktu lama untuk membudidayakannya kembali.

Selain itu furniture bambu lebih mudah terurai bila sudah tidak digunakan, karena proses pembuatannya yang tidak membutuhkan terlalu banyak cat.

5. Harga lebih Murah

Bahan bambu yang melimpah membuat harga furniture bambu jauh lebih terjangkau.

Proses dari mulai menanam hingga produksi tidak memerlukan waktu lama, karena itu banyak furniture bambu yang dijual dengan harga miring.

Namun meski murah, tidak berarti kualitasnya rendah ya.

6. Bentuknya Beragam

Meski identik dengan nuansa natural dan tradisional, kursi bambu juga memiliki bentuk yang modern.

Seiring berkembangnya zaman, mulai bermunculan kursi bambu dengan gaya yang lebih simple, minimalis, modern dan elegan.

Bentuk-bentuk tersebut muncul untuk memenuhi tuntutan pasar yang kini berpaku pada gaya hidup minimalis dan alami.

Tips Memilih Kursi Bambu Berkualitas

kursi bambu

Beragam keunggulan yang dimiliki bahan bambu tidak membuat semua jenis bambu dapat digunakan sebagai bahan baku furnitur.

Ada beberapa jenis bambu yang kualitasnya tidak cukup baik untuk diolah.

Jika Anda ingin membuat furniture bambu sendiri, berikut beberapa hal yang dapat di cermati:

1. Aroma Bambu

Berhati-hati dengan bambu yang memiliki aroma seperti tepung atau tape ketika dibelah.

Bahan bambu ini masih mudah untuk dibentuk menjadi berbagai produk.

Namun bahan ini lebih rawan dimakan oleh rayap.

Baca Juga:

4 Mitos Bambu Kuning, Tanaman Pengusir Hantu & Penolak Maling

2. Usia Bambu

Pastikan memilih bambu yang sudah setengah tua.

Bambu yang terlalu tua akan mudah pecah.

Sementara bambu yang terlalu muda kadang masih mudah kempes dan rusak saat dibelah.

3. Tunas Baru

Jangan memilih bambu yang memiliki rebung atau tunas baru didekatnya.

Karena keberadaan rebung merusak kekuatan tumbuh dari bambu didekatnya.

Sehingga menjadi mudah pecah dan rusak saat digunakan.

***

Semoga informasinya bermanfaat ya Sahabat 99!

Jangan lupa bookmark blog 99.co Indonesia untuk informasi menarik lainnya.

Ingin cari properti? Pastikan untuk mencarinya di 99.co/id.

Hanifah

Jr. Content Writer for 99.co | Knit & Crochet Enthusiast

Related Posts