Rumah, Tips & Trik

Lantai Vinyl Vs Lantai Keramik. Lebih Bagus Mana?

4 Juni 2019
lantai vinyl
3 menit

Lantai adalah salah satu area penting yang harus diperhatikan ketika kamu membuat rumah. Pasalnya, jika sampai salah perencanaan, area yang harus dibetulkan tidak hanya 1 atau 2 ruangan, melainkan hampir keseluruhan rumah. Selain itu, kamu juga harus memilih jenis pelapis yang pilihannya pun beragam, mulai dari lantai keramik hingga lantai vinyl.

Jika kamu bimbang apakah harus memilih antar keramik atau vinil, mungkin Blog 99.co Indonesia bisa membantumu melalui artikel yang satu ini.

Untuk mengetahui jenis lantai mana yang paling baik, alangkah baiknya kamu mengetahui kelebihan dan kekurangan keduanya.

Namun, sebelum membahas hal tersebut, simak dahulu penjelasan singkat mengenai kedua jenis lantai ini.

Lantai Keramik

lantai vinyl

Keramik adalah salah satu pelapis lantai yang paling populer di kalangan jenis lantai yang lain.

Pasalnya, pelapis lantai yang terbuat dari tanah liat ini dipatok dengan harga yang cukup terjangkau.

Selain itu, keramik juga dilapisi dengan glazur yang berfungsi untuk menutupi pori-pori agar tahan air, terlihat higienis, dan tahan dari cairan kimia.

Lantai Vynil

lantai vinyl

Meskipun tampilannya terlihat seperti kayu, tidak ada sedikit pun unsur kayu di dalamnya.

Hampir sama dengan keramik, vinil cukup populer di kalangan masyarakat karena harga pelapis lantai yang satu ini cukuplah terjangkau.

Selain dari segi harga, kebanyak orang memilih vinil karena pertimbangan lain seperti motif dan daya tahannya.

Kelebihan Lantai Vinyl & Keramik

1. Lantai Keramik

  • Mudah dicari
  • Awet
  • Tahan dari gesekan benda di atasnya
  • Daya serap air rendah
  • Mudah dirawat
  • Debu tidak menempel secara permanen
  • Tampilannya bisa digunakan pada ruangan dalam atau luar

Baca Juga:

Simak Desain Plint Lantai Unik Lewat 10 Gambar Inspiratif Berikut Ini

2. Lantai Vinyl

  • Tahan air
  • Memiliki fitur anti-lecet yang membuatnya tahan terhadap gesekan furnitur di atas
  • Tidak akan memuai jika terpapar oleh sinar matahari meskipun dalam waktu yang lama
  • Tahan hingga puluhan tahun untuk lantai vinyl dengan kualitas premium
  • Tidak akan terserang rayap karena materialnya tidak mengandung kayu
  • Bisa digunakan di ruangan dalam maupun luar
  • Memiliki banyak sekali motif muali dari kayu hingga custom

Kekurangan Lantai Vinyl & Keramik

lantai vinyl

1. Lantai Keramik

  • Permukannya dingin sehingga kurang nyaman di kaki
  • Nat antar keramik membuatnya cukup sulit dibersihkan
  • Mudah memuai jika terpapar panas
  • Mudah retak dan pecah
  • Pemasangannya membutuhkan semen

2. Lantai Vinyl

-Rentan Benda Tajam

Karena lantai yang satu ini bukan terbuat dari kayu yang solid, penutup vinil sangat rentan terhadap benda tajam.

Jika dirusak dengan sengaja menggunakan pisau atau silet, permukaan pelapisnya akan mudah sekali rusak.

-Tidak Bisa Dibeli secara Satuan

Selain itu, kamu tidak bisa hanya membeli 1 lembar vinil jika ada permukaan yang rusak.

Dengan kata lain, kamu harus langsung membeli 1 dus dengan motif yang serupa.

-Mengandung VOC

Lalu, kekurangannya yang terakhir adalah bahannya yang terbuat dari Velatile Organice Compounds (VOC).

Sebagian orang mengatakan bahwa bahan ini tidak baik untuk kesehatan karena ada beberapa orang yang senstif dengan bahan tersebut.

Baca Juga:

Asal Pilih Lantai Marmer Bisa Berakibat Fatal. Pelajari Lebih Jauh di Sini!

Meskipun begitu, belum ada kajian medis lebih lanjut mengenai kepastian hal tersebut.

***

Inilah hal-hal yang harus diketahui mengenai lantai vinyl dan keramik.

Setelah membaca artikel ini, kamu bisa menimbang-nimbang pelapis lantai manakah yang sesuai dengan kebutuhanmu.

Menurutmu, dari kedua pilihan tersebut, pelapis manakah yang terbaik?

Semoga tulisan ini bisa membantumu menentukan pilihan, Sahabat 99.

Simak informasi menarik lainnya di Blog 99.co Indonesia.

Sedang mencari rumah impian? Cari saja di 99.co/id!

You Might Also Like