Berita Ragam

Mirip Tragedi Bom Hiroshima, Ledakan Beirut Meninggalkan Luka Mendalam untuk Lebanon

2 menit

Tagar #BeirutBlast masih bertengger sebagai trending topic dunia di beragam media sosial. Tragedi ini diusung sebagai tragedi terbesar yang pernah menimpa Lebanon.

Ledakan besar mengguncang Beirut pada Selasa sore (04/08/2020).

Bencana yang diawali dengan kebakaran itu menghasilkan asap tebal dan tinggi, menutupi langit Beirut untuk beberapa menit.

Menurut laporan terakhir, tragedi ledakan ini menewaskan setidaknya 120 jiwa dengan korban luka-luka lebih dari 4.000 orang.

Letusan berasal dari titik kecil gudang petasan sitaan pemerintah di area pelabuhan.

Namun, dampak dan guncangannya meratakan kota Beirut dan terasa sampai 240 kilometer ke semua arah mata angin.

Saking besarnya, ledakan Beirut dibandingkan dengan tragedi bom Hiroshima yang melanda Jepang di tahun 1945.

Berikut berita selengkapnya.

Penyebab Ledakan Beirut

Api dan asap yang menyelimuti gudang penyimpanan petasan menyita perhatian masyarakat Beirut sore hari itu.

Beberapa lensa kamera bahkan sempat mengabadikan betapa garang dan cepatnya api melahap seluruh bangunan.

Dilansir dari New York Times, ada beberapa letusan kecil yang terdengar sebelum ledakan besar terjadi.

Letusan-letusan tersebut terdengar seperti suara kembang api, menggema ke seluruh sudut kota Beirut.

Beberapa menit setelah suara bising terdengar, ledakan dahsyat pun mengguncang seisi kota.

Ledakan fatal itu menghasilkan bulu kemerahan yang mengepul tinggi ke langit pelabuhan kota.

Guncangannya diikuti dengan gelombang kejut yang menghancurkan setiap kerikil, kaca, dan jalanan Beirut.

ledakan di beirut

sumber: dailiymail.co.uk

Ternyata, penyebab ledakan masih belum jelas.

Pemerintah berasumsi ledakan kemungkinan besar berasal dari tumpukan amonium nitrat sebesar 2.750 ton di dalam gudang.

Amonium nitrat adalah bahan kimia bersifat eksplosif, sangat berbahaya bila disimpan dekat dengan barang yang mudah terbakar.

Lewat konferensi pers, Perdana Menteri Lebanon, Hassan Diab, menyatakan bahan kimia tersebut sudah berada di gudang selama 6 tahun.

Baca Juga:

7 Ramalan Bencana 2020 Menurut Paranormal | Mulai dari Bencana, Akhir Corona, hingga Kiamat!

Penyelidik masih mencoba menentukan apakah ledakan Beirut terjadi karena tidak kecelakaan atau dengan sengaja.

Lebanon sendiri sedang berada dalam status perang saudara dari tahun 1975 dengan beberapa negara tetangga.

Untuk mencegah hoaks, Mayor Jenderal, Abbas Ibrahim, menghimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi tentang tindak terorisme.

Potret Gubernur Beirut Menangis Mengiris Hati Netizen Dunia

ledakan di lebanon

sumber: youtube.com

Tragedi Beirut menyebabkan kerusakan parah pada setiap bangunan di pelabuhan dan belahan utara kota.

Di luar kawasan pelabuhan, ledakan Beirut meratakan distrik perbelanjaan, bangunan hiburan, serta lingkungan padat penduduk.

Lebih dari 750.000 orang merasakan dampak buruk ledakan, baik itu dalam segi finansial, fisik, maupun psikis.

Sebelum bencana ini terjadi, Beirut sedang dilanda serangan krisis moneter.

Bencana ini hanya memperburuk kondisi ekonomi negara yang bergantung dengan produk impor melalui pelabuhan Beirut.

Ditemui wartawan setempat, Gubernur Beirut, Marwan Abboud, tidak sanggup menahan air mata ketika memberikan keterangan.

“Bencana ini merupakan bencana terbesar yang pernah saya lihat seumur hidup,” ungkap Marwan.

“Semuanya mengingatkan saya dengan tragedi bom Hiroshima,” tambahnya sambil menangis.

Baca Juga:

Ngeri! 10 Bencana Gunung Meletus ini Diramalkan Terjadi Tahun 2020

Jangan lupa untuk pantau terus informasi penting seputar properti lewat Berita Properti 99.co Indonesia.

Untuk kamu yang sedang mencari harga sewa ruko murah di seluruh Indonesia, langsung saja kunjungi 99.co/id!

Samala Mahadi

Content Writer and all things Basquiat connoisseur.

Related Posts