Berita Ragam

Lembaga Ini Catat Keturunan Nabi Muhammad SAW di Indonesia | Rizieq Shihab Benar-Benar Habib?

3 menit

Mungkin banyak di antara kamu bertanya-tanya, apakah seseorang yang mengaku “Habib” itu benar-benar keturunan Nabi? Ternyata ada lo lembaga yang mencatat keturunan Nabi Muhammad SAW!

Sejak kepulangannya ke Indonesia, Habib Rizieq Shihab kembali menjadi perbincangan masyarakat Indonesia.

Selain mengenai aktivitas setelah kepulangannya ke Indonesia, sejumlah warganet juga membahas mengenai gelar “Habib” yang disandang Rizieq Shihab.

Seperti yang telah diketahui sebelumnya, gelar “Habib” disandang oleh seseorang yang merupakan keturunan Nabi Muhammad SAW.

Lalu bagaimana cara memastikan bahwa seseorang yang mengklaim gelar “Habib” benar-benar keturunan Rasulullah?

Sebuah lembaga bernama Rabithah Alawiyah mengklaim bahwa pihaknya memiliki catatan mengenai keturunan Nabi Muhamad Saw di Indonesia.

Rabithah Alawiyah Mencatat Keturunan Nabi Muhamad SAW

Rabithah Alawiyah Mencatat Keturunan Nabi Muhamad SAW

sumber: okezone.com

Rabithah Alawiyah tercatat telah berdiri di Indonesia sejak 27 Desember 1928.

Namun, pencatatan pertama mengenai daftar keturunan nabi di Indonesia baru dilakukan pada tahun 1932.

Awalnya Rabhitah Alawiyah dibentuk dengan tujuan dakwah, sehingga masyarakat Indonesia lebih mengenal sosok Nabi Muhammad SAW.

Lembaga ini menjadi payung bagi keluarga keturunan Nabi saat berdakwah.

Kemudian, seiring berjalannya waktu, catatan yang dimiliki Rabithah Alawiyah menjadi rujukan untuk menghindari oknum yang mengaku-ngaku memiliki gelar “Habib” namun tidak memiliki silsilah Nabi yang jelas.

Hanya orang yang telah lolos validasi berdasarkan nasab yang berhak menyandang gelar “Habib”.

Dengan begitu diharapkan tidak ada “habib palsu” yang dapat mencoreng citra keturunan nabi di Indonesia.

Berdasarkan catatan Rabithah Alawiyah, ada 151 marga segaris keturunan Nabi yang masih ada di dunia, termasuk Indonesia.

Beberapa di antaranya memang kurang familiar di telinga orang Indonesia, semisal Al Tuwainah, Albin Sumaithon, dan Al Quthhan.

Di Indonesia, tercatat ada 68 marga keturunan Nabi yang tersisa

Para keturunan Nabi ini pun tersebar di seluruh penjuru Indonesia, mulai dari Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan lain-lain.

Keturunan Nabi yang Terkenal di Indonesia

Beberapa figur populer di Indonesia juga ternyata berada dalam catatan Rabithah Alawiyah sebagai keturunan Nabi Muhammad.

Melansir Tirto.id, berikut adalah beberapa figur terkenal yang tercatat sebagai keturunan Nabi:




  • Mantan Menteri Luar Negeri Ali Alatas.
  • Mantan Menteri Agama Quraish Shihab.
  • Presenter Mata Najwa, Najwa Shihab.
  • Pengasuh Majelis Taklim Nurul Musthofa, Habib Hasan bin Jafar Assegaf.
  • Habib Luthfi bin Yahya, dll.

Bukti Habib Rizieq Keturunan Nabi Muhammad SAW

bukti Habib Rizieq Shihab keturunan Nabi Muhammad

Rabithah Alawiyah juga mengklaim memiliki bukti bahwa Rizieq Shihab adalah keturunan Nabi Muhammad SAW.

Ketua Lembaga Pencatatan Nasab Makhtab Addaimi Rabithah Alawiyah, Ustaz Ahmad Alatas, mengatakan bahwa Rizieq Shihab merupakan keturunan dari generasi ke-39 Nabi Muhammad SAW.

Namun, jika diurut sampai ke Fatimah Az Zahra AS, Rizieq Shihab merupakan keturunan ke-38.

“Kalau sampai ke Siti Fatimah dia ke-38. Kalau sampai ke Nabi Muhammad SAW dia ke-39,” kata Ahmad, dikutip dari Suara.com, Jumat (13/11/2020).

Dengan begitu, menurut Rabithah Alawiyah, gelar “Habib” boleh disandang oleh Rizieq Shihab.

Marga yang Bukan Keturunan Nabi Muhammad SAW

pentolan FPI Novel Bamukmin

sumber: Liputan6.com

Selain 68 marga keturunan Nabi di Indonesia, ada beberapa marga Arab yang familiar di telinga orang Indonesia, tetapi bukanlah keturunan Nabi.

Beberapa marga yang dimaksud, di antaranya adalah Al Gadri, Ba’asyir, Bamu’min, dan lain-lain.

Salah satu sosok yang dikenal dari marga non-keturunan Nabi tersebut adalah Novel Bamu’min, yang kerap dipanggil sebagai Habib Novel.

Pada tahun 2015, Ketua Umum DPP Rabithah Alawiyah, Sayyid Zen Umar bin Smith, mengatakan bahwa Novel Bamu’min bukanlah keturunan Nabi.

“Novel Bamukmin itu bukan sayyid apalagi habib,” katanya, dikutip dari Republika.co.id, Sabtu (11/10/2015).

Disebutkan, bahwa Bamu’min adalah marga dari orang Hardramaut biasa, artinya bukan berasal dari keluarga yang satu kabilah atau bukan kaum dari satu ayah yang bisa dilacak ke atas sebagai keturunan Nabi.

***

Semoga artikel ini bermanfaat untuk Sahabat 99 ya!

Jangan lewatkan informasi menarik lainnya di Portal Berita 99.co Indonesia.

Kamu sedang mencari rumah di Bandung?

Bisa jadi Podomoro Park Bandung adalah jawabannya!

Cek saja di 99.co/id untuk menemukan rumah idamanmu!




Theofilus Richard

Penulis konten | Semoga tulisanku berkesan buat kamu

Related Posts