Berita

Mengenal Listrik Pintar dan Keunggulannya. Lebih Ekonomis!

2 Juli 2019
listrik pintar
3 menit

Listrik pintar adalah pembayaran listrik dengan cara prabayar. Sistem menggunakan listriknya cukup dengan membeli token atau pulsa listrik.

Setiap tahun kebutuhan pokok masyarakat terhadap energi listrik kian bertambah.

Mulai dari penggunaan lampu, alat elektronik, dan masih banyak lagi.

Hampir semua kegiatan manusia ditunjang oleh listrik saat ini.

Kini, cara pembayaran listrik sudah menerapkan sistem listrik pintar atau listrik prabayar.

Apa Itu Listrik Pintar?

Listrik pintar adalah pembayaran listrik dengan cara prabayar.

Pelanggan hanya perlu menggunakan listrik sesuai dengan pembelian token atau pulsa listrik.

Jika token sudah limit, maka pemakai harus mengisi ulang token listrik.

Keunggulan Listrik Prabayar / Listrik Pintar

Dilansir dari Sepulsa.com, inilah 7 keunggulan listrik pintar yang bisa kamu dapatkan:

1. Biaya Instalasi Lebih Murah

Kamu hanya akan dikenakan biaya pemasangan saja dan uang jaminan langganan pada pemasangan pertama.

Selanjutnya, biaya penggunaan listrik hanya akan dibebani token perdana saja.

Hal ini sangat menghemat pengeluaran kamu, ‘kan?

2. Praktis dan Anti Ribet

Suatu keuntungan untuk kamu yang mulai menggunakan listrik pintar adalah sistem pembayaran yang serba praktis, cepat, dan anti ribet.

Pasalnya, kamu tak perlu lagi datang ke kantor PLN untuk membayar tagihan.

Cukup lakukan pembayaran lewat sistem pebaaran online seperti aplikasi Traveloka, toko penjual token pulsa, dan masih banyak lagi.

3. Enggak Ada Biaya Bulanan

Keunggulan selanjutnya adalah tidak ada lagi biaya bulanan.

Sebab, listrik prabayar mengharuskan pemakainya untuk membayar terlebih dahulu baru bisa menikmati fasilitas listrik.

Hal ini bisa membantu untuk mengatur biaya keuangan bulanan kamu.

Misalnya, dalam satu bulan kamu hanya membutuhkan listrik sebesar Rp100 ribu saja tidak kurang atau tidak lebih.

Uang yang dikeluarkan pun sebanyak itu.

4. Tidak Ada Denda Keterlambatan

Dalam sistem prabayar tidak ada namanya denda atau biaya admin apapun.

Ya, jika token listrik kamu habis, mungkin listrik akan padam saja

5. Mengajarkan Hemat Listrik

Penggunaan listrik prabayar bisa mengajarkan kamu untuk lebih menghemat listrik.

Pasalnya, kamu harus mengontrol pemakaian listrik agar token tidak cepat habisa.

Berbeda dengan tagihan listrik bulanan.

Kamu masih bisa menikmati fasilitas listrik dengan penggunaan yang masih semena-mena.

Bahkan, kebanyakan kasus adalah menyalakan lampu saat siang hari atau menyalakan TV saat tidak ditonton.

6. Pembelian Token Listrik Lebih Mudah dan Cepat

Pembelian token listrik bisa dilakukan lebih mudah dan cepat.

Cara pembeliannya pun cukup menunjukkan nomor meter pelanggan dan ID pelanggan.

Bahkan , cara ini juga sama apabila kau membeli di beberapa situs marketplace online yang menyediakan pembelian token listrik.

7. Aman dari Bahaya

Listrik prabayar memiliki sistem sendiri yang berbeda dengan listri pascabayar.

Saat ada masalah pada listrik akan ada indikator yang muncul.

Dengan begitu, kamu akan terbebas dari bahaya konsleting listrik hingga kebakaran.

Tak hanya itu saja, sistem listrik prabayar tidak mudah dibobol karena 20 digit token pulsa hanya bisa diisikan pada satu meteran saja.

Baca Juga:

Tips Memilih Perumahan Sesuai Kebutuhan Masa Kini

Kelemahan Listrik Prabayar / Listrik Pintar

listrik pintar

Selain keunggulan, ternyata terdapat 3 kelemahan dari listrik prabayar atau listrik pintar ini, antara lain:

1. Tarif Token yang Mahal

Golongan tarif token listrik rumah tangga berdaya 450 VA, dan 900 VA tarifnya lebih mahal dibandingkan listrik pascabayar

Tetapi, kamu dapat mengakalinya dengan menggunakan peralatan listrik yang penting-penting saja sesuai kebutuhan.

2. Sistem Token Listrik Tidak Periodik

Bagi kamu yang pemakaian listriknya banyak, mungkin akan membeli pulsa listrik lebih dari 1 kali dalam sebulan.

Tetapi, kamu dapat membeli pulsa dengan nominal besar, maksimal besaran token listrik yang di jual bernilai Rp2 juta.

Nominal pulsa listrik yang tersedia di pasaran saat ini adalah mulai dari Rp20 ribu – Rp 2 juta.

3. Listrik Langsung Padam Saat Pulsa Habis

Bagi penggunan listrik pintar pasti sudah tahu akan hal ini.

Ya, bisa pulsa habis makan listrik seketika padam hingga kamu mengisinya kembali.

Namun, pada kWh meter prabayar saat ini sudah dilengkapi dengan alarm di mana jika kWh sudah menunjukkan nilai 10 kWh maka, alarm akan berbunya.

Jika sudah seperti itu, sebaiknya segera melakukan pembelian pulsa listrik prabayar.

Cara Mengecek Sisa Token Listrik

Langkah-langkah mudahnya seperti ini:

  • Merk Hexing

Tekan angka 801 lalu, enter. Sisa token akan muncul sendirinya.

  • Merk Conlog

Kamu dapat melihat sisa token listrik pada monitor.

  • Merk Star

Tekan angka 07, setelah itu pencet enter.

  • Merk Itron

Kamu dapat melihat langsung pada layar monitor.

Baca Juga:

Tertarik Punya Smart Home? Anda Harus Siapkan Ini Dulu

Prosedur Pemasangan Listrik Pintar Baru

Melansir dari Liputan6, berikut tata cara pengajuan permohonan untuk memasang listrik pintar baru, sebagai berikut:

1. Mendatangi langsung kantor pelayanan PLN Terdekat

  • Persyaratan yang harus kamu bawa yaitu:
  • Fotokopi kartu identitas pemilik/pengguna bangunan (KTP/SIM) yang masih berlaku
  • Denah/peta lokasi rumah (diperlukan untuk memudahkan dalam proses survei lapangan)
  • Surat Kuasa bila pengajuan permohonan diwakilkan
  • Membayar biaya penyambungan.

Berdasarkan informasi dari petugas Call Center PLN 123, biaya penyambungan baru hanya dikenakan Rp1.218 juta.

Namun, belum termasuk token listrik.

Perlu diketahui, besaran biaya ini hanya berlaku untuk urusan pekerjaan dari tiang sampai Meter Prabayar (MPB).

  • Kamu juga dapat melakukan permohonan sambungan baru melalui call center PLN di nomoer 123.

2. Setelah persyaratan di atas terpenuhi, tahapan berikutnya adalah:

  • Pemberkasan administrasi permohonan sambungan baru.
  • Survei lapangan

Berguna untuk mengetahui secara persis kondisi kelistrikan dilapangan (kondisi teknis, jarak dengan tiang terdekat, jarak dengan trafo terdekat, dan informasi teknis lainnya).

  • Calon pelanggan menyelesaikan proses admistrasi di Kantor PLN.

Proses pembayaran biaya penyambungan hanya dapat dilakukan di Kantor PLN atau melalui bank yang ditunjuk.

  • Menandatangani Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL).
  • PLN akan melakukan penyambungan listrik ke rumah pelanggan.

Setelah seluruh proses administrasi terselesaikan dan secara teknis sudah dapat dilakukan penyambungan.

Bagaimana sekarang?

Sudah lebih paham mengenai listrik pintar?

***

Semoga petunjuk yang dituliskan di atas berguna bagi kamu, ya.

Selalu kunjungi Blog 99.co Indonesia untuk mendapatkan informasi menarik seputar dunia properti.

Temukan pula hunian dengan harga terjangkau dalam situs 99.co/id .

You Might Also Like