Berita, Berita Properti

7 Lokasi Properti yang Sebaiknya Pantang Dibeli | Katanya Seram Hingga Bikin Rugi

12 Februari 2020
lokasi properti
3 menit

Membeli sebuah rumah, ruko, apartemen atau unit properti lainnya memang selalu harus dengan pertimbangan yang tepat. Terutama dalam menentukan atau memilih lokasi properti yang dipilih. Berikut beberapa tipsnya!

Jika, kamu membeli suatu properti, tentunya kamu ingin selalu untung.

Siapa sih yang ingin merugi dalam menjalankan bisnisnya?

Nah, salah satu hal yang cukup penting dalam menentukan properti yang ingin dibeli ialah, soal lokasi.

Tentu, kamu tidak ingin menyesal setelah membeli properti tersebut bukan?

Jangan samapai setelah membeli kamu tidak bisa menjualnya karena lokasi properti yang tidak disukai banyak calon pembeli.

Lantas, bagaimana mengetahui lokasi properti di mana saja yang sebaiknya jangan dibeli?

Berikut pembahasannya.

7 Lokasi Properti yang Sebaiknya Dihindari

1. Lokasi Properti Dekat Kuburan

lokasi properti

Banyak hal yang menyebabkan larangan membeli hunian dekat kuburuan.

Hal ini tentu tak bisa dilepaskan dari kesan angker dan seram.

Walaupun mungkin bagi sebagian orang rumah di dekat kuburan itu biasa saja.

Hanya saja, persepsi seringkali mengalahkan rasionalitas dalam sebuah keputusan saat membeli rumah.

Kamu tentu akan mudah sekali membeli rumah di dekat kuburan tapi tidak dalam perkara menjual rumah tersebut.

Bahkan, pandangan ini disetujui oleh bank.

Mereka akan menurunkan nilai rumah yang dekat bahkan berdekatan dengan kuburan.

Namun, jika peruntukkan tanah itu untuk gudang, tentu tidak akan menjadi masalah.

2. Dekat dengan Rumah Ibadah

lokasi properti

Jika kamu memiliki keterikatan hati dengan masjid, membeli rumah dekat masjid mungkin suatu kesenangan.

Hanya saja, jika kamu berencana menjadikan lokasi properti tersebut untuk dijadikan sebuah kos-kosan atau rumah kontrakan, maka patut dipertimbangkan.

Pertanyaannya, kenapa dengan masjid?

Bukannya justru akan lebih baik dan mudah dalam beribadah?

Tidak semudah itu jawabannya.

Jika kamu membeli rumah untuk diri sendiri tentu tidak masalah.

Namun, bila ingin membuat properti tersebut untuk dijadikan kontrakan, tentunya akan banyak faktor yang mengurangi peminat.

Tentu tidak semua orang suka dengan bunyi speaker atau toa masjid yang kencang.

Bagi orang yang suka akan ketenangan, faktor ini tentu akan membuat para penyewa untuk mengurungkan niatnya.

Tak hanya itu, bank ternyata juga dapat mengurangi nilai rumah kamu jika ternyata terletak di samping rumah ibadah.

3. Di Bawah Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (Sutet)

Tak hanya dilarang membangun rumah di bawah tower atau tiang sutet, tapi juga diancam denda.

Hal ini karena calon lokasi properti tersebut merupakan milik negara.

Tak hanya itu, masalah kesehatan pun akan mengancam kamu.

Menurut penelitian, tinggal di bawah sutet berakibat buruk bagi kesehatan karena radiasi dari gelombang elektromagnetik yang begitu besar.

Ada juga pertimbangan keselamatan.

Jika tiang itu roboh, tentu akan menjadi bahaya yang dapat mengancam keselataman orang yang tinggal di bawahnya.

Lantaran hal itu, banyak orang yang menghindari tinggal di lokasi ini.

Kamu pun tentu akan sulit menjual properti di lokasi ini.

4. Jalan Menuju ke Rumah Sempitlokasi properti

Andaikata kejadian buruk terjadi, misalnya terjadi kebakaran rumah yang berada di dalam gang tentu pemadam kebakaran akan sulit memadamkan api.

Selain itu, rumah di dalam gang tidak memiliki nilai ekonomi.

Meski surat-surat lengkap, bank akan kurang menyukainnya.

Belum lagi kalau ada tamu yang akan datang, mereka tentu akan repot mencari properti di lokasi ini.

Daripada direpotkan dengan hal-hal itu, lebih baik mencari rumah dengan akses yang baik dan jalan yang lebar.

Tentunya dengan akses 2 mobil dapat berpapasan sudah menjadi nilai tambah bagi properti kamu.

Baca Juga:

Konsumen Enggan Survei Lokasi? Ini Tips Ampuh untuk Para Agen Properti!

5. Daerah Sering Banjir

lokasi properti

Rumah yang langganan banjir biasanya tidak jauh dengan sungai atau berada di bawah saluran air.

Jika banjir tiba, tentunya ini akan menjadi bencana yang sangat merepotkan.

Apalagi efek setelah selesai banjir membereskan bekas banjir.

Orang tentu akan pikir-pikir membeli, jika properti yang kamu tawarkan berada di lokasi banjir.

Jadi, daripada nanti kamu sulit menjualnya lebih baik mencari properti di area yang bebas dari banjir.

6. Dekat Penampungan Tempat Sampah

Lokasi properti yang satu ini tentu sudah pasti tidak disukai calon pembeli.

Biasanya tempat ini mempunyai aroma yang sangat bau dan identik dengan penyakit serta kotoran.

Jangan pernah sesekali menaksir properti yang dekat pembuangan akhir sampah walaupun harganya jauh di bawah, ya!

7. Lokasi Properti Dekat Rel Kereta Api

lokasi properti

Rumah dekat rel kereta api tentu tidak begitu nyaman untuk ditinggali.

Hal utama yang paling mengganggu adalah suara bising kereta api yang lewat.

Lokasi properti seperti ini juga akan mengganggu calon pembeli di malam hari saat waktunya istirahat.

Baca Juga:

Peluang Usaha Coworking Space | Cocok Buat Pebisnis Properti Pemula

Itu dia beberapa tips yang dapat membantu dalam membeli properti.

Semoga bermanfaat, ya!

Dapatkan berita properti lainnya di 99 Indonesia.

Temukan properti yang sedang kamu cari di situs 99.co/id.

You Might Also Like