Gaya Hidup Kesehatan

7 Manfaat Air Purifier di dalam Ruangan | Jaga Kesehatan & Polusi Buruk!

3 menit

Air purifier berbeda dengan Air Conditioner (AC). Air purifier bisa dikatakan sebagai teknologi yang tepat untuk mendapatkan udara sehat di dalam ruangan. Berikut beberapa manfaat air purifier untukmu.

Ingin menjaga dan mendapatkan udara dengan kualitas yang baik di dalam ruangan?

Air purifier bisa membantu kamu mewujudkan hal itu.

Fungsi dari air purifier sendiri bisa membersihkan udara yang kita hirup karena tingkat kemampuan pembersih udaranya mencapai 95 persen.

Ala ini tidak dapat mendinginkan ruangan seperti AC, meainkan hanya mengeluarkan udara segar yang sudah bersih/bebas polusi.

Masih penasaran dengan manfaat dari air purifier lainnya?

Yuk, simak bersama manfaatnya di bawah ini.

7 Manfaat Air Purifier untuk Kesehatan & Udara Bersih dalam Ruangan

1. Menghilangkan Virus dan Bakteri di Dunia

Salah satu manfaat air purifier pada umumnya yaitu, bisa menghilangkan virus dan bakteri di udara.

Retroscreen Virology (UK) telah melakukan penelitian dengan menggunakan metode tes.

Penelitian tersebut dilakukan dengan cara memasang virus dalam kotak.

Lalu, kota tersebut terdapat sebuah air purifier dan dihitung penurunannya sangat konsisten.

2. Manfaat Air Purifier untuk Orang yang Sakit

Penyebaran penyakit menulai kebanyakn ditularkan melalui udara.

Hal ini menjadi perhatian khusus untuk menjaga kesehatan orang yang sakit terutama, orang tua.

Pembersih udara HEPA atau air purifier tidak bisa diragukan untuk kualitas hidup orang lanjut usia.

manfaat air purifier

Banyak yang akan menderita kondisi pernapasan seperti penyakit paru-paru, emfisema, dan sistem kekebalan tubuh rapuh yang rentan terhadap serangan alergen dan polutan.

Namun, semuanya akan terjaga dengan filtrasi 3 tahap dalam air purifier.

Ia mampu membuat udara berkualitas dan bersih dari karbon aktif serta ionizer.

3. Hilangkan Bau Tidak Sedap

Manfaat air purifier selanjutnya yaitu, menghilangkan bau tidak sedap.

Hal ini sudah dibuktikan melalui serangkaian tes yang dilakukan oleh Japan Spinners Inspecting Foundation.

Tes ini dilakukan untuk mengetahui keefektifan menghilangkan bau dengan menggunakan 6 tingkat pengukuran bau.

4. Manfaat Air Purifier Bisa Mengurangi Asma

Menurut American Academy of Allergy, Asthma, and Immunology (AAAAI), asma adalah salah satu penyakit kronis yang paling umum pada anak muda Amerika.

Asma menyebabkan lebih dari 10 juta hari sekolah yang hilang setiap tahun.

Pemicu asma seperti spora jamur dan tungau debu mungkin ada di rumah, tetapi pembersih udara bisa menawarkan peluang terbaik untuk menghilangkan udara tidak sedap.

Air purifier efektif menghilangkan bulu hewan peliharaan, tungau debu, dan asap tembakau dari udara dan dapat mengurangi kemungkinan peradangan.

5. Mengurangi Jamur

Manfaat air purifier berikutnya adalah kemampuan alat ini untuk memberantas jamur yang dapat menjadi sumber penyakit.

Kemampuan dalam memberantas jamur telah dibuktikan dengan adanya tes yang dilakukan oleh Japan Food Research Laboratories.

Tes yang dilakukan dengan metode menyemburkan ion PCI di ruangan berukuran 2.6 m3 , jamur tumbuh pada PVC plate – konsentrasi ion PCI 50.000 ions/cm3.

Kemudian, hasil dari tes membuktikan jumlah dan pertumbuhan jamur dapat dikurangi berkat air purifier.

Baca Juga:

11 Trik Menciptakan Suasana Kantor di Rumah dengan Nyaman

6. Mengatasi Asap Rokok

Merokok pasif sama berbahayanya dengan merokok.

Terutama untuk paru-paru muda dan kurang berkembang.

Ini dapat menyebabkan asma, radang paru-paru, bronkitis, dan penyakit jantung, dan lainnya.

Nah, manfaat dari air purifier dapat menjebak polutan hingga 3 mikron.

manfaat air purifier

Ini berarti sebagian besar asap tembakau disaring dari atmosfer untuk mengurangi risiko ini.

Jika asap adalah perhatian utama, kamu bisa berinvestasi dalam sistem penyaringan yang memiliki proses 3 tahap: penyaringan karbon pra-aktifkan, HEPA, dan UV-C atau ionizer.

Karbon aktif juga dapat menghilangkan partikel asap dari udara karena partikel menjadi terserap pada permukaan karbon berpori.

7. Dapat Menghindari Alergi

Hal-hal sederhana seperti hewan peliharaan dan serbuk sari dapat memicu reaksi alergi.

Beberapa air purifier memiliki pemurnian 3-tahap yang terdiri dari pra-filter (biasanya karbon aktif), filter High-Efficiency Particulate Air (HEPA), dan Ionizer.

Sistem ini dapat melepaskan ion bermuatan negatif ke atmosfer yang kemudian secara positif mengisi partikel udara untuk membuatnya sangat berat, sehingga jatuh ke tanah.

Jika kamu dapat menghilangkan sebagian besar polutan, kamu mengurangi risiko menghirupnya, yang mengurangi jumlah imunoglobulin E (IgE), antibodi yang diproduksi tubuh untuk melawan infeksi dan yang dapat menyebabkan reaksi alergi.

Cara Kerja dan Menggunakan Air Purifier

Cara penggunaan dan kerja alat air purifier cukup sederhana.

Begitu dinyalakan, udara di dalam ruangan akan tersedot dengan bantuan kipas dan ditangkap oleh filter yang terletak di bagian belakang air purifier.

Kemudian, udara tersebut disaring melalui filter dan akan di salurkan kembali lewat penyalur yang berada di depan

Udara yang dikeluarkan tentunya sudah menjadi segar dan bebas polusi karena debu, kuman, bakteri, partikel di dalam udara sudah disaring terlebih dahulu.

Baca Juga:

10 Rekomendasi Air Purifier Terbaik untuk Perbaiki Kualitas Udara Rumah

Semoga informasi di atas bisa bermanfaat untukmu, ya!

Simak informasi menarik terkait properti hanya di Berita Properti 99.co Indonesia.

Kamu lagi mencari situs jual rumah murah? Temukan di 99.co/id.

Cynthia Novianti

Content Writer for 99.co. Love cats eyes and ice cube. *krok-krok*
Follow Me:

Related Posts