Gaya Hidup Kesehatan

6 Manfaat Pohon Kelor untuk Kesehatan Tubuh | Dilengkapi Cara Menanam!

3 menit

Pohon kelor termasuk tanaman yang bisa tumbuh di kawasan tropik dan sangat cepat tinggi. Berikut beberapa manfaat dan cara menanam pohon kelor yang mudah.

Pohon kelor atau tanaman yang memiliki nama ilmiah Moringa oleifera ini bisa tumbuh dengan cepat semenjak ditanam dari biji.

Di daerah Pulau Jawa, tanaman kelor bisa tumbuh sampai ketinggian 300 meter di atas permukaan laut.

Ciri pohon kelor antara lain, (1) daun kelor berbentuk bulat telur dengan ukuran kecil-kecil berbentuk majemuk yang tersusun dalam satu tangkai, (2) bunganya berwarna putih kekuning-kuningan, dan (3) tudung pelepah pohon ini mempunyai bunga yang berwarna hijau.

Tanaman kelor dapat tumbuh saat iklim panas ataupun hujan.

Karena itu, pohon kelor besar cocok digunakan sebagai tanaman ‘pioner’ penghijauan atau pemulihan tanah gersang.

Atau jika dipakai pada ladang kebun bisa kamu gunakan sebagai pagar hidup, lho.

Selain itu, khasiat pohon kelor juga bisa dirasakan pada tubuh manusia.

Ini dia segudang manfaatnya.

6 Manfaat Pohon Kelor untuk Kesehatan Tubuh

manfaat daun kelor

1. Gizi Tinggi untuk Anak-Anak

Daun dari pohon kelor memiliki gizi tinggi yang dibutuhkan anak-anak,lho.

Terutama pada balita.

Dilansir dari Haibunda.com, Kepala Paus Mandala Kumara, Ni Made Sulastri, SE menjelaskan bahwa posyandu dan PAUD juga telah mengedukasi orang tua wali murid.

Mereka diberikan informasi daun kelor sebagai pemberi makan tambahan (PMT) anak dengan berbagai macam jenis makanan.

“Awalnya berupa puding, kemudian berkembang menjadi nugget dan sub. Daun kelor merupakan makanan bergizi, murah dan mudah, karena bahannya mudah ditemukan di sekitar lingkungan,” ucap Made.

2. Mempercepat Penyembuhan Luka

Selain itu, daun kelor yang ditumbuk sampai halus juga bisa kamu gunakan sebagai obat penyembuh luka, lho.

Hal ini dikarenakan ada kandungan antibiotik di dalam daunnya.

kelor

3. Air Rebusan Akar Pohon Kelor untuk Rematik

Selain daun, akar kelor ampuh mengatasi rematik, epilepsi, antiskorbut, diuretikum, hingga kencing nanah.

Air rebusan akarnya juga bisa dikonsumsi untuk pengobatan malaria dan tekanan darah tinggi.

Pada penderita rematik, cobalah untuk mengoleskannya di bagian yang terasa nyeri selama 3x sehari.

4. Obat Sakit Kepala

Manfaat pohon kelor juga bisa digunakan untuk sakit kepala.

Oleskanlah, akar kelor yang sudah berbentuk pasta pada pelipis dan belakang telinga.

Baca Juga:

Cara Menanam dan Merawat Pohon Bonsai Beringin Agar Panjang Umur

5. Obat Beri-Beri dan Bengkak

Daun kelor yang dicampur bersama kulit akar pepaya dan dihaluskan bisa kamu gunakan sebagai obat luar untuk menyembuhkan bengkak.

6. Obat Kulit

Daun kelor ditambah kapur sirih, bisa untuk penyakit kurap dan sejenisnya.

Cara Menanam Pohon Kelor dari Biji

1. Pilih Biji Berkualitas

biji kelor

Pertama-tama, pilihlah biji kelor dengan kualitas terbaik.

Cara mendapatkan biji kelor berkualitas terbaik bisa kamu praktikkan sendiri.

Yaitu, bukalah kulit polong.

Kemudian, jemur di bawah terik matahari selama kurang lebih satu hari.

Kemudian, angkat dan letakkan di area teduh.

2. Waktunya Penyemaian

proses penyemaian kelor

Cara menanam pohon kelor selanjutnya yaitu menyiapkan nampan semai atau plastik polybag.

Kemudian, isi media dengan campuran tanah dan pupuk kendang.

Sebelum memasukkan biji, rendam terlebih dahulu ke dalam air hangat dan pilih biji yang tenggelam.

Setelah memilih biji kelor terbaik, semaikan di media penyemaian, lalu tempatkan di lokasi teduh.

Baca Juga:

Dipercaya Bisa Pikat Wanita Pujaan Hati, Ini Asal-Usul Bulu Perindu. Kamu Percaya?

3. Tahap Perawatan

menanam kelor

Lakukan penyiraman teratur yaitu 5 sampai 7 hari sekali sambil melihat kadar air di dalam tanah.

Hal ini berguna untuk menjaga kelembapan dari persemaian.

Hindari membuat tanah di sekitar akar pohon menjadi becek atau sampai air menggenang.

Ini bisa membuat akarnya menjadi busuk.

Lakukan pemupuan sebanyak satu bulan sekali.

Kecambah akan mulai nampak ketika berumur 7-12 hari.

Setelah tumbuh mencapai 15 cm, pindahkan ke dalam polybag yang lebih besar.

4. Tahap Pemanenan

manfaat daun kelor

Kini waktunya memanen bagian-bagian pohon kelor yang bisa dimanfaatkan.

Salah satu pemanfaatan paling sering ada pada daunnya.

Daun kelor yang sudah siap panen yaitu, dalam keadaan kering, biji sudah berwarna cokelat dan, jemur 3-5 jam lalu, simpan di dalam tempat yang sejuk.

***

Semoga informasi di atas bermanfaat untukmu, ya!

Kunjungi Berita Properti 99.co Indonesia untuk membaca informasi lain seputar propeti.

Kamu sedang mencari rumah dengan harga jual murah? Temukan di 99.co/id.

Cynthia Novianti

Content Writer for 99.co. Love cats eyes and ice cube. *krok-krok*
Follow Me:

Related Posts