Berita Ragam

Pucuk Merah, Tanaman Hias yang Cantik dan Kaya Manfaat | Bisa Menahan Longsor, lho!

3 menit

Seringkah kamu melihat pohon dengan daun kemerahan di pinggir jalan tol? Atau mungkin melihatnya di halaman tetangga sebagai pagar tanaman hidup? Tanaman ini dikenal dengan nama pucuk merah, dan ampuh mengatasi polusi, lho..

Pucuk merah merupakan tanaman yang cukup populer di kalangan pecinta tumbuhan.

Jika dirawat dengan baik, tanaman ini dapat hidup puluhan tahun dan mencapai tinggi 7 meter.

Selain di halaman rumah, pucuk harum sering ditanam di sisi jalan tol.

Sebab ia mampu menyerap polusi kendaraan lebih baik dari tanaman lain.

Pucuk Merah, Tanaman Perdu Hias yang Cantik dan Unik

Pohon pucuk merah memiliki nama latin Syzgium Oleana dan termasuk dalam famili Myrtaceae.

Artinya, tanaman ini masih satu famili dengan pohon juwet, jambu air, dan jambu batu.

Tanaman pucuk merah memiliki ciri berdaun tunggal dan memiliki tulang daun yang menyirip.

Warna daunya berubah-ubah sesuai usia.

Saat masih muda ia berwarna merah, lalu menjadi coklat, dan saat sudah tua menjadi berwarna hijau.

Jika kamu mencoba meremas daunnya, akan muncul aroma khas yang menyegarkan.

Tak hanya itu, meski daunnya lebih menonjol, sebenarnya ia juga menghasilkan bunga dan buah.

Buah yang dihasilkan berbentuk bulat pipih, dengan rasa manis seperti buah jambu jika dimakan.

Sementara bunganya termasuk bunga majemuk, dengan tangkai putik yang lebih pendek dari benang sari.

Manfaat Tanaman Pucuk Merah

1. Bisa Menjadi Pagar Alami

pucuk merah

Pemanfaatan tanaman ini sebagai pagar alami bisa kamu lakukan melalui teknik stek.

Potong bagian tertentu dari pohon, lalu tanam di tanah membentuk garis lurus selama beberapa waktu.

Sistem akar baru kemudian akan terbentuk dengan optimal dan pohon tumbuh dengan tinggi.

Sehingga menutupi bagian depan hunianmu dengan baik.

Selain menghalangi pandangan orang luar ke rumah, pagar ini akan membuat halaman tampak rimbun dan asri.

Baca Juga:

Mitos Pohon Dewandaru, Konon Merupakan Tanaman Pembawa Wahyu Dewa di Perwayangan

2. Menyerap Kabondioksida di Udara

Menurut hasil penelitian salah satu mahasiswi jurusan pendidikan biologi, fakultas MIPA, Universitas Ahmad Dahlan, Wiwi Rahayu Ningsih.

Tanaman pucuk merah dapat menyerap karbon dioksida pada polusi dengan lebih baik dibandingkan tanaman lain.

Hal ini karena ia memiliki kandungan timbal dan laju proses fotosintesis yang sangat cepat, sehingga proses penyerapan polusinya pun cepat.

Oleh sebab itu, tanaman ini sering ditanam di sisi jalan tol, lingkungan perkantoran, pabrik, dan lokasi lainnya dengan tingkat polusi tinggi.

3. Mencegah Longsor di Daerah Perbukitan

pucuk merah

Sebagai salah satu tanaman besar, akar yang dimiliki pohon ini memiliki struktur akar tunggang yang kuat.

Akar ini akan menghujam tanah dengan kokoh untuk menopang batang pohonnya yang besar.

Struktur akar tersebut membuat tanaman ini dapat mencegah tanah longsor.

Apalagi di daerah perbukitan atau di daerah yang rawan longsor.

4. Sebagai Pengharum Ruangan

Selain memiliki warna yang unik dan indah, daun pohon ini bisa dimanfaatkan sebagai pengarum ruangan alami.

Pasalnya, ia mengandung minyak atsiri yang memiliki aroma unik dan khas.

Untuk mendapatkan aroma tersebut, kamu cukup meremas daun hingga hancur.

Aroma minyak atsiri pun akan segera menyebar dan mengharumkan ruangan.

5. Teh Herbal untuk Mengobati Berbagai Penyakit

Tanaman hias ini ternyata tak hanya indah dan harum, tapi juga memiliki manfaat besar untuk kesehatan.

Kandungan senyawa polifenol yang ada pada bagian daunnya dapat digunakan sebagai antioksidan alami untuk mengurangi stres.

Serta mampu melindungi sel beta pankreas akibat efek radikal bebas yang sangat berbahaya.

Selain itu, ada pula kandungan flavonoid di dalamnya yang secara efektif dapat mencegah penyakit diabetes dan komplikasinya.

6. Pewarna Makanan Alami

Pigmen oranye-merah dari bagian daun pucuk merah akan mengeluarkan warna merah yang cantik.

Sehingga daun ini dapat dimanfaatkan sebagai pewarna makanan alami.

Untuk mendapatkan warna tersebut, kamu hanya perlu merebus daun hingga air berubah warna.

Setelah itu, pewarna makanan alami pun siap dicampurkan dengan masakan.

7. Penampung Air di Musim Kemarau

pucuk merah

Akar yang kokoh pada tanaman ini mampu menyimpan cadangan air yang cukup banyak.

Tentu ini sangat membantu ketika musim kemarau datang.

Air yang ditampung pun akan lebih bersih dan jernih, sebab tersaring oleh serabut-serabut akar.

Baca Juga:

7 Rekomendasi Pupuk Tanaman Hias Terbaik. Sudah Pilih yang Benar?

Semoga informasinya bermanfaat Sahabat 99..

Jangan lupa kunjungi 99.co Indonesia untuk melihat artikel menarik lainnya.

Temukan hunian impian Anda di 99.co/id!

Hanifah

Jr. Content Writer for 99.co | Knit & Crochet Enthusiast
Follow Me:

Related Posts